Breaking News
light_mode

Menghibur Diri dengan Membaca

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 12 Des 2017
  • visibility 770
Ita Rahmawati
Tiga tahun nyantri di pondok
pesantren, menghadirkan aktivitas yang sebelumnya belum pernah dilakoni. Sejak
di pesantren Ita Rahmawati mempunyai satu aktivitas baru, ia mulai gemar
membaca, terutama bacaan sastra.
Hal itu Ita lakukan sebab untuk
membunuh kebosanan yang datang. Sebabnya, saat di pondok pesantren banyak waktu
luang yang ada. Waktu luang itu menurutnya sangat membosankan.
”Di pesantren tak banyak pekerjaan
yang bisa dilakukan, paling aktivitasnya hanya ngaji dan ngaji, serta berkumpul
dengan teman-teman. Tak banyak pekerjaan lain yang bisa dikerjakan. Untuk itu ,”
kata Ita kepada Lingkar Muria.
 
Mulai dari situ, perempuan
kelahiran Jepara, 4 Oktober 1997 ini mencoba pegang buku. Dari hanya
memegangnya Ita mulai membaca, lama-kelamaan kebiasaannya membaca di kala
senggang itu terasa menyenangkan.
”Enak banget, terutama
bacaan-bacaan sastra yang ringan seperti buku Hafalan Salat Delisa. Ceritanya
yang menyentuh dan banyak unsur pendidikan morilnya membuat saya betah
berlama-lama dengan buku. Praktik waktu luang itu berubah menjadi waktu riang,”
imbuh mahasiswi UNISNU Jepara ini.
Ita menuturkan, sebelumnya dirinya
tak akrab sama sekali dengan buku, tetapi sejak merasakan kebosannya yang
hilang akibat aktivitasnya membaca, kini perempuan yang mengambil Jurusan
Tarbiyah Pendidikan Agama Islam ini akrab dengan dunia buku. Kegemarannya
dengan buku tetap sama, Ita tetap gandrung dengan bacaan-bacaan sastra yang
ringan. (lil)



  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi A DPRD Pati Soroti Masalah Regenerasi Kepala Sekolah yang Terhambat Anggaran

    Komisi A DPRD Pati Soroti Masalah Regenerasi Kepala Sekolah yang Terhambat Anggaran

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.793
    • 0Komentar

    PATI – Proses regenerasi pemimpin di lingkungan pendidikan menjadi perhatian serius Komisi A DPRD Kabupaten Pati. Ketua Komisi A, Narso, menilai minimnya alokasi anggaran untuk menyiapkan Calon Kepala Sekolah (CKS) menjadi akar permasalahan yang menyebabkan banyak jabatan kepala sekolah diisi oleh Pelaksana Tugas (PLT) dalam waktu yang cukup lama. Pernyataan ini disampaikan Narso saat menanggapi […]

  • Apresiasi Penurunan Harga Pupuk, DPRD Pati : Ini Dukungan Nyata untuk Petani

    Apresiasi Penurunan Harga Pupuk, DPRD Pati : Ini Dukungan Nyata untuk Petani

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 358
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyambut baik kebijakan pemerintah pusat terkait penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20% di seluruh Indonesia, yang mulai berlaku pada 22 Oktober 2025. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban petani dan meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan penurunan ini, harga pupuk bersubsidi menjadi lebih terjangkau, yaitu […]

  • Alasan PPP Resmi Dukung Ganjar Pranowo jadi Capres 2024

    Alasan PPP Resmi Dukung Ganjar Pranowo jadi Capres 2024

    • calendar_month Jum, 28 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Presiden Jokowi bersama Ganjar Pranowo/Instagram Ganjar Pranowo  Kenapa PPP mendukung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres) 2024. Ini tidak lain karena sederet fakta yang tidak bisa dibantah, mulai dari kapasitas dan kapabilitas seoarang Ganjar Pranowo yang dinilai sebagai sosok yang tepat untuk menjadi pemimpin sebuah negara besar yaitu Republik Indonesia. Ganjar Pranowo merupakan sosok […]

  • Kisah Saber Pungli Antar SMKN 2 Pati Juarai Film Fiksi

    Kisah Saber Pungli Antar SMKN 2 Pati Juarai Film Fiksi

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Kreativitas anak-anak SMKN 2 Pati patut diacungi jempol. Baru-baru ini SMKN 2 Pati membikin bangga dengan prestasinya di dunia perfilman pendek. