Teguh Bandang Minta Kualitas Makanan MBG Diperketat Usai Menu Dikembalikan Siswa
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2.777

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo
PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengajak agar pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih diperhatikan terkait mutu pangan yang disajikan.
Hal ini sebagai upaya mencegah terulangnya kasus pengembalian menu seperti yang pernah terjadi di salah satu sekolah di daerah tersebut.
Permintaan ini disampaikan setelah sebelumnya ada keluhan dari siswa SMP Negeri 1 Tayu yang mengembalikan makanan MBG karena dinilai kualitasnya tidak layak konsumsi.
Menurut Bandang, program MBG yang bertujuan untuk mendukung pencapaian status gizi siswa harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Mulai dari pemilihan bahan baku hingga tahap distribusi makanan, seluruh proses perlu diperhatikan secara cermat.
Ia menekankan bahwa pihak pengelola dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap hidangan yang disajikan memenuhi syarat layak makan, bersih higienis, serta sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan.
“Kami berharap kejadian pengembalian menu seperti kemarin tidak terulang lagi. Pengelola dapur harus memperhatikan kualitas bahan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan agar siswa mendapatkan makanan yang layak dan bergizi,” ucapnya.
Selain itu, Bandang menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Pati akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program ini. Tujuannya adalah untuk memastikan program berjalan lancar dan tidak menimbulkan keluhan dari sekolah maupun para siswa yang menjadi penerima manfaat.
Melalui pengawasan yang terus-menerus, ia berharap program MBG di Kabupaten Pati dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan serta gizi para pelajar.
(adv)
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

