Breaking News
light_mode

Susah Sinyal ANBK di Pulau Genting dan Kemujan Karimunjawa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
  • visibility 619

 

SD Negeri 5 Karimunjawa menghadapi kendala susah sinyal yang merepotkan saat kegiatan ANBK

Sederet persoalan dihadapi para pelajar di Pulau Genting dan Kemujan, Kepulauan Karimunjawa, Jepara. Mulai dari susah sinyal hingga kendala penyeberangan saat menumpang untuk lokasi ujian. 

JEPARA – Susah sinyal amat merepotkan. Hal ini menjadi salah satu persoalan yang dihadapi siswa kelas 5 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karimunjawa 5 dan SDN Kemujan 3 Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara pada gladi bersih Assesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK), Senin 1 Nopember 2021 lalu.

Delapan siswa SDN Kemujan 3 yang menumpang ANBK di Madrasah Tsanawiyah (Mts) Safinatul Huda Kemujan dan 6 siswa SDN Karimunjawa 5 pulau Genting yang menumpang di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Karimunjawa dihadapkan pada tidak adanya sinyal telekomunikasi di satuan pendidikannya.

“Siswa kami di SDN Karimunjawa 5 pulau Genting benar-benar mengalami persoalan serius terkait sinyal telekomunikasi jika dilaksanakan ANBK di pangkalan Pendidikan kami. Di SDN Karimunjawa 5 pulau Genting, tidak ada sinyal sama sekali,” jelas Salamak, Kepala SDN Kemujan 3 yang merangkap Kepala SDN Karimunjawa 5 sejak Mei 2021 lalu saat ditemui di kediamannya.

“Pada saat input data siswa peserta ANBK, operator sekolah kami harus menuju dermaga pulau Genting yang jaraknya 1 kilometer dari sekolah untuk memasukkan data 6 siswa. Itupun sinyalnya putus-putus dan tidak lancar, serta hanya bisa dilakukan pada malam hari saat ada aliran listrik,”  lanjut Salamak dalam rilis yang diterima Lingkar Muria.

Padahal pada saat simulasi ANBK, gladi bersih maupun pelaksanaannya nanti dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB untuk sesi 1 dan pukul 14.00 untuk sesi 2.

“Untuk itu, pada ANBK tahun 2021 ini kami menumpang di SMKN Karimunjawa. Masalah lain pun muncul. Untuk mengangkut enam siswa peserta ANBK dari pulau Genting ke Karimunjawa yang memakan waktu 2-3 jam membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bantuan Operasional Siswa (BOS) tidak mencukupi untuk mengangkut siswa melalui perahu, menyewa penginapan maupun konsumsi siswa dan guru pendamping selama simulasi, gladi bersih dan pelaksanaan ANBK,” imbuk Salamak.

Sementara itu, untuk keperluan simulasi dan gladi bersih ANBK delapan siswa SDN Kemujan 3 yang menumpang di MTs Safinatul Huda sudah menghabiskan biaya lebih dari 10 juta untuk pengadaan seperangkat komputer server yang mempunyai RAM 8 G, kecepatan 20 Mbps dan Windows terbaru.

“Kami benar-benar mengharapkan perhatian dan bantuan pemerintah untuk mengatasi masalah di dua SDN yang kami pimpin,” ujar Salamak yang merupakan generasi ketiga asal Mandar Sulawesi yang menetap di Karimunjawa.

Lebih lanjut Salamak mengatakan, di SDN Kemujan 3 total jumlah siswanya ada 66 siswa dalam 6 kelas namun hanya ada 5 ruang kelas sehingga ada kelas yang digilir jam belajarnya. Dia berharap ada pengadaan tanah dari pemerintah dan pembangunan ruang kelas baru di SDN Kemujan 3.

Sedangkan di SDN Karimunjawa 5 pulau Genting, pihaknya berharap ada pengangkatan guru baru. Saat ini hanya ada 2 guru negeri, 2 guru GTT dan 1 PTT. Kami berharap status tenaga pendidik di pulau Genting Karimunjawa disamakan dengan guru di Pulau Parang dan Pulau Nyamuk, agar mendapat tunjangan khusus.

“Secara administrasi, kami memang ikut desa Karimunjawa, namun secara geografis kami terpisah lautan,” pungkasnya.(yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuliner malam khas kudus yaitu jagung bakar dan sate

    Jagung Bakar khas Kudus Kuliner Malam yang Lezat

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Kuliner malam khas kudus yaitu jagung bakar dan sate.

  • Ketua Sementara DPRD Pati Terima Usulan Calon Pimpinan Definitif, Ini Daftarnya

    Ketua Sementara DPRD Pati Terima Usulan Calon Pimpinan Definitif, Ini Daftarnya

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 299
    • 0Komentar

    PATI – Empat partai politik (parpol) telah mengajukan nama calon pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati definitif. Nama-nama tersebut akan mengisi posisi ketua, wakil ketua I, wakil ketua II, dan wakil ketua III. Partai-partai yang mengajukan calon tersebut adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Pembangunan […]

  • Targetkan 78 Persen Kemenangan Jokowi-Amin di Pati

    Targetkan 78 Persen Kemenangan Jokowi-Amin di Pati

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Imam Suroso saat berorasi PATI – Kemenangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dipatok 78 persen di Bumi Mina Tani. Target itu lebih tinggi dari kemenangan Jokowi di pilpres 2014 silam yang mencapai 73 persen. Hal itu diungkapkan Ketua DPC PDI Perjuangan Ali Badrudin disela-sela kampanye terbuka pemenangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf […]

  • Bupati Kudus saat meninjau pengelolaan sampah.

    Pemkab Kudus dan Pura Group Olah Sampah Jadi Energi Lewat RDF

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 1.932
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengolahan sampah menggunakan metode Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Sabtu (31/1/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kudus dan Pura Group sebagai upaya nyata mengubah persoalan sampah menjadi potensi sumber energi alternatif. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sam’ani […]

  • Terbentuk Secara Tak Sengaja

    Terbentuk Secara Tak Sengaja

    • calendar_month Ming, 4 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Diecaster Pati, atau pecinta mobil-mobilan di Kabupaten Pati terbentuk secara tak sengaja. Awalnya di tahun 2013. Ketua Komunitas Diecaster Pati, Whido Danang Kesumo mengisahkan, saat itu ada yang berdagang diecast, sebutan untuk mainan mobil-mobilan secara offline. Ada yang berjualan dengan salah satu merk terkenal di Stadion Joyokusumo di hari Minggu pagi. Dari situ kemudian mulai […]

  • Harga Solar Non-Subsidi Membebani Nelayan, DPRD Pati Minta Pemerintah Pusat Sediakan BBM Khusus

    Harga Solar Non-Subsidi Membebani Nelayan, DPRD Pati Minta Pemerintah Pusat Sediakan BBM Khusus

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.359
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak pemerintah pusat untuk segera mewujudkan kebijakan penyediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar khusus bagi nelayan. Usulan ini disampaikan menyusul mahalnya harga solar non-subsidi yang dirasa sangat memberatkan pelaku usaha perikanan dan para nelayan. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menyatakan bahwa ketersediaan solar […]

expand_less