Breaking News
light_mode

Susah Sinyal ANBK di Pulau Genting dan Kemujan Karimunjawa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
  • visibility 727

 

SD Negeri 5 Karimunjawa menghadapi kendala susah sinyal yang merepotkan saat kegiatan ANBK

Sederet persoalan dihadapi para pelajar di Pulau Genting dan Kemujan, Kepulauan Karimunjawa, Jepara. Mulai dari susah sinyal hingga kendala penyeberangan saat menumpang untuk lokasi ujian. 

JEPARA – Susah sinyal amat merepotkan. Hal ini menjadi salah satu persoalan yang dihadapi siswa kelas 5 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karimunjawa 5 dan SDN Kemujan 3 Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara pada gladi bersih Assesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK), Senin 1 Nopember 2021 lalu.

Delapan siswa SDN Kemujan 3 yang menumpang ANBK di Madrasah Tsanawiyah (Mts) Safinatul Huda Kemujan dan 6 siswa SDN Karimunjawa 5 pulau Genting yang menumpang di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Karimunjawa dihadapkan pada tidak adanya sinyal telekomunikasi di satuan pendidikannya.

“Siswa kami di SDN Karimunjawa 5 pulau Genting benar-benar mengalami persoalan serius terkait sinyal telekomunikasi jika dilaksanakan ANBK di pangkalan Pendidikan kami. Di SDN Karimunjawa 5 pulau Genting, tidak ada sinyal sama sekali,” jelas Salamak, Kepala SDN Kemujan 3 yang merangkap Kepala SDN Karimunjawa 5 sejak Mei 2021 lalu saat ditemui di kediamannya.

“Pada saat input data siswa peserta ANBK, operator sekolah kami harus menuju dermaga pulau Genting yang jaraknya 1 kilometer dari sekolah untuk memasukkan data 6 siswa. Itupun sinyalnya putus-putus dan tidak lancar, serta hanya bisa dilakukan pada malam hari saat ada aliran listrik,”  lanjut Salamak dalam rilis yang diterima Lingkar Muria.

Padahal pada saat simulasi ANBK, gladi bersih maupun pelaksanaannya nanti dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB untuk sesi 1 dan pukul 14.00 untuk sesi 2.

“Untuk itu, pada ANBK tahun 2021 ini kami menumpang di SMKN Karimunjawa. Masalah lain pun muncul. Untuk mengangkut enam siswa peserta ANBK dari pulau Genting ke Karimunjawa yang memakan waktu 2-3 jam membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bantuan Operasional Siswa (BOS) tidak mencukupi untuk mengangkut siswa melalui perahu, menyewa penginapan maupun konsumsi siswa dan guru pendamping selama simulasi, gladi bersih dan pelaksanaan ANBK,” imbuk Salamak.

Sementara itu, untuk keperluan simulasi dan gladi bersih ANBK delapan siswa SDN Kemujan 3 yang menumpang di MTs Safinatul Huda sudah menghabiskan biaya lebih dari 10 juta untuk pengadaan seperangkat komputer server yang mempunyai RAM 8 G, kecepatan 20 Mbps dan Windows terbaru.

“Kami benar-benar mengharapkan perhatian dan bantuan pemerintah untuk mengatasi masalah di dua SDN yang kami pimpin,” ujar Salamak yang merupakan generasi ketiga asal Mandar Sulawesi yang menetap di Karimunjawa.

Lebih lanjut Salamak mengatakan, di SDN Kemujan 3 total jumlah siswanya ada 66 siswa dalam 6 kelas namun hanya ada 5 ruang kelas sehingga ada kelas yang digilir jam belajarnya. Dia berharap ada pengadaan tanah dari pemerintah dan pembangunan ruang kelas baru di SDN Kemujan 3.

Sedangkan di SDN Karimunjawa 5 pulau Genting, pihaknya berharap ada pengangkatan guru baru. Saat ini hanya ada 2 guru negeri, 2 guru GTT dan 1 PTT. Kami berharap status tenaga pendidik di pulau Genting Karimunjawa disamakan dengan guru di Pulau Parang dan Pulau Nyamuk, agar mendapat tunjangan khusus.

