Breaking News
light_mode

Komisi A DPRD Pati : Terkendala Anggaran Usulan Pos Damkar Mandek

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
  • visibility 24.295

PATI – Harapan masyarakat untuk memiliki pos pemadam kebakaran (damkar) baru di wilayah timur dan utara Kabupaten Pati sepertinya belum bisa terwujud dalam waktu dekat. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, mengakui bahwa usulan pembangunan pos di kawasan eks Kawedanan Tayu dan Jakenan saat ini masih terganjal oleh ketersediaan anggaran.

Politisi Fraksi PKS ini menjelaskan, kondisi kedua lokasi tersebut berbeda. Di wilayah Tayu, kendaraan pemadam kebakaran sebenarnya sudah tersedia, namun belum memiliki kantor atau pos yang layak untuk beroperasi. Sementara di Jakenan, baik armada maupun bangunan pos sama sekali belum ada.

“Kendalanya memang di anggaran. Kalau untuk Tayu sudah ada armadanya tapi belum ada tempatnya, kalau di Jakenan belum ada armada dan tempatnya,” papar Narso.

Tidak hanya soal pembangunan fisik dan pengadaan kendaraan, Narso menegaskan bahwa pemerintah daerah juga harus memikirkan biaya operasional jangka panjang. Salah satunya adalah ketersediaan anggaran untuk gaji dan tunjangan personel.

“Nah, selain anggaran untuk tempat dan mobil, kita harus menyediakan juga anggaran untuk operasionalnya. Karena satu pemadam kebakaran itu kan butuh beberapa petugas pemadam kebakaran dan itu harus kita sediakan dan sampai saat ini anggaran kita belum ada,” lanjutnya.

Secara teknis, untuk satu pos damkar yang ideal minimal membutuhkan 9 personel yang dibagi menjadi 3 shift kerja. Sampai saat ini, penanganan kebakaran di wilayah jauh masih mengandalkan bantuan dari pihak lain, seperti koordinasi dengan PG Pakis untuk wilayah Tayu, namun hal ini dinilai bukan solusi permanen.

“Kalau sekarang ya, untuk penanganan kebakaran, teman-teman di Satpol PP kemarin kita sudah koordinasi. Selain, kalau untuk yang eks kawedanan Tayu itu koordinasinya dengan PG Pakis. Kita minta tolong dari PG Pakis tetapi tidak bisa terus-terusan minta tolong, pemkab juga harus menyediakan,” paparnya.

Padahal, layanan pemadam kebakaran merupakan urusan wajib yang harus disediakan pemerintah daerah mengingat luasnya wilayah Pati dan jarak antar kecamatan yang cukup jauh.

Berdasarkan data, penyebab kebakaran paling sering terjadi akibat aktivitas pembakaran sampah dan korsleting listrik. Usulan penambahan fasilitas ini sebenarnya sudah disuarakan sejak tahun 2022, namun hingga kini belum ada realisasi.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Ungkap Alasan Pangkalan Truk Belum Direalisasikan

    Ketua Komisi C DPRD Pati Ungkap Alasan Pangkalan Truk Belum Direalisasikan

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 271
    • 0Komentar

    PATI – Sopir truk yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Pati (PSP) menggelar unjuk rasa di Alun-Alun Pati, tepat di depan kantor bupati, mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera membangun pangkalan truk yang representatif di Kabupaten Pati, pada Senin (1/7/2024). Setelah aksi unjuk rasa, sepuluh perwakilan sopir truk difasilitasi untuk beraudiensi dengan DPRD dan dinas terkait […]

  • Kecelakaan Maut di Pati: Bus Tabrak Pick Up, Satu Orang Tewas

    Kecelakaan Maut di Pati: Bus Tabrak Pick Up, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 269
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati, tepatnya di perempatan Lampu Lalu-Lintas Tanjang, Desa Tanjang, Kecamatan Gabus, pada Selasa pagi (20/8/2024) sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa nahas ini melibatkan sebuah bus Jaya Utama Indo trayek Surabaya-Semarang dengan nomor polisi L 7004 UD dan sebuah mobil Pick Up Carry berpelat nomor […]

  • Pemeriksaan Daging Jelang Lebaran di Pati, Dispertan Pastikan Layak untuk Dikonsumsi

    Pemeriksaan Daging Jelang Lebaran di Pati, Dispertan Pastikan Layak untuk Dikonsumsi

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.493
    • 0Komentar

    PATI – Seiring dengan kedatangan Hari Raya Idul Fitri, Dinas Pertanian Kabupaten Pati bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah melakukan pemeriksaan terhadap daging serta telur yang diperjualbelikan di beberapa pasar tradisional pada hari Senin (16/3). Pengecekan yang dilakukan di Pasar Puri Baru dan Pasar Rogowongso menghasilkan […]

  • Penalti Longji Song Gagal, Persipa Pati Kembali Meraih Hasil Seri Atas Persijap Jepara

    Penalti Longji Song Gagal, Persipa Pati Kembali Meraih Hasil Seri Atas Persijap Jepara

    • calendar_month Ming, 1 Des 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 284
    • 0Komentar

      PATI – Persipa Pati Kembali meraih hasil buruk di kandang sendiri, karena kemenangan yang sudah ada di depan mata buyar oleh kesalahan antisipasi bola liar yang berbuah pelanggaran dan hadiah penalty untuk lawannya, Persijap Jepara. Kemenangan yang seharusnya diraih akhirnya sirna di detik-detik terakhir pertandingan. Dalam laga Derbi Muria (1/12/2024) melawan Persijap Jepara, pertandingan […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Raih Emas di Ajang Internasional I2ASPO 2025 di UGM

    Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Raih Emas di Ajang Internasional I2ASPO 2025 di UGM

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.528
    • 0Komentar

    PATI — Siswa MA Salafiyah Kajen Pati meraih prestasi membanggakan dengan medali emas di ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) Tahun 2025. Ajang internasional ini berlangsung di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada periode 18–21 Desember. Sebanyak 1.567 tim dari 13 negara berpartisipasi, antara lain Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, Kazakhstan, Hongkong, Turki, Uzbekistan, […]

  • Dana BOS Hampir Rp1 Miliar, Komisi D Pertanyakan Masih Ada Iuran di SMPN 1 Tayu

    Dana BOS Hampir Rp1 Miliar, Komisi D Pertanyakan Masih Ada Iuran di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.653
    • 0Komentar

    PATI – Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 1 Tayu menjadi sorotan tajam Komisi D DPRD Kabupaten Pati. Hal ini menyusul adanya keluhan wali murid terkait pungutan biaya yang dinilai memberatkan, padahal sekolah dinilai telah menerima anggaran cukup besar. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menegaskan hal tersebut usai […]

expand_less