Breaking News
light_mode

Edy Wuryanto Minta Pemerintah Lakukan Pembenahan Menyeluruh Penanganan Campak

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
  • visibility 3.982

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengingatkan bahwa angka penurunan kasus campak sebesar 93 persen yang disampaikan pemerintah tidak boleh menjadi alasan untuk mengendurkan kewaspadaan. Pada awal tahun ini, tercatat sebanyak 2.220 kasus penyakit tersebut.

Menurutnya, pencapaian penurunan kasus perlu ditelaah secara cermat mengingat tren penurunan target imunisasi dasar selama beberapa tahun terakhir.

Edy mengakui bahwa upaya penanganan campak oleh pemerintah telah menunjukkan langkah responsif, khususnya dalam peningkatan upaya pelaporan dan imunisasi kejar.

Namun, politikus dari PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah permasalahan esensial yang belum menemukan solusi tuntas.

“Penurunan kasus ini tidak serta-merta mencerminkan kondisi aman. Justru kita harus jujur melihat bahwa cakupan imunisasi dasar kita sempat turun dan tidak mencapai target. Ini yang menjadi akar masalah,” tutur Edy.

Menurut Edy, terjadinya lonjakan kasus campak hingga angka 2.220 merupakan dampak dari melemahnya sistem imunisasi dalam kurun waktu beberapa tahun ke belakang.

Salah satu bukti adalah tidak optimalnya pelaksanaan vaksinasi Campak-Rubela. Sebagai contoh, berdasarkan data September 2022, cakupan vaksinasi Campak-Rubela dalam Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) secara nasional hanya mencapai 87,7 persen.

Pada periode tersebut, tidak ada satu pun daerah di luar Jawa-Bali yang mencapai target 90 persen. Di wilayah Jawa-Bali sendiri, Jawa Tengah dan Jawa Barat belum mampu mencapai target 95 persen. Pencapaian vaksinasi memang mengalami kemerosotan pada masa pandemi Covid-19.

“Meningkatnya insidensi campak belakangan ini adalah akibat kelalaian dalam pelaksanaan program vaksinasi yang tidak mencapai target. Pada periode 2019 hingga 2021 tercatat sekitar 1,7 juta bayi tidak memperoleh imunisasi lengkap. Ini jelas menciptakan kerentanan besar di masyarakat,” ujarnya.

Lonjakan kasus campak bukan hanya terjadi saat ini. Tahun 2022 mencatat peningkatan kasus hingga 30 kali lipat dibandingkan 2021, yaitu sebanyak 4.800 kasus.

Kemudian pada tahun 2023, jumlah kasus campak mencapai angka 10.600. Pada tahun yang sama juga telah muncul rekomendasi untuk melakukan imunisasi tambahan dengan tujuan mengeliminasi kasus campak. Pertanyaan yang muncul adalah mengapa pada tahun tersebut terjadi lonjakan kasus yang signifikan.

Edy menilai bahwa kondisi saat ini juga merupakan hasil dari tidak maksimalnya pelaksanaan vaksinasi Campak-Rubela pada tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa pengendalian penyakit menular belum dikelola dengan konsisten dan berkelanjutan.

“Dari polanya sudah terlihat, penuruanan vaksinasi akan membuat lonjakan jumlah penyakit. Ini harusnya dapat diantisipasi,” tuturnya.

Selanjutnya, Edy mengkritik bahwa pendekatan penanganan saat ini masih terlalu fokus pada tanggapan setelah kasus muncul, bukan pada upaya pencegahan yang proaktif di lapangan.

“Mestinya vaksin campak mudah dilaksanakan, terutama pada keluarga atau kontak erat dengan penderita sebagai langkah preventif untuk memutus rantai penularan,” tuturnya.

Legislator yang berasal dari Dapil Jawa Tengah III ini mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh, tidak hanya mengandalkan program imunisasi massal. Selain itu, perlu juga diperkuat sistem pencegahan yang berbasis komunitas.

Beberapa langkah yang disarankan antara lain mempercepat pemulihan cakupan imunisasi dasar, memperkuat kembali pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), serta meningkatkan deteksi dini di fasilitas layanan kesehatan primer. Selain itu, diperlukan edukasi publik untuk mengatasi keraguan masyarakat terhadap vaksin.

“Adanya isu terkait vaksin atau ada antivaksin, harus disikapi serius. Harus tegas dengan hal seperti ini,” sarannya.

Selain itu, Edy menekankan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam memastikan program berjalan dengan efektif, termasuk dari sisi alokasi anggaran dan pelaksanaan di lapangan.

“Penanganan campak tidak boleh reaktif dan musiman. Harus ada konsistensi kebijakan dan pengawasan. Kalau tidak dibenahi dari sekarang, potensi kejadian serupa akan terus berulang,” kata Edy.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Minta Pemkab Realisasikan Program Perbaikan Jalan

    DPRD Pati Minta Pemkab Realisasikan Program Perbaikan Jalan

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 222
    • 0Komentar

    PATI – Masalah kerusakan jalan masih menjadi keluhan utama masyarakat Kabupaten Pati. Hal ini terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Pati yang baru saja digelar. Aspirasi warga yang dominan adalah perbaikan infrastruktur jalan, terutama di daerah pedesaan. Jalan yang rusak parah dinilai menghambat mobilitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi maupun aktivitas sehari-hari. Anggota DPRD […]

  • Penampakan es teler durian di kedai Keluarga Durian Pati

    Nikmatnya Es Teler Durian di Kedai Keluarga Durian Pati, Topingnya Melimpah Harganya Murah

    • calendar_month Jum, 5 Jan 2024
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 220
    • 0Komentar

    KULINER – Bagi pecinta buah durian jangan sampai melewatkan menu es teler durian yang nikmat di kedai Keluarga Durian, Jalan Tondonegoro nomor 11 Pati. Di kedai ini es teler durian dibanderol dengan harga murah yaitu Rp 20 ribu saja dengan toping buah durian yang melimpah. Toping buah duriannya benar-benar asli. Rasanya legit khas buah durian […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Fokus Peningkatan Ekonomi Berkelanjutan

    DPRD Pati Dorong Pemkab Fokus Peningkatan Ekonomi Berkelanjutan

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 176
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Warsiti, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memprioritaskan upaya peningkatan ekonomi berkelanjutan. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan akan menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh di wilayah tersebut. Warsiti menekankan pentingnya pembangunan ekonomi yang ramah lingkungan melalui kolaborasi dan inovasi. “Strategi terencana untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan […]

  • Persipa Jr Taklukkan PSIK Klaten Jr 2 – 1

    Persipa Jr Taklukkan PSIK Klaten Jr 2 – 1

    • calendar_month Ming, 26 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Andika Fachriyanto usai mencetak satu gol dan membuat kedudukan Persipa Jr unggul 2 – 0. Di akhir laga kedudukan menjadi 2 – 1 PATI – Kemenangan langsung menghampiri Persipa Jr pada babak 12 besar Piala Soeratin Zona Jawa Tengah, Persipa Jr menundukkan PSIK Klaten Jr dengan skor 2 -1 di Stadion Joyokusumo sore kemarin. Adalah dari […]

  • Bela Harga Diri Petani di Tulakan Jepara Putus Jembatan Tambang Ilegal

    Bela Harga Diri Petani di Tulakan Jepara Putus Jembatan Tambang Ilegal

    • calendar_month Sab, 8 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Para petani memotong kayu kelapa yang menjadi jembatan untuk akses tambang ilegal batuan di Sungai Kaligelis, Desa Tulakan, Donorojo, Jepara Sejumlah petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Utomo Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Jepara melakukan tindakan tegas. Mereka memotong jembatan yang menjadi akses tambang ilegal yang mengancam jaringan irigasi sawah mereka. JEPARA – […]

  • Haidar Ali berhasil meraih prestasi membanggakan

    Haidar Ali Siswa SD Islam Kauman Pati Borong Tiga Medali Emas Olimpiade Nasional

    • calendar_month Kam, 16 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Haidar Ali berhasil meraih prestasi membanggakan Prestasi membanggakan diraih siswa SD Islam Kauman di ajang lomba tingkat nasional. Adalah Muhammad Haidar Ali yang membawa pulang tiga medali emas dalam ajang Olimpiade Sains Madrasah PATI – Kepala SD Islam Kauman Pati Riyanawati sangat bergembira karena anak didiknya berhasil membukukan prestasi membanggakan dalam ajang perlombaan tingkat nasional. […]

expand_less