Breaking News
light_mode

Susah Sinyal ANBK di Pulau Genting dan Kemujan Karimunjawa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
  • visibility 661

 

SD Negeri 5 Karimunjawa menghadapi kendala susah sinyal yang merepotkan saat kegiatan ANBK

Sederet persoalan dihadapi para pelajar di Pulau Genting dan Kemujan, Kepulauan Karimunjawa, Jepara. Mulai dari susah sinyal hingga kendala penyeberangan saat menumpang untuk lokasi ujian. 

JEPARA – Susah sinyal amat merepotkan. Hal ini menjadi salah satu persoalan yang dihadapi siswa kelas 5 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karimunjawa 5 dan SDN Kemujan 3 Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara pada gladi bersih Assesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK), Senin 1 Nopember 2021 lalu.

Delapan siswa SDN Kemujan 3 yang menumpang ANBK di Madrasah Tsanawiyah (Mts) Safinatul Huda Kemujan dan 6 siswa SDN Karimunjawa 5 pulau Genting yang menumpang di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Karimunjawa dihadapkan pada tidak adanya sinyal telekomunikasi di satuan pendidikannya.

“Siswa kami di SDN Karimunjawa 5 pulau Genting benar-benar mengalami persoalan serius terkait sinyal telekomunikasi jika dilaksanakan ANBK di pangkalan Pendidikan kami. Di SDN Karimunjawa 5 pulau Genting, tidak ada sinyal sama sekali,” jelas Salamak, Kepala SDN Kemujan 3 yang merangkap Kepala SDN Karimunjawa 5 sejak Mei 2021 lalu saat ditemui di kediamannya.

“Pada saat input data siswa peserta ANBK, operator sekolah kami harus menuju dermaga pulau Genting yang jaraknya 1 kilometer dari sekolah untuk memasukkan data 6 siswa. Itupun sinyalnya putus-putus dan tidak lancar, serta hanya bisa dilakukan pada malam hari saat ada aliran listrik,”  lanjut Salamak dalam rilis yang diterima Lingkar Muria.

Padahal pada saat simulasi ANBK, gladi bersih maupun pelaksanaannya nanti dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB untuk sesi 1 dan pukul 14.00 untuk sesi 2.

“Untuk itu, pada ANBK tahun 2021 ini kami menumpang di SMKN Karimunjawa. Masalah lain pun muncul. Untuk mengangkut enam siswa peserta ANBK dari pulau Genting ke Karimunjawa yang memakan waktu 2-3 jam membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bantuan Operasional Siswa (BOS) tidak mencukupi untuk mengangkut siswa melalui perahu, menyewa penginapan maupun konsumsi siswa dan guru pendamping selama simulasi, gladi bersih dan pelaksanaan ANBK,” imbuk Salamak.

Sementara itu, untuk keperluan simulasi dan gladi bersih ANBK delapan siswa SDN Kemujan 3 yang menumpang di MTs Safinatul Huda sudah menghabiskan biaya lebih dari 10 juta untuk pengadaan seperangkat komputer server yang mempunyai RAM 8 G, kecepatan 20 Mbps dan Windows terbaru.

“Kami benar-benar mengharapkan perhatian dan bantuan pemerintah untuk mengatasi masalah di dua SDN yang kami pimpin,” ujar Salamak yang merupakan generasi ketiga asal Mandar Sulawesi yang menetap di Karimunjawa.

Lebih lanjut Salamak mengatakan, di SDN Kemujan 3 total jumlah siswanya ada 66 siswa dalam 6 kelas namun hanya ada 5 ruang kelas sehingga ada kelas yang digilir jam belajarnya. Dia berharap ada pengadaan tanah dari pemerintah dan pembangunan ruang kelas baru di SDN Kemujan 3.

Sedangkan di SDN Karimunjawa 5 pulau Genting, pihaknya berharap ada pengangkatan guru baru. Saat ini hanya ada 2 guru negeri, 2 guru GTT dan 1 PTT. Kami berharap status tenaga pendidik di pulau Genting Karimunjawa disamakan dengan guru di Pulau Parang dan Pulau Nyamuk, agar mendapat tunjangan khusus.