“Secara administrasi, kami memang ikut desa Karimunjawa, namun secara geografis kami terpisah lautan,” pungkasnya.(yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Dikeroyok Massa Saat Nonton Orkes Dangdut, Warga Desa Sambilawang Babak Belur

    Diduga Dikeroyok Massa Saat Nonton Orkes Dangdut, Warga Desa Sambilawang Babak Belur

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 309
    • 0Komentar

    PATI – Abdul Mutalib, warga Desa Sambilawang, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, mengalami nasib nahas setelah diduga dikeroyok oleh sejumlah orang saat menonton orkes dangdut di belakang Balai Desa Sambilawang, Sabtu (26/4/2025). Peristiwa yang viral di media sosial ini menyisakan luka fisik dan mental bagi korban. Menurut keterangan Abdul Mutalib saat ditemui di rumahnya Senin (28/4/2025), […]

  • AMPB Soroti Lahan Tambahmulyo untuk RS Bhayangkara, Polresta Pati Tegaskan Tanah Negara Lengkap Dokumen Sah

    AMPB Soroti Lahan Tambahmulyo untuk RS Bhayangkara, Polresta Pati Tegaskan Tanah Negara Lengkap Dokumen Sah

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.961
    • 0Komentar

    PATI – Persoalan status tanah di wilayah Tambahmulyo menjadi isu utama yang diangkat Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) saat menyampaikan pendapat di halaman Mapolresta Pati, Rabu (13/5/2026). Dalam aksi tersebut, para peserta meminta kejelasan terkait status lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara berlantai empat. Menanggapi hal itu, Kapolresta Pati melalui Penjabat Wakapolresta […]

  • Bupati Pati Hadiri Jateng Bersholawat, Dukung Peran Santri dalam Pembangunan

    Bupati Pati Hadiri Jateng Bersholawat, Dukung Peran Santri dalam Pembangunan

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 437
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri acara Jateng Bersholawat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Selasa malam (21/10), sebagai bagian dari peringatan Hari Santri tingkat Provinsi Jawa Tengah. Acara ini dihadiri ribuan masyarakat dan diisi dengan sholawat bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf (Habib Bidin), Hadroh Azzahir, dan K.H. Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam). Usai acara, […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Ingatkan SPPG Jaga Pelaksanaan Program MBG

    Wakil Ketua DPRD Pati Ingatkan SPPG Jaga Pelaksanaan Program MBG

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.748
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, mengingatkan agar seluruh Satuan Penyelenggara Program Gizi (SPPG) tidak menganggap remeh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta menjaga agar tidak ada penyalahgunaan anggaran terkait. Peringatan tersebut disampaikan mengingat adanya beberapa keluhan dari masyarakat mengenai kualitas menu MBG yang dinilai belum sesuai dengan standar yang ditetapkan. […]

  • Belum Terbentuk Secara Struktural, Komisi B Minta Wadah Petani Milenial Segera Dibentuk

    Belum Terbentuk Secara Struktural, Komisi B Minta Wadah Petani Milenial Segera Dibentuk

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.739
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Dinas Pertanian (Dispertan) untuk segera merealisasikan pembentukan asosiasi khusus bagi petani milenial. Langkah ini dinilai krusial untuk menjamin keberlanjutan sektor pertanian di wilayah tersebut. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Dispertan terkait rencana pembentukan organisasi tersebut. […]

  • BRI Kanca Pati Tegaskan Komitmen Sosial Lewat Bantuan Bencana Banjir di Pati

    BRI Kanca Pati Tegaskan Komitmen Sosial Lewat Bantuan Bencana Banjir di Pati

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.752
    • 0Komentar

    PATI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Kantor Cabang Pati menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Kabupaten Pati melalui BPBD Kabupaten Pati. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Kantor BPBD Kabupaten Pati. Bantuan yang disalurkan berupa 200 paket Survival Kit […]

expand_less