Breaking News
light_mode

Selamatkan Lahan Kritis Pohon Alpukat Bisa Jadi Solusinya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
  • visibility 94

Ilustrasi bibit pohon alpukat yang memiliki nilai ekonomis sekaligus nilai ekologis

Lahan kritis perlu mendapat penanganan agar tidak menjadi pemicu bencana alam seperti banjir terjadi. Caranya adalah menanam pohon. Salah satu pohon yang direkomendasikan adalah alpukat yang memiliki nilai ekonomis sekaligus nilai ekologis.

PATI – Masyarakat didorong untuk ikut serta memelihara lahan kritis di lingkungannya, melalui penanaman tanaman keras seperti pohon buah-buahan. Hal ini seperti yang dilakukan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Pemali Juwana. 

“Lahan-lahan kritis harus mendapat sentuhan, karena itu kami mendorong dan memberi bantuan kelompok-kelompok untuk mengajari membibitkan pohon, serta menanam dan memelihara di lahan-lahan kritis kelompoknya. Khusus untuk di Kabupaten Pati program bantuan kebun bibit rakyat (KBR) ini diberikan kepada tujuh kelompok terutama yang berada di sekitar kawasan hutan dan lahan kritis,” jelas Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Pemali Juwana Rochimah Musrahini.

Saat ini, lanjutnya, yang sedang dilakukan pembibitan adalah pohon buah alpukat dan pohon sengon, karena dianggap memiliki nilai ekonomi tinggi. “Karena Alpukat sedang bagus (permintaan dan haganya), dan sengon juga sedang laku keras di sini. Jadi harapannya itu selain memelihara lahan kritis, masyarakat mendapatkan nilai ekonomi. Karena alpukat dijual juga mahal, dan sengon juga masih laku perkubiknya Rp 800 ribu. Ini dalam waktu 3 tahun hingga 5 tahun kedepan sudah bisa menghasilkan,” imbuhnya.

Khusus untuk sengon, Rochimah berharap, kelompok-kelompok penerima program menanam kembali. Sehingga lahan-lahan yang sudah ada sekarang tetap hijau, dan upaya perbaikan lingkungan dan lahan bisa terlaksana. Dan pohon-pohon tersebut menyimpan air dalam tanah sebanyak-banyaknya dan selama-lamanya. “Ini juga akan menekan laju erosi, sendimentasi di sungai, sehingga mengurangi bencana alam,” paparnya.

Lebih lanjut Rochimah menjelaskan, setelah menerima dana melalui rekening kelompok, mereka langsung bergerak melakukan pembibitan. Di mana setiap kelompoknya memproduksi 35 bibit pohon, dengan komitmen mereka harus menanam 100 persen bibit-bibit tersebut dan akan dipantau secara berkala. (arf) 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM Sulit Permodalan, Anggota DPRD Pati Narso Tawarkan Solusi Ini

    UMKM Sulit Permodalan, Anggota DPRD Pati Narso Tawarkan Solusi Ini

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 78
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati mendesak adanya kemudahan akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Narso, yang menekankan pentingnya peran UMKM dalam mendorong perekonomian daerah. Narso mengusulkan skema permodalan tanpa bunga bagi UMKM, yang diyakininya dapat meringankan beban para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis […]

  • DPRD Pati Sarankan Petani Gunakan Burung Hantu untuk Kendalikan Hama Tikus 

    DPRD Pati Sarankan Petani Gunakan Burung Hantu untuk Kendalikan Hama Tikus 

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mendorong petani setempat untuk memanfaatkan burung hantu sebagai pengendali hama tikus. Menurutnya, metode ini lebih ramah lingkungan dibandingkan penggunaan pestisida dan jebakan tikus beraliran listrik. “Ini lebih ramah lingkungan. Selain mengurangi penggunaan pestisida, juga mendukung pelestarian burung hantu yang ternyata sangat bermanfaat bagi petani. Hewan ini […]

  • Cerita Ita Siswi Madrasah di Pati yang Novelnya Dilirik MD Entertainment

    Cerita Ita Siswi Madrasah di Pati yang Novelnya Dilirik MD Entertainment

    • calendar_month Jum, 10 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 119
    • 0Komentar

      Ita Kurniawati saat bertemu dengan bos MD Entertainment/DOKUMEN PRIBADI Sebagai penulis yang tergolong pendatang baru, Ita Kurniawati berhasil menghentak jagat kepenulisan di Bumi Mina Tani dan juga nasional. Siswi madrasah aliyah ini berhasil menorehkan karya novel yang saat ini telah dibeli hak adaptasi filmnya oleh rumah produksi film terkemuka tanah air, MD Entertainment.  PATI […]

  • Paslon Sudewo-Chandra Klaim Unggul di Pilkada Pati, Gelar Tasyakuran dengan Ribuan Pendukung

    Paslon Sudewo-Chandra Klaim Unggul di Pilkada Pati, Gelar Tasyakuran dengan Ribuan Pendukung

    • calendar_month Jum, 29 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PATI – Kediaman Calon Bupati Pati nomor urut 1, Sudewo, di Desa Slungkep, Kecamatan Kayen, dipadati ribuan orang, Kamis (28/11/2024). Mereka berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama Sudewo dan Calon Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra. Sudewo menyatakan timnya berhasil meraih sekitar 54 persen suara, atau sekitar 410 ribu suara. Tasyakuran tersebut dirayakan dengan hidangan nasi […]

  • Terminal Jepara bakal naik menjadi tipe A dan dikelola oleh Kementerian perhubungan.

    Dapat Kucuran 30 Miliar Terminal Jepara Bakal Dibangun

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Terminal Jepara bakal naik menjadi tipe A dan dikelola oleh Kementerian perhubungan. JEPARA – Terminal bus Jepara direncanakan segera dibangun dengan kucuran dana segar Rp 30 miliar dari APBN 2023. Terminal Jepara rencananya bakal dialihkan statusnya dari terminal Tipe C ke Tipe A tahun 2023   Karena itu pangkalan bus angkutan umum yang berada di […]

  • Anggota DPRD Pati Nilai Santri Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    Anggota DPRD Pati Nilai Santri Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 91
    • 0Komentar

    PATI – Suharmanto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai Demokrat, menyatakan bahwa penambahan keterampilan kewirausahaan dapat menjadi bekal yang berharga bagi para santri dalam menghadapi kehidupan di masyarakat. “Santri yang cakap berwirausaha mempunyai peluang yang lebih besar untuk bisa berkomunikasi dengan masyarakat,” terangnya. “Artinya dakwah lebih mudah dilakukan menggunakan pendekatan ekonomi,” lanjut dia. Suharmanto juga […]

expand_less