Breaking News
light_mode

Unjuk Gigi Potensi Jepara, Tenun Troso Pecahkan Rekor Muri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
  • visibility 243

Pemecahan rekor Muri Tenun Troso
JEPARA – Lapangan Datuk Ampel Desa Troso, Kecamatan Pecangaan dipadati ribuan
orang pada Sabtu (13/7/2019). Di akhir pekan itu, Desa Troso punya hajat besar.
Unjuk gigi potensi mereka melalui pemecahan rekor Muri penenun tradisional
terbanyak.

Pemecahan rekor dunia Museum Rekor Indonesia (Muri) itu dalam kategori
penenun tradisional terbanyak, dengan menggunakan alat tenun bukan mesin. Pemecahan
rekor ini mengalahkan rekor yang telah dipegang Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa
Tenggara Timur. Yang mencatat 1.110 penenun pada 2017 lalu.

Sementara penenun di Troso, Jepara ini mencatatkan rekor dengan 1.408
penenun. Sebelumnya ditargetkan ada 1.500 penenun.

Panitia kegiatan, Abdul Jalil mengungkapkan, proses pemecahan rekor
baru ini dilakukan dalam 44 putara. Tiap putara ada sebanyak 32 penenun yang
menggarap kain tenun. ”Ajang ini juga merupakan upaya unjuk gigi kepada
masyarakat luas. Tentang kemampuan produksi Tenun Troso. Sekaligus meneguhkan
diri Desa Troso memiliki tradisi menenun yang kuat,” terangnya.

 Tenun Troso, kata Abdul Jalil
sudah berkembang sejak lama. Jauh sebelum kemerdekaan Indonesia. Di Troso
sendiri ada 282 unit usaha tenun. Yang menyerap 6000 tenaga kerja. Pangsa pasar
tenun ini banyak di wilayah Indonesia Timur. Seperti Bali, NTT, dan juga
Lombok. Tiap pekan, 5000 meter kain tenun bisa dikirim ke pelanggan.

Manajer Muri, Ariani Siregar mengatakan senang bisa kembali lagi ke
Jepara untuk menyaksikan kegiatan spektakuler. Seperti diketahui pada April
lalu, Jepara juga membuat pemecahan rekor Muri dalam kategori pengukir
terbanyak.  

Melalui pemecahan rekor Muri tersebut, pihaknya berharap akan mampu
meningkatkan kembali kesadaran produktivitas Tenun Troso di Jepara

”Saat ini produktivitas terbatas, lantaran jumlah penenun berkurang,
dengan kegiatan ini harapannya tentu penenun bisa lebih banyak lagi dan bisa
semakin produktif lagi,” ungkapnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gayengnya Kopdar Peternak Kambing Domba di Pati

    Gayengnya Kopdar Peternak Kambing Domba di Pati

    • calendar_month Jum, 27 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Kopdar dan halalbihalal peternak kambing dan domba di Kabupaten Pati PATI – Acara kopi darat (kopdar) sekaligus halalbihalal Paguyuban Peternak Domba dan Kambing Pati (PPDKP) digelar di Berkah Ngarit Farm Desa Tawangrejo Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Kamis (26/5/2022). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Pati Niken Trimeiningrum dan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin. Acara […]

  • Tiga Atlet Ketapel Jepara Juara PON Tradisional

    Tiga Atlet Ketapel Jepara Juara PON Tradisional

    • calendar_month Rab, 27 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 324
    • 0Komentar

      Atlet olahraga tradisional dari Jepara berprestasi di ajang nasional JEPARA – Prestasi membanggakan diraih putra-putri Kota Ukir Jepara. Belum lama ini tiga atlet ketapel dari kota ini berhasil menyabet medali emas di ajang Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional (Podradnas) VIII Tahun 2021 yang digelar 21-24 Oktober 2021, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Atlet Jepara […]

  • DPRD Pati: Pengembangan Wisata Perlu Analisa Sektor Unggulan

    DPRD Pati: Pengembangan Wisata Perlu Analisa Sektor Unggulan

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 274
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menekankan perlunya analisis mendalam terhadap potensi wisata unggulan di wilayah tersebut dalam upaya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Endah Sri Wahyungiati, anggota DPRD Pati dari Partai Golkar. “Pengembangan pariwisata di Kabupaten Pati harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan,” ujarnya. “Pemkab harus menganalisis potensi […]

  • Batako produksi Perusda Jepara.

    Perusda Jepara Punya Usaha Batako dari Limbah PLTU

    • calendar_month Rab, 1 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Inovasi produk dilakukan oleh Perusahaaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Kabupaten Jepara. Perusahaan ini berhasil memproduksi material bahan bahan bangunan dengan memanfaatkan limbah pembakaran batu bara di PLTU Tanjungjati B yang ada di Kabupaten Jepara.

  • Sudewo: GOR Pesantenan Bukan Hanya Infrastruktur, Tapi Juga Ekonomi Masyarakat

    Sudewo: GOR Pesantenan Bukan Hanya Infrastruktur, Tapi Juga Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 345
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, turun langsung meninjau progres pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan pada Jumat (24/10/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bahwa penataan kawasan GOR berjalan sesuai rencana dan dapat segera dinikmati masyarakat sebagai fasilitas olahraga yang modern dan nyaman. Dalam peninjauan tersebut, Sudewo mengungkapkan rasa bangganya melihat perubahan signifikan pada GOR Pesantenan. “Yang […]

  • Putra Mantan Wakil Bupati Pati Pimpin Persipa, Bidik Pembinaan Pemain Muda

    Putra Mantan Wakil Bupati Pati Pimpin Persipa, Bidik Pembinaan Pemain Muda

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 226
    • 0Komentar

    PATI – Rafi Rizqullah Arifin, pemuda 25 tahun dan CEO Safin Pati Sports School (SPSS), resmi ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) Persipa Pati. Pengangkatan ini menyusul peralihan kepemilikan saham dari Joni Kurnianto kepada Saiful Arifin, ayah Rafi dan mantan Wakil Bupati Pati. Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Resto Omah Kuno 1868, Kamis […]

expand_less