Ujian Berat Lawan Persebaya dan Momentum Persijap Jepara Keluar dari Zona Degradasi
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 2.276

Bek sayap Persijap Rahmat Hidayat dan penyerang muda Indra Arya saat sesi latihan
JEPARA – Persijap Jepara akan menghadapi ujian berat saat menjamu Persebaya Surabaya pada Sabtu (21/2/2026) di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, pukul 20.30 WIB.
Laga ini menjadi pertandingan krusial bagi Laskar Kalinyamat yang saat ini masih berjuang keluar dari zona degradasi. Kemenangan menjadi harga mati bagi Persijap untuk menjaga peluang bertahan di kompetisi.
Pelatih Persijap, Mario Lemos, mengakui bahwa kekalahan telak 4-0 dari Malut United FC pada laga sebelumnya menjadi bahan evaluasi utama timnya.
“Jika kita ingin menang, kita harus baik dalam bertahan dan juga mencetak gol. Kita harus solid di semua sisi, baik saat bertahan maupun transisi menyerang. Kami akan terus meningkatkan permainan,” ujar Lemos.
Menurutnya, menghadapi Persebaya bukan perkara mudah. Pada pertemuan pertama di Surabaya, Persijap juga harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 4-0.
Persebaya dinilai memiliki materi pemain yang sangat berkualitas, terutama di sektor sayap. Kecepatan dan kemampuan individu para penyerang Bajul Ijo bisa menjadi ancaman serius jika lini belakang Persijap lengah.
“Persebaya punya pemain-pemain dengan kualitas luar biasa. Jika kami tidak fokus, mereka bisa sangat berbahaya,” tambahnya.
Karena itu, Persijap dituntut tampil ekstra waspada sejak menit awal. Kebobolan lebih dulu dinilai sangat berisiko, mengingat selama ini Persijap belum pernah meraih kemenangan ketika tertinggal lebih dulu.
Satu gol cepat dari lawan dikhawatirkan dapat mengubah jalannya pertandingan dan memengaruhi mental pemain. Dukungan penuh suporter di kandang diharapkan mampu menjadi motivasi tambahan bagi Persijap untuk tampil maksimal.
Dengan persiapan yang matang dan semangat juang tinggi, Persijap menargetkan tiga poin penuh demi menjauh dari ancaman degradasi dan menjaga asa bertahan di kompetisi musim ini.
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

