Breaking News
light_mode

Persijap di Persimpangan Jalan: Antara Loyalitas, Modal, dan Keputusan Bisnis

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Ming, 26 Jul 2026
  • visibility 325

Artinya, apabila suatu saat nama tersebut ingin dihidupkan kembali melalui yayasan atau badan hukum baru, proses itu tetap memungkinkan dilakukan melalui mekanisme PSSI. Konsekuensinya tentu tidak ringan. Persijap harus memulai perjalanan dari kompetisi level bawah, yakni Liga 3, sebagaimana diatur dalam sistem kompetisi sepak bola nasional.

Semua kemungkinan itu tentu baru akan terjadi apabila benar ada penjualan saham yang diikuti perpindahan homebase maupun perubahan identitas klub. Karena itu, saat ini publik masih menunggu kepastian resmi.

Yang jelas, slogan “Persijap Tetap Jepara” tidak cukup hanya menjadi seruan emosional. Di balik romantisme sejarah, loyalitas suporter, dan kebanggaan daerah, sepak bola modern tetap berdiri di atas fondasi bisnis. Ada modal yang harus dipenuhi, ada saham yang harus dipertahankan, ada legalitas yang mengikat, serta ada keputusan korporasi yang pada akhirnya menentukan arah perjalanan sebuah klub.

Ironisnya, yang paling mengecewakan adalah ketika sebuah klub membangun harapan di hadapan para pendukungnya melalui berbagai janji dan narasi, sementara di balik layar justru sedang mempersiapkan langkah yang bertolak belakang. Suporter yang selama ini memberikan dukungan tanpa syarat tentu berhak memperoleh transparansi mengenai masa depan klub yang mereka cintai.

Sepak bola tidak hanya berbicara tentang sejarah, identitas, dan kebanggaan sebuah daerah. Di era profesional, sepak bola juga merupakan industri yang membutuhkan tata kelola, pendanaan, dan keberanian mengambil risiko.

Liga Super memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Pertanyaannya kemudian sederhana, tetapi sangat menentukan: apakah ada individu, pengusaha, atau perusahaan asal Jepara yang siap menggelontorkan dana besar demi memastikan Persijap tetap bermarkas dan bertanding di tanah kelahirannya?

Ataukah masyarakat Jepara hanya akan menjadi penonton ketika seluruh keputusan bisnis telah selesai dibuat?

M. Said Basalamah, mantan bos Persijap Jepara di era IPL

  • Penulis: Abdul Adhim
  • Editor: Arif

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merayakan Rutinitas

    Merayakan Rutinitas

    • calendar_month Sab, 20 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 344
    • 0Komentar

    DOKUMEN PRIBADI Pada akhirnya, kita memang akan melakukan rutinitas semata. Menggelar hajatan pemilihan, dengan berharap pimpinan ideal didapat. Akan tetapi yang terjadi tetaplah sama. Tak kunjung mendapat pimpinan seperti apa yang diangankan. Pada tahun 2018 ini, memang akan digelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di 171 daerah di Indonesia. Ada 17 provinsi, 39 kota, dan […]

  • Solutif : Karang Taruna Desa Sumbersari Bikin Pendampingan Belajar di Masa Pandemi

    Solutif : Karang Taruna Desa Sumbersari Bikin Pendampingan Belajar di Masa Pandemi

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

      PATI – Wakil Bupati Pati Saiful Arifin Safin menghadiri peluncuran Bimbel Cerdas Mulia yang didirikan oleh Karang Taruna Desa Sumbersari Kecamatan Kayen, belum lama ini. Pria yang juga ketua umum Karang Tarua Kabupaten Pati ini memberikan apresiasi atas ide kreatif karang taruna yang tanggap akan kesulitan pembelajaran daring di masa pandemi seperti ini. ”Pendirian Bimbel […]

  • DPRD Pati Dorong Anak Muda Tingkatkan Kreativitas di Tengah Persaingan Kerja yang Ketat

    DPRD Pati Dorong Anak Muda Tingkatkan Kreativitas di Tengah Persaingan Kerja yang Ketat

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan dorongan kepada anak muda untuk lebih meningkatkan kreativitas mereka. Hal ini mengingat dunia kerja saat ini semakin sulit dan persaingan yang sangat ketat. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, menekankan pentingnya peningkatan keterampilan sejak di bangku sekolah maupun perguruan tinggi. Menurutnya, anak muda memiliki […]

  • Polresta Pati Bagikan 11 Ribu Bendera Merah Putih, Kobarkan Semangat Nasionalisme HUT ke-81 RI

    Polresta Pati Bagikan 11 Ribu Bendera Merah Putih, Kobarkan Semangat Nasionalisme HUT ke-81 RI

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.636
    • 0Komentar

    PATI – Menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polresta Pati beserta seluruh jajaran Polsek melaksanakan pembagian dan pemasangan Bendera Merah Putih kepada masyarakat pada Sabtu (15/8/2026). Sebanyak 11.000 bendera disebarkan ke berbagai pelosok wilayah Kabupaten Pati. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit, S.I.K., […]

  • Instagram PERSIJAP JEPARA 

    Kondisinya Memprihatinkan Rumput Stadion GBK Jepara jadi Sorotan Netizen

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

      Instagram PERSIJAP JEPARA JEPARA – Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) yang menjadi kandang Persijap Jepara disorot netizen. Banyak komentar miring karena kondisinya yang dinilai memprihatinkan. Bahkan mencuat wacana galang donasi untuk perbaikan rumput lapangan Stadion GBK. Setiap postingan latihan tim Persijap Jepara hampir selalu ada yang berkomentar soal rumput dinilai tidak layak untuk sebuah […]

  • Penyelidikan Kasus Penganiayaan Saat Sahur di Dukuhseti Berlangsung, Polisi Cari Identitas Pelaku

    Penyelidikan Kasus Penganiayaan Saat Sahur di Dukuhseti Berlangsung, Polisi Cari Identitas Pelaku

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.287
    • 0Komentar

    PATI – Seorang pemuda berinisial M.A.S (19) dari Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati menjadi korban dugaan penganiayaan bersama oleh sekelompok orang. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari (16/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB, ketika korban bersama dua rekannya sedang dalam perjalanan mencari makanan sahur di sekitar Perempatan Mantri Yono, Desa Ngagel. Pada saat kejadian, […]

expand_less