Rembang Siap Jadi Tuan Rumah Acara Internasional, Aquabike Dunia dan Heritage Run Akan Digelar
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month Rab, 7 Jan 2026
- visibility 1.316

Persiapan untuk menyambut Aquabike Internasional di Rembang
REMBANG – Kabupaten Rembang bersiap menorehkan sejarah. Untuk kali pertama, daerah di pesisir utara Jawa Tengah ini dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga air berkelas internasional.
Kegiatan tersebut akan digelar di Pantai Dasun, Rembang, dan dipadukan dengan rangkaian acara budaya yang berlangsung di Lasem.
Iyan Karim, Technical Advisor acara, menyampaikan bahwa berbagai persiapan saat ini sedang disiapkan secara matang untuk menyambut Aquabike Internasional yang diperkirakan dilaksanakan pada bulan April mendatang, kemungkinan pada minggu kedua. Tanggal pelaksanaan akan disesuaikan dengan kondisi pasang surut laut guna memastikan keselamatan dan kualitas perlombaan.
“Pantai Dasun dipilih karena karakter pantainya yang landai dan sangat ideal untuk Aquabike. Ini menjadi lokasi baru dengan potensi besar,” ujar Iyan Karim Selasa (6/1/26).
Aquabike Internasional akan menjadi acara utama, dengan harapan dapat diikuti oleh peserta dari seluruh Asia Tenggara hingga negara lain di luar negeri. Selain itu, panitia juga sedang mempertimbangkan penyelenggaraan acara lari, baik dalam bentuk maraton maupun heritage run.
Salah satu konsep khas yang diusung adalah “Kartini Run”, perlombaan lari khusus untuk perempuan dengan jersey batik yang memiliki motif khas daerah Rembang
Tak hanya fokus pada olahraga, acara ini juga akan diperkaya dengan Konvensi Batik Nasional, yang direncanakan akan menghadirkan perajin serta kolektor batik dari berbagai daerah seperti Solo, Yogyakarta, bahkan batik dari luar negeri.
Langkah ini diharapkan dapat mengangkat Lasem dan Rembang sebagai pusat budaya batik Nusantara.
Dari aspek ekonomi, dampak yang akan ditimbulkan oleh acara ini dinilai sangat signifikan. UMKM dan pelaku ekonomi kreatif lokal akan dilibatkan secara aktif. Panitia juga telah menyiapkan konsep “Rest Village”, berupa tenda-tenda khusus bagi peserta dan pengunjung, untuk menciptakan pengalaman wisata yang tak terlupakan.
Di sisi lain, dukungan penuh diberikan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rembang, Arifin. Ia menegaskan bahwa acara ini akan dilakukan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Rembang dan komunitas jet ski.
“Balap jet ski internasional ini adalah yang pertama di Rembang. Race akan digelar di Pantai Dasun, sementara event lari akan mengambil lokasi di Lasem untuk mengenalkan kekayaan heritage yang kita miliki,” kata Arifin.
Menurutnya, Rembang memiliki garis pantai yang panjang dan indah, namun selama ini belum dimanfaatkan secara optimal untuk olahraga air. Melalui acara ini, diharapkan Rembang dapat menarik minat wisatawan, memperkenalkan potensi daerah, serta mengangkat nama Rembang ke kancah internasional.
Jika berhasil diselenggarakan dengan baik, ajang ini ditargetkan menjadi acara tahunan, sekaligus membangun ikon baru bagi Kabupaten Rembang. Untuk tahap awal, piala yang akan diperjuangkan kemungkinan besar adalah Piala Bupati, dengan visi jangka panjang untuk mencapai taraf Piala Presiden.
“Harapan kami sederhana, Rembang tidak lagi hanya dikenal sebagai daerah lintasan, tetapi sebagai destinasi wisata olahraga, budaya, dan kuliner yang diperhitungkan dunia,” pungkasnya.
Editor: arif
- Penulis: Fatwa Fauzian
