Breaking News
light_mode

PKB – PPP Satu Suara Ingin Kader NU Maju di Pilkada Pati 2024

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 5 Mei 2024
  • visibility 96

KOTA – Duo partai ijo menjajaki kerjasama politik untuk menyongsong kontestasi Pilkada 2024. Kedua partai tersebut ingin memunculkan calon bupati dan wakil bupati Pati dari figur Nahdliyyin.

Dua partai tersebut adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Jajaran pengurus kedua partai tersebut telah bertemu dalam agenda silaturahmi di kantor DPC PKB (4/5) kemarin.
Kedua partai tersebut memang dikenal memiliki basis massa di kalangan warga Nahdliyyin.

Ketua DPC PPP KH Ubaidillah Wahab memimpin langsung silaturahmi politik di kantor DPC PKB. Rombongan disambut langsung oleh ketua DPC PKB Pati Bambang Susilo beserta jajarannya.

“PKB dan PPP merupakan saudara serumpun. Dengan itu, mempererat tali silaturahmi memang perlu dilakukan.  Antara PPP dan PKB memang saudara satu rumpun, karena dari Nahdliyin,” terang Ketua DPC PKB Pati Bambang Susilo.

Dengan adanya pertemuan ini, Bambang berharap ke depan dapat memunculkan calon kepala daerah maupun calon wakil kepala daerah dari kader Nahdlatul Ulama (NU).

“Kami berharap nanti minimal memunculkan K2 (wakil bupati). Kita ada kandidat alternatif. Saya optimis kader NU banyak yang minat,” papar pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati ini.

Diberitakan sebelumnya, PKB telah menyodorkan sejumlah figur untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2024.

Adapun kandidat calon yang dimunculkan oleh PKB Pati, di antaranya adalah Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Muh Zen, kemudian Wakil Ketua III DPRD Pati, Muhammadun, dan Anggota Komisi D DPRD Pati, Muntamah.

“Sementara dari struktural NU, kita memunculkan pak Yusuf Hasyim (Ketua PC NU Pati). Itu salah satu alternatif yang kita tawarkan,” kata Bambang.

“Karena kita bersinergi dengan PPP, mereka punya calon siapa, nanti kita padukan, kita diskusikan. Itu nanti jika memang terjadi koalisi,” lanjut Bambang.

Bambang Susilo menambahkan, tidak menutup kemungkinan pada Pilkada 2024 ini antara PKB dengan PPP menjalin koalisi secara resmi.

“Peluang koalisi terbuka. Ini karena di internal NU punya cita – cita menempatkan kadernya di Pendopo. Minimal wakil bupati lah,” papar Bambang.

Sementara itu Ketua Desk Pilkada dari DPC PPP Pati, Suwito juga sependapat dan berharap punya calon dari kalangan Nahdliyin yang bisa bersaing.

“Kita dapat undangan halalbihalal, ini permulaan menjalin komunikasi yang baik. Kita ngobrol santai, dan ke depan bisa berkelanjutan (peluang koalisi),” papar pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Pati ini.

Penulis: Arif

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumlah Anggota DPRD Perempuan di Jepara Naik

    Jumlah Anggota DPRD Perempuan di Jepara Naik

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    KPU Jepara KPU Kabupaten Jepara telah menetapkan 50 kursi calon anggota DPRD Kabupaten Jepara periode 2019. Hasilnya, PPP menjadi parpol terbanyakyang memeroleh suara dengan total mengamankan 10 kursi di Taman Sari (Red, Gedung DPRD Jepara). Selain itu kabar baik bagi kaum perempuan. Dari 50 anggota DPRD Jepara yang bakal duduk di kursi legislatif periode mendatang, […]

  • Bupati Pati Sambut Mahasiswa KKN UGM dan IPB, Dorong Kolaborasi di Sektor Pertanian dan Pendidikan

    Bupati Pati Sambut Mahasiswa KKN UGM dan IPB, Dorong Kolaborasi di Sektor Pertanian dan Pendidikan

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 119
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Pendopo Kabupaten Pati pada Senin (23/6). Dalam sambutannya, Sudewo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan kedua universitas tersebut memilih Kabupaten Pati sebagai lokasi KKN. “Kami ucapkan terima kasih kepada UGM dan IPB karena telah […]

  • 150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Para pengelola BUMDes di Pati sedang berdiskusi bersama wakil bupati PATI – Dari 401 desa di Kabupaten Pati, sudah ada 150 desa yang menandatangani pakta integritas, sekaligus siap menyetorkan dana kepada “desa korporasi”. Sementara itu saat ini sudah terkumpul dana sebesar Rp 5 miliar. Dengan adanya dana tersebut, diharapkan menjadi jawaban atas kendala yang dihadapi […]

  • Nyalakan Radio, Cara  Hindari Serangan Macan Tutul

    Nyalakan Radio, Cara Hindari Serangan Macan Tutul

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

      Ilustrasi macan tutul vs radio JEPARA – Warga Dukuh Duplak Desa Tempur, Keling, Jepara digegerkan dengan serangan macan tutul. Satwa langka yang dilindungi ini menyerang hewan-hewan ternak. Namun warga tak perlu khawatir, ada tips untuk menghindari serangan hewan bernama latin Panthera pardus melas ini. Dalam video Youtube channel Discovery Muria, Balai Konservasi Sumber Daya […]

  • Komisi D DPRD Pati : Program Pangan Murah Sangat Berdampak untuk Rakyat

    Komisi D DPRD Pati : Program Pangan Murah Sangat Berdampak untuk Rakyat

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 132
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang serentak digelar di 21 kecamatan pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menekan laju inflasi dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. GPM ini mendistribusikan total 42 ton beras, dengan setiap kecamatan […]

  • Harga Bahan Pokok di Pati Terus Melejit, Bikin Emak-Emak Pusing

    Harga Bahan Pokok di Pati Terus Melejit, Bikin Emak-Emak Pusing

    • calendar_month Kam, 22 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100
    • 0Komentar

    PATI – Dalam beberapa pekan ini sejumlah harga bahan pokok di Pati terus melejit harganya. Tidak hanya beras, bahan pokok lainnya juga turut naik harganya. Membuat kalangan emak-emak pusing untuk memutar uang belanja. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati, Koeswantoro mengatakan, kenaikan harga sembako ini diakibatkan minimnya pasokan. Meskipun demikian, stoknya […]

expand_less