“Secara administrasi, kami memang ikut desa Karimunjawa, namun secara geografis kami terpisah lautan,” pungkasnya.(yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus II DPRD Pati Gelar Rapat Bahas Raperda Perikanan dan Pergaraman

    Pansus II DPRD Pati Gelar Rapat Bahas Raperda Perikanan dan Pergaraman

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati melalui Panitia Khusus (Pansus) II menggelar rapat penting pada Jumat (10/10/2025), yang bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menekankan bahwa Raperda ini merupakan langkah strategis untuk melindungi dan memberdayakan pelaku usaha perikanan dan pergaraman. “Kami berharap Raperda ini […]

  • Ilustrasi pemain Persijap Jepara Diogo Brito berduel dengan pemain Persija.

    Dua Kali Kalah Beruntun di Fase Krusial, Pemain Persijap Jepara Butuh Pemulihan Mental

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara kalah 2 – 0 saat menjamu Persija Jakarta, Senin (4/5) di Stadion Gelora Bumi Kartini. Kekalahan ini secara tidak langsung menjadi pukulan telak bagi mentalitas pemain Persijap Jepara. Sebab ini menjadi kekalahan kedua secara beruntun di fase krusial untuk bertahan di Super League. Setelah sebelumnya membukukan tiga kemenangan beruntun saat mengalahkan […]

  • SMPN 1 Tayu Setuju Batalkan Wisata Bali, Komisi D Akan Sosialisasi Langsung ke Seluruh Wali Murid

    SMPN 1 Tayu Setuju Batalkan Wisata Bali, Komisi D Akan Sosialisasi Langsung ke Seluruh Wali Murid

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.485
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengagendakan pertemuan khusus dengan seluruh wali murid SMP Negeri 1 Tayu pada pekan depan. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari hasil audiensi terkait polemik rencana kegiatan wisata ke Bali yang sempat memicu keberatan. Dalam rapat yang digelar sebelumnya, pihak sekolah telah menyatakan kesediaannya […]

  • Sidak Komisi D DPRD Pati Temukan Lebih dari 20 Ijazah Masih Tertahan di SMPN 1 Tayu

    Sidak Komisi D DPRD Pati Temukan Lebih dari 20 Ijazah Masih Tertahan di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.799
    • 0Komentar

    PATI – Dalam sidak di SMPN 1 Tayu, Komisi D DPRD Kabupaten Pati menemukan banyak ijazah yang belum diambil hingga dua sampai tiga tahun terakhir, khususnya lulusan tahun 2023 dan 2024 dengan jumlah lebih dari 20 lembar. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menjelaskan kasus awal yang menjadi pemicu sidak adalah orang tua siswa yang […]

  • DPRD Pati Nilai Hari Santri Jadi Momentum Cinta Tanah Air

    DPRD Pati Nilai Hari Santri Jadi Momentum Cinta Tanah Air

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    PATI – Peringatan Hari Santri Nasional diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemuda, khususnya para santri, untuk semakin mencintai tanah air. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Muntamah, dalam sebuah pernyataan. “Hari Santri adalah momentum kita bersama untuk mencintai bangsa ini. Semangat NKRI, Pancasila, dan keberagaman ini adalah satu, dan santri harus berperan dalam hal […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Bantu Pemasaran Produk UMKM Lokal

    DPRD Pati Minta Pemkab Bantu Pemasaran Produk UMKM Lokal

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 302
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Narso, mengungkapkan keprihatinannya atas dominasi produk impor di pasaran. Ia menyayangkan kenyataan bahwa masyarakat lebih memilih produk impor, padahal banyak produk lokal yang berkualitas. “Realitanya, di masyarakat produk impor sudah mendarah daging. Baik yang di pasar tradisional, misalnya fashion atau produk lainnya itu impor,” ungkapnya. Menanggapi hal ini, Narso mengimbau […]

expand_less