Breaking News
light_mode

Uji Coba Taman Diserbu Warga

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 27 Nov 2017
  • visibility 83


Uji coba Taman Stasiun Puri diserbu warga hingg larut malam


Lingkar Muria, PATI – Pengoperasian air mancur bergoyang di Taman
Stasiun Puri dilakukan beberapa malam lalu, dan uji coba terakhir dilakukan
Sabtu (25/11) malam kemarin, untuk mengetahui kinerja dari air mancur tersebut.
Uji coba ini menarik perhatian beberapa warga sekitar yang sengaja datang, atau
yang kebetulan melintas di jalan tersebut. Alunan musik, irama goyangan air
mancur, serta warna-warni lampu yang menghiasi tiap sudut taman, memang terasa
apik.
Agung Suprianto Tim Teknis dari CV
Rahmawati sebagai rekanan proyek taman tersebut menuturkan, uji coba dilakukan
beberapa malam untuk mengetahui kinerja dari air mancur tersebut.
”Ini dilakukan agar nantinya air
mancur dapat maksimal dinikmati ketika taman sudah resmi dibuka untuk umum,”
katanya kepada Lingkar Muria.
Sampai saat ini, lanjut Agung,
masih ada beberapa hal yang mesti dikerjakan, seperti air mancur yang ada di
atas itu belum berfungsi. ”Sayangnya area kolam taman yang kurang luas
menjadikan air mancur ini kurang spektakuler,” lanjut Agung.
Muncratan air mancur ini, lanjut
Agung, hanya tiga meter saja, padahal bisa tujuh meter. Akan tetapi kalau
dimaksimalkan tujuh meter nanti airnya muncrat kemana-mana, sebab kolamnya yang
memang kurang besar.
Sementara itu Kasi Pertamanan Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sutejo, melalui staf bidang Kebersihan dan
Pertamanan Ariyanto Wibowo menuturkan, pembangunan taman senilai 1,3 milyar ini
akan dibuka untuk umum pertengahan Desember mendatang.
”Saat ini sudah 99 persen
pengerjaannya. Tinggal penyelesaian tulisan ”Taman Stasiun Puri” di atas tembok
taman. Selain itu juga untuk menyiapkan tanaman agar saat dibuka untuk umum
kondisinya sudah baik,” jelasnya.
Nur Aini salah satu warga yang
sengaja datang kesini menuturkan, awalnya dirinya melihat foto taman ini di beranda
media sosial temannya, lalu ia penasaran dan memutuskan untuk melihat keindahan
taman ini di malam hari.
”Bagus banget, alunan musiknya
enak, air mancurnya juga bergoyang,” kata perempuan yang datang bersama
temannya ini.
Uji coba terakhir ini sengaja
dilakukan lebih lama, biasanya hanya tiga jam, uji coba malam kemarin sampai
larut malam. Sekitar pukul 22.00, masih ada pengunjung yang datang silih
berganti. Kebanyakan mereka berfoto-foto dengan latar air mancur yang bergoyang
diiringi music. Ada juga yang hanya duduk-duduk dan menikmati keindahan taman
di depan SMP N 4 Pati ini. (lil)  
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Pati Kota Berhasil Ringkus Pelaku Pengeroyokan yang Viral di Medsos

    Polsek Pati Kota Berhasil Ringkus Pelaku Pengeroyokan yang Viral di Medsos

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PATI – Polsek Pati Kota berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi Minggu, 27 Juli 2025, pukul 03.00 WIB, di depan Optik Melawai, Kampung Mertokusuman, Pati. Tiga korban, ARV (14), KNP (16), dan SBJ (19), warga Juwana, menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekelompok remaja. Menurut Kapolsek Pati Kota, IPTU Heru Purnomo, […]

  • Fasilitas Kesenian juga Mendesak Perbaikan

    Fasilitas Kesenian juga Mendesak Perbaikan

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    PATI – Mengenai kelayakan fasilitas kesenian di Kabupaten Pati rencananya juga akan diakomodir Komisi D DPRD Kabupaten Pati, dalam rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pelestarian seni dan budaya daerah. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati Musalam Mas’ul. Menurutnya, pihaknya akan berupaya total mendukung kelestarian sekaligus kemajuan seni dan budaya tradisional Pati dari […]

  • KONI Pati Patok Perolehan Medali

    KONI Pati Patok Perolehan Medali

    • calendar_month Kam, 21 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Jelang Porprov di Surakarta tahun depan, KONI Kabupaten Pati sudah mematok hasil perolehan medali yang bakal ditargetkan Kontingen Bumi Mina Tani. Setidaknya hasilnya harus lebih baik. Minimal 10 besar dalam ajang multi event lima tahunan itu. Demikian yang dikatakan Ketua Umum KONI Pati, Edy Boentoro beberapa waktu yang lalu. ”Target harus […]

  • Bangun Kesiangan Tak Jadi Nyunrise (2)

    Bangun Kesiangan Tak Jadi Nyunrise (2)

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Puncak Gunung Gede yang menakjubkan dengan kepulan asap dari kawahnya  Matahari mulai meninggi. Kami tak sadar. Setelah makan malam itu kami terlelap. Nyenyak sekali. Bangun kesiangan membuat momen sunrise hilang. Padahal momen saat matahari terbit itu menjadi dambaan para pendaki. Termasuk kami. Setelah bangun, kami mulai bersiap-siap. Memasak sarapan dengan bahan-bahan yang kami bawa dari […]

  • Klub Liga 2 PSG Pati Miliki Tim eSports

    Klub Liga 2 PSG Pati Miliki Tim eSports

    • calendar_month Sab, 23 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    eSports PSG Pati  PSG Pati terus mencuri perhatian publik. Belum lama ini klub yang dimiliki seorang pengusaha sekalikus Wakil Bupati Pati ini melebarkan sayapnya di arena olahraga virtual. Tim eSports dibentuk.   PATI – Tidak hanya mulai mempersiapkan skuatnya di lapangan hijau, tim Liga 2, PSG Pati juga sudah memiliki tim eSports.  Keberadaan tim eSports […]

  • Bikin Haru, Pengakuan Kepala Desa di Pati Usai Viral Dukung Sudewo dan Kapolda Jateng

    Bikin Haru, Pengakuan Kepala Desa di Pati Usai Viral Dukung Sudewo dan Kapolda Jateng

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 76
    • 0Komentar

      PATI – Setelah video dukungan terhadap bakal calon kepala daerah viral, sosok kepala desa Semampir Pati Kota Parmono angkat bicara. Menurutnya aksi yang dilakukannya adalah aksi spontan, dan tidak direncanakan. Pengakuan itu diungkapkan Parmono saat dihubungi wartawan melalui sambungan telpon. Parmono mengakui awalnya kejadian tersebut adalah deklarasi Cinta Damai, seperti yang dilakukan sejumlah kalangan […]

expand_less