Breaking News
light_mode

Gus Mus Gagas Festival Seni Budaya Menara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
  • visibility 156


Gus Mus/Bang Andrew Foundation

Acara bertajuk Panggung Penyair
Asia Tenggara yang digelar di pelataran Menara Kudus memikat hati Gus Mus.
 Kiai cum penyair tersebut melontarkan gagasan
agar kegiatan semacam itu bisa dilanggengkan di kemudian hari.

”Kegiatan yang bagus ini ada
baiknya dilanggengkan. Menjadi semacam festival kesenian Menara Kudus.
keliahatannya akan lebih bagus,” kata Gus Mus disambut riuh para penonton yang berjubel
di jalanan menara tersebut.



Tidak hanya mengundang penyair dari Asia Tenggara, kata Gus Mus, kalau bisa penyair-penyair dunia juga. “Kita punya orang-orang hebat. Ada pak Thomas, pak Najib, pak Zawawi Imron,” imbuh kiai yang terkenal dengan karya cerpen Gus Ja’far tersebut.

Seperti diketahui, panggung penyair
Asia Tenggara itu menjadi bagian dari kegiatan Pertemuan Penyair Nusantara
(PPN) ke XI. Selain Gus Mus, beberapa penyair top Indonesia juga hadir.

Seperti penyair berjuluk clurit
emas, D Zawawi Imron, Sutarji Calzoum Bachri yang disebut sebagai presiden
penyair, dan Thomas Budi Susanto penyair dari Kudus. Termasuk ada beberapa
penyair dari negara lain seperti Thailand, Malaysia, dan juga Brunei
Darussalam.

Gus Mus sendiri membawakan tiga
judul puisi. Puisi pertama berjudul “Hanin” berkisah tentang romantisme
percintaan. Gus Mus menyebut puisi itu untuk anak muda. Puisi kedua berjudul
“Mulut”, berkisah tentang kritik sosial masyarakat sekarang. Gus Mus
menyebutnya puisi itu untuk orang tua.

Puisi ketiga, berjudul “Tadarus”.  Idzaa
Zulzilatil Ardlu Zilzaalahaa….
puisi ketiga ini membius penonton yang
hadir tenggelam dalam perenungan Firman Allah SWT tersebut.
Dalam acara PPN ke XI ini, Kudus
dipilih menjadi tuan rumah. Sekaligus meneguhkan Kudus menjadi kota yang
mencintai sastra. Rangkaian kegiatan PPN ke XI dimulai pada Jumat (28/6) malam di
Hotel Griptha dengan agenda pembukaan.

Penampilan terbang kolosal khas Menara Kudus

Kemudian dilanjutkan pada Sabtu
(29/6) di tempat yang sama dengan kegiatan seminar sastra internasional. Kemudian
dilanjutkan dengan bedah buku antologi puisi PPN ke XI “Sesapa Mesra Selinting
Cinta” masih di tempat yang sama. Dan dilanjutkan dengan workshop baca puisi.

Malam harinya, digelar panggung
penyair Asia Tenggara, yang dikemas menjadi kegiatan seni dan budaya. Terbang papat
khas Kudus ditampilkan menjadi pembuka dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian acara tersebut ditutup
dengan ziarah budaya Minggu (30/6). Ziarah ini mengunjungi beberapa tempat
seperti di Museum Kretek, Museum Jenang, dan juga Menara Kudus. Acara ini
sendiri melibatkan lima negara yang masih serumpun melayu. Indonesia, Malaysia,
Singapura, Brunei Darussalam, dan juga Thailand. Dengan mengusung tema “Puisi
untuk Persaudaraan dan Kemanusiaan”. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Dihajar Macan Muria, Laskar Saridin Fokus Perbaiki Psikologi

    Usai Dihajar Macan Muria, Laskar Saridin Fokus Perbaiki Psikologi

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Para pemain Persipa diminta tetap semangat. Jajaran pelatih terus memompa semangat anak asuhnya, serta melupakan kekalahan tujuh gol tanpa balas yang membuat Laskar Saridin babak belur di laga perdana Liga 3 Zona Jawa Tengah tersebut. Para pemain diharap terus optimis dan menjaga semangatnya. Kepala Pelatih Persipa, Slamet Riyadi mengungkapkan, selama kurang […]

  • Ketua Askab PSSI Jumani Jadi Sekda Pati

    Ketua Askab PSSI Jumani Jadi Sekda Pati

    • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

      Jumani Sekda Pati yang baru PATI – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati akhirnya terisi. Jumani terpilih menjadi Sekda Pati menggantikan Suharyono yang telah pensiun per Oktober tahun 2021 ini. Jumani dilantik Bupati Haryanto di pendapa, Jumat (1/10/2021). Pria yang sebelumnya menjabat Inspektur Daerah Kabupaten Pati ini dilantik bersama sejumlah pejabat lainnya di lingkungan […]

  • Nadirsyah Hosen ; NU Harus Melawan Provokator-provokator Umat

    Nadirsyah Hosen ; NU Harus Melawan Provokator-provokator Umat

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Bedah buku Saring sebelum Sharing bersama Prof Nadirsyah Hosen, Rois Syuriah PCINU Australia – Selandia Baru Pukul sepuluh pagi, Minggu (17/3/2019)  Profesor Nadirsyah Hosen atau yang akrab disapa Gus Nadir mengisi seminar dan bedah buku terbarunya yang berjudul “Saring Sebelum Sharing” di Gedung PC NU Kabupaten Jepara. Bedah buku di Jepara ini merupakan rangkaian _tour_nya […]

  • Anggota DPRD Pati Danu Ikhsan Ajak Masyarakat Uri-Uri Seni Budaya Wayang Kulit

    Anggota DPRD Pati Danu Ikhsan Ajak Masyarakat Uri-Uri Seni Budaya Wayang Kulit

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 225
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan, anggota DPRD Kabupaten Pati, mengajak masyarakat untuk lebih mencintai seni budaya daerah, khususnya wayang kulit. Ia berharap masyarakat dengan sadar mau melestarikan seni budaya wayang kulit. Ajakan ini disampaikan Danu saat menggelar pentas wayang kulit pada 19 Oktober di depan Balaidesa Panjunan Kecamatan Pati. Pentas wayang kulit ini merupakan acara syukurannya […]

  • Refleksi HPN 2025 : Peran Wartawan Memberi Kemanfaatan Bagi Masyarakat

    Refleksi HPN 2025 : Peran Wartawan Memberi Kemanfaatan Bagi Masyarakat

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 145
    • 0Komentar

    PATI – Hari Pers Nasional (HPN) 2025, yang mengangkat tema “Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa”, menjadi momentum penting bagi insan pers di Indonesia. Ketua PWI Pati dalam sambutannya menekankan peran krusial pers, yang telah berperan sejak perjuangan kemerdekaan hingga era digital saat ini. Pers, menurutnya, bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga sebagai wadah […]

  • Firman Soebagyo Puji Respons Cepat Mentan Atasi Krisis DOC di Pati dan Banjir di Grobogan

    Firman Soebagyo Puji Respons Cepat Mentan Atasi Krisis DOC di Pati dan Banjir di Grobogan

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.381
    • 0Komentar

    JAWA TENGAH – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas kesigapannya dalam menangani dua isu krusial di Jawa Tengah: krisis Day Old Chick (DOC) di Kabupaten Pati akibat lonjakan harga pakan, serta bencana banjir di Kabupaten Grobogan. Menurut Firman, respons cepat Mentan yang langsung […]

expand_less