Breaking News
light_mode

Wajah Taman Gondang Manis dan Potret Keasrian Lingkungan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 10 Sep 2017
  • visibility 125




KUDUSSuara cericit burung
sayup-sayup masih terdengar jelas, diikuti dengan aneka kupu-kupu kecil yang
berterbangan bebas kesana-kemari diantara sederet tanaman hias yang menghampar.
Taman bernama Gondang manis, yang beralamat di Desa Dersalam, Kecamatan Bae,
Kabupaten Kudus ini menampilkan sebuah wajah taman kota yang asri dan juga
menyejukkan.

Di taman yang
berada tepat di Jalan Universitas Muria Kudus (UMK) ini tumbuh pepohonan besar
yang rindang, mulai dari pohon mahoni, ketapang, mangga, randu, sengon hingga
pohon sawo. Dari pengamatan yang dilakukan reporter Jawa Pos Radar Kudus Rabu (23/8/2017) lalu. Semua pepohon tampak terawat
dengan baik, tiap sudut area taman nampak bersih dan juga rapi.

“Di sini perawatan
taman bisa dibilang 24 jam, sebab petugas kebersihan taman ini terbagi menjadi
3 shift diantaranya shift pagi, siang hingga malam,” terang Hendro (21), salah
satu petugas kebersihan dari Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan
Hidup (DPKPLH) Kabupaten Kudus.

Masih menurut
Hendro, selain pohon-pohon besar seperti mahoni dan lainnya, taman ini juga
diperindah dengan tanaman hias yang beraneka rupa. “Ada tanaman hias sepanjang
masa, tanaman pucuk merah, bayam merah, bayam putih dan juga pandan bali,”
katanya di sela-sela aktifitasnya menyirami tanaman hias bayam merah pagi itu.
Selain aneka
pepohonan besar dan tanaman hias, taman ini juga dilengkapi dengan fasilitas
sampah yang memadai. Setidaknya di tiap sudut Taman Gondang Manis tersedia
tong-tong sampah beraneka warna yang memisahkan antara sampah organik dan juga
non organik.

Di taman ini juga
difasilitasi sebuah tempat pengolahan kompos yang terletak di area paling
belakang. Uniknya, menurut penuturan Hendro, pengolahan kompos ini menggunakan
teori dari taman kembali untuk taman. Bahan baku kompos, sampah daun diambil
dari taman kemudian diolah menjadi kompos yang nantinya juga untuk memupuk
tanaman yang ada di Taman Gondang Manis.

Wisata keluarga
Dengan wajah taman
yang asri, sejuk dan nyaman, membuat siapa saja pasti ingin singgah di Taman
Gondang Manis ini. Hal ini seperti yang diungkapkan Yuanita Hafid (40), ia
mengaku senang dengan pemandangan taman yang indah seperti taman Gondang manis
ini.

“Taman ini terlihat
indah dan sejuk, pohonnya rindang,” katanya. Perempuan yang tinggal di Colo ini
mengaku keluarganya lebih senang bepergian ke taman-taman, dari pada berwisata
ke tempat seperti waterboom.

“Namun sayang,
taman yang rindang seperti ini fasilitas bermain anak masih belum memadai,”
lanjutnya.



Ia mengharapakan, taman seperti Taman Gondang Manis
ini dilengkapi dengan mainan anak-anak seperti perosotan, ayunan yang lebih
banyak lagi. “Agar taman bisa jadi wahana wisata keluarga,” pungkasnya. (kur)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampung Budaya Piji Wetan Raih Penghargaan dari Kemendikbud

    Kampung Budaya Piji Wetan Raih Penghargaan dari Kemendikbud

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Kegiatan rebbana di Kampung Budaya Piji Wetan  KUDUS – Senyum mengembang dari bibir Muhammad Zaini. Salah seorang inisiator Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) itu baru saja menerima kabar. Kerja kerasnya bersama masyarakat Piji Wetan diganjar penghargaan. Tidak main-main. Dapat dua penghargaan sekaligus. Kampung Budaya Piji Wetan menjadi pemenang kedua kategori naskah terbaik dan masuk daftar […]

  • Anggota DPRD Pati Danu Ikhsan Ajak Masyarakat Uri-Uri Seni Budaya Wayang Kulit

    Anggota DPRD Pati Danu Ikhsan Ajak Masyarakat Uri-Uri Seni Budaya Wayang Kulit

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 126
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan, anggota DPRD Kabupaten Pati, mengajak masyarakat untuk lebih mencintai seni budaya daerah, khususnya wayang kulit. Ia berharap masyarakat dengan sadar mau melestarikan seni budaya wayang kulit. Ajakan ini disampaikan Danu saat menggelar pentas wayang kulit pada 19 Oktober di depan Balaidesa Panjunan Kecamatan Pati. Pentas wayang kulit ini merupakan acara syukurannya […]

  • DPRD Apresiasi Posko Pengawalan Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati

    DPRD Apresiasi Posko Pengawalan Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 112
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati untuk pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif masyarakat yang mendirikan posko pengawalan jalannya proses Pansus. “Saya berterima kasih kepada masyarakat Pati karena kami tidak dilepas begitu saja, melainkan ditunggu dan dipantau,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberadaan posko ini justru […]

  • 500 Perenang Bakal Bertarung di Krapda Jawa Tengah Bupati Cup III 2019 di Jepara

    500 Perenang Bakal Bertarung di Krapda Jawa Tengah Bupati Cup III 2019 di Jepara

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Jepara Olympic Pool berada di kawasan Stadion Gelora Bumi Kartini JEPARA – Kabupaten Jepara dipastikan bakal menjadi tuan rumah kejuaraan renang paling bergengsi di Jawa Tengah. Kejuaraan itu bertajuk “Krapda Jawa Tengah Bupati Cup III 2019”. Kejuaraan tersebut bakal berlangsung pada pekan ketiga bulan Juli di Jepara Olympic Pool komplek Stadion Gelora Bumi Kartini. Ashar […]

  • Tambang Ilegal di Sukolilo Masih Jadi Polemik, DPRD Pati Desak Pemerintah Bertindak Tegas

    Tambang Ilegal di Sukolilo Masih Jadi Polemik, DPRD Pati Desak Pemerintah Bertindak Tegas

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 107
    • 0Komentar

      PATI – Aktivitas penambangan ilegal di wilayah pegunungan Kendeng, Kecamatan Sukolilo, kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengambil langkah tegas terhadap praktik tambang galian C ilegal yang meresahkan masyarakat. “Penambangan ilegal harus segera ditindak tegas karena dampaknya sangat merugikan masyarakat,” ujar Bambang. Ia […]

  • Sekolah Cuaca Nelayan Biar Aman Saat Melaut

    Sekolah Cuaca Nelayan Biar Aman Saat Melaut

    • calendar_month Sel, 25 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 108
    • 0Komentar

      Para nelayan dibekali pengetahuan tentang cuaca. Harapannya, para nelayan bisa mengukur bahan bakar dan logistik selama melaut. Dengan adanya rasa aman, jalur melaut sudah diketahui, mereka bisa mengukur itu dengan baik. PATI – Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) 2021 Jawa Tengah di […]

expand_less