Breaking News
light_mode

Posisi Direktur RSUD Soewondo Tak Boleh Lama Kosong, DPRD Pati Tekankan Layanan Harus Tetap Berjalan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
  • visibility 100.335

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan belum mendapatkan keterangan resmi terkait kabar pengunduran diri Direktur RSUD RAA Soewondo Pati, dr. Rini Susilowati, yang belakangan ini banyak dibicarakan di masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menjelaskan bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan maupun salinan surat pengunduran diri yang dimaksud. Oleh sebab itu, DPRD masih menunggu penjelasan resmi yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Pati.

“Untuk surat pengunduran diri Direktur RSUD Soewondo saya belum tahu, jujur saja saya belum tahu,” ujar Ali.

Menurut dia, jika memang benar terjadi pengunduran diri pejabat setingkat direktur rumah sakit milik daerah, maka seluruh proses administrasi harus dilaksanakan sesuai peraturan yang berlaku. Surat pengunduran diri tersebut, katanya, seharusnya disampaikan kepada Pelaksana Tugas Bupati Pati dan disertai tembusan kepada DPRD.

Ali menegaskan bahwa DPRD belum dapat memberikan tanggapan lebih rinci sebelum menerima informasi resmi dari pemerintah daerah. Namun apabila kabar itu terbukti benar, pihaknya akan meminta keterangan langsung kepada Plt Bupati Pati mengenai langkah-langkah yang akan diambil selanjutnya.

“Apabila betul-betul mundur, DPRD akan menanyakan langsung ke Plt Bupati Pati,” katanya.

Di tengah beredarnya isu tersebut, Ali menilai bahwa masa kepemimpinan dr. Rini Susilowati telah membawa berbagai kemajuan bagi RSUD RAA Soewondo.

Ia melihat adanya peningkatan mutu layanan kepada masyarakat serta perbaikan sistem pengelolaan rumah sakit selama menjabat.

“Saya meyakini ada perubahan yang dilakukan oleh Direktur RSUD Soewondo. Pelayanannya jauh lebih baik dari sebelumnya,” ungkapnya.

Ali juga membantah pendapat yang menyatakan pengunduran diri itu dipicu oleh tekanan dari pihak tertentu. Berdasarkan data yang dimiliki DPRD, tidak ada desakan atau paksaan yang membuat dr. Rini harus mengundurkan diri dari jabatannya.

Guna memastikan kebenaran informasi yang beredar dan mencegah berkembangnya dugaan-dugaan di tengah masyarakat, DPRD berencana segera melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Pati.

Selanjutnya, Ali menegaskan bahwa kelancaran pelayanan kesehatan harus tetap menjadi prioritas terpenting. Maka dari itu, jika nanti benar terjadi pergantian pimpinan, posisi Direktur RSUD RAA Soewondo tidak boleh dibiarkan kosong dalam waktu yang lama.

“Untuk posisi Direktur RSUD Soewondo itu tidak boleh kosong, karena itu menyangkut pelayanan,” tegasnya.

Menurut Ali, RSUD RAA Soewondo memiliki peran yang sangat penting dalam menyediakan layanan kesehatan bagi seluruh warga Kabupaten Pati. Oleh karena itu, kestabilan kepemimpinan perlu dijaga agar pemberian layanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan maksimal.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pati Tegaskan Komitmen Serius Turunkan Angka Stunting Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

    Bupati Pati Tegaskan Komitmen Serius Turunkan Angka Stunting Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 326
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menunjukkan komitmen serius dalam upaya penurunan angka stunting melalui langkah-langkah konkret yang melibatkan kolaborasi lintas sektor. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Pati, Sudewo, dalam sambutannya pada acara Evaluasi Kinerja dan Sosialisasi Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (7/10). Sudewo mengungkapkan bahwa Pemkab Pati sebelumnya […]

  • Dokumen kemendes PDTT

    Alasan Santri Harus Siap jadi Kepala Desa

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Dokumen kemendes PDTT Para santri dimotivasi agar siap memimpin desa. Santri diharapkan mampu membawa kemaslahatan bagi masyarakat desa.  JAKARTA – Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar bersama Wakil Ketua DPR bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar menghadiri Silaturahim Nasional Santri Vokasi dan Rakornas BLK Komunitas 2023 di Jombang, Minggu (13/8/2023). Dalam kesempatan itu, Gus Muhaimin meminta Para […]

  • Ilustrasi freepik 

    Kabar Gembira Dana Desa Naik Sampai 2 Miliar

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.170
    • 0Komentar

    Ilustrasi freepik JAKARTA – Angin segar bagi pembangunan desa agar lebih baik lagi, sebab DPR dalam rapat badan legislasi revisi UU Desa telah disepakati kenaikan dana desa menjadi 20 persen. Sehingga tiap desa nantinya bisa mendapat dana desa sampai 2 miliar. Diketahui Rapat Panitia Kerja (Panja) Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa […]

  • Ganjar Sidak Penanganan Covid di Pati

    Ganjar Sidak Penanganan Covid di Pati

    • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

      Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditemani Bupati Pati meninjau lolasi karantika pasien Covid-19 di Hotel Kencana. Penangan Covid-19 di Kabupaten Pati menjadi perhatian pihak provinsi. Gubernur turun tangan memastikan penanganan dilakukan dengan baik oleh Pemkab Pati. PATI –  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan pantauan langsung penanganan Covid-19 di Kabupaten Pati, Selasa (15/6/2021). Kota […]

  • Harlah, Persit Donor Darah

    Harlah, Persit Donor Darah

    • calendar_month Kam, 1 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Persit merayakan hari lahir (harlah) yang ke 72. Dalam peringatan hari lahir atau hari ulang tahun persatuan istri prajurit tersebut, dimeriahkan dengan kegiatan donor darah pagi kemarin, KAmis (1/3/18) di Makodim 0718/Pati. Ketua Persit Pati Respati Ayu Rahma Wulan Sakti menuturkan, hal ini dilakukan sebagai bentuk sebuah keprihatinan sosial. Serta sebagai […]

  • Imunisasi Polio di Pati Capai Target 95% Anak Usia 0-7 Tahun di Sekolah dan Posyandu

    Imunisasi Polio di Pati Capai Target 95% Anak Usia 0-7 Tahun di Sekolah dan Posyandu

    • calendar_month Sen, 15 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 298
    • 0Komentar

    PATI  – Sejumlah sekolah dan desa di Kabupaten Pati telah melaksanakan Sub-Pekan Imunisasi Nasional (Sub-PIN) Polio pada hari Senin (15/1/2024). Program vaksinasi polio gratis ini diterima dengan baik oleh para orang tua. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, dr. Aviani Tritanti Venusia, menjelaskan bahwa tujuan dari Sub-PIN Polio ini adalah untuk memudahkan penjangkauan target imunisasi, […]

expand_less