Breaking News
light_mode

Wujudkan Wisata Edukasi, Eks Kantor Satpol PP Akan Direnovasi Menjadi Museum Cagar Budaya

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
  • visibility 24.683

PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengambil langkah strategis dalam pelestarian sejarah dengan merencanakan revitalisasi bangunan bekas kantor Satpol PP yang terletak di Jalan RA Kartini, belakang Kantor Bupati, untuk diubah menjadi Museum Cagar Budaya. Rencana tersebut ditinjau langsung oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada Minggu (19/4/2026).

Inisiatif ini ditujukan untuk mengumpulkan kembali berbagai benda pusaka dan peninggalan sejarah yang saat ini tersebar, sekaligus menyediakan fasilitas edukasi gratis bagi masyarakat umum dan pelajar.

Chandra menjelaskan, saat ini masih banyak artefak bersejarah milik Kabupaten Pati yang justru berada di luar wilayah, mulai dari Yogyakarta, Kudus, hingga Museum Ronggowarsito.

Oleh karena itu, Pemkab berupaya menarik dan mengonsolidasikan aset-aset tersebut agar dapat dinikmati publik di satu lokasi terpadu.

“Kantor Satpol PP ini akan kita renovasi, kita jadikan museum cagar budaya Kabupaten Pati. Karena ternyata kita masih banyak benda-benda pusaka ataupun warisan budaya Kabupaten Pati yang tersebar di berbagai tempat,” ujar Chandra.

Ia menambahkan, seluruh koleksi nantinya akan ditempatkan di lokasi bekas kantor tersebut. Dengan adanya museum ini, diharapkan akses masyarakat untuk mempelajari sejarah lokal menjadi jauh lebih mudah dan tidak berbayar.

“Nanti kita letakkan di sini, sehingga masyarakat Pati, adik-adik sekolah bisa mempelajari sejarah daerahnya sendiri. Insya Allah segera kita realisasikan,” tegasnya.

Pengembangan museum ini juga dirancang terintegrasi dengan kawasan Pendopo Kabupaten Pati yang selama ini sudah menjadi tujuan rutin kegiatan outing class.

Area pendopo yang berfungsi sebagai ruang terbuka edukatif akan dipadukan dengan museum sebagai satu kesatuan destinasi wisata pembelajaran.

Dengan konsep tersebut, kehadiran museum diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan barang kuno, tetapi juga sarana untuk mendekatkan masyarakat dengan pusat pemerintahan serta memperkuat pemahaman tentang sejarah dan kepemimpinan daerah.

“Sehingga dapat menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap daerah sendiri,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Perempuan Asal Tanjungsekar Pucakwangi Lolos dari Percobaan Perampokan

    Cerita Perempuan Asal Tanjungsekar Pucakwangi Lolos dari Percobaan Perampokan

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 373
    • 0Komentar

      Ilustrasi freepik.com SPW seorang perempuan berusia 19 tahun beruntung berhasil lolos dari percobaan perampokan dan perkosaan yang dialaminya di Jalan Sokopuluhan – Winong pada Jumat (1/7/2022) petang. PATI – Lokasi kejadian berada di Jalan Sokopuluhan-Winong, sebelah barat makam Dukuh Dayu, Desa Tanjungsekar, Kecamatan Pucakwangi. Dari kronologi kejadian, perbuatan pelaku yang belum diketahui identitasnya ini […]

  • Belum Ada Pemain yang Resmi Direkrut, Persiku Kudus Dirujak Netizen di Sosmed

    Belum Ada Pemain yang Resmi Direkrut, Persiku Kudus Dirujak Netizen di Sosmed

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Persiku Kudus awalnya sangat agresif dalam menyiapkan tim untuk Liga 2 musim 2024/2025. Namun hingga kini belum ada satu pun pemain yang resmi dikenalkan kepada public. Hal itu membuat sejumlah netizen membully tim berjuluk Macan Muria itu. Netizen membandingkan dengan situasi di Persijap Jepara, yang saat ini sudah memperkenalkan sejumlah pemain barunya […]

  • Ketua DPRD Pati: Hari Jadi ke-702 Momentum Wujudkan Pati yang Aman dan Makmur

    Ketua DPRD Pati: Hari Jadi ke-702 Momentum Wujudkan Pati yang Aman dan Makmur

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyampaikan harapannya pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-702. Dengan tema “Pati Mutiara (Makmur, Unggul, Tertib, Inovatif, Rapi, dan Aman) ‘Saekapraya, Pati Kang Waskita’”. Ali Badrudin menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam mewujudkan Pati yang lebih baik. “Mudah-mudahan Pati ke depan aman, damai, tentram, dan sejahtera […]

  • Bermedsos yang Berfaedah

    Bermedsos yang Berfaedah

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    Siti Noor Arifah Siti Noor Arifah pintar memanfaatkan sosial media. Rifa sapaan akrabnya, lebih banyak menggunakan sosial medianya untuk hal-hal baik yang menguntungkan. Bagi dirinya juga bagi orang lain. Bukan ikut nyinyir-nyinyir. Bermodal paras yang menarik, dan ribuan pengikut, perempuan yang tinggal di Colo ini, memanfaatkan akun instagramnya untuk menjadi sampingan selain menuntut ilmu di […]

  • Ketua Sementara DPRD Pati Ingatkan Warga Tak Kepincut Calo CPNS

    Ketua Sementara DPRD Pati Ingatkan Warga Tak Kepincut Calo CPNS

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 343
    • 0Komentar

    PATI – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 di Kabupaten Pati telah resmi ditutup. Tercatat 71 formasi tersedia, dengan 50 formasi untuk tenaga teknis dan 21 formasi untuk tenaga kesehatan, khususnya dokter. Menanggapi animo masyarakat yang tinggi terhadap seleksi CPNS, Ali Badrudin, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pati, mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur dengan […]

  • Bupati Haryanto Minta Camat Sisir Warga Miskin

    Bupati Haryanto Minta Camat Sisir Warga Miskin

    • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto saat memberikan sambutan di acara forum perangkat daerah PATI – Bupati Haryanto meminta para camat untuk memetakan secara tepat penduduk miskin di wilayahnya masing-masing. Hal itu dilakukan setelah mencermati angka kemiskinan Kabupaten Pati yang turun sampai 9,90 persen. Bupati menginginkan bisa cepat melakukan pengentasan kemiskinan secara tepat. ”Saya ingin kecamatan-kecamatan melakukan pendataan dan pemetaan, […]

expand_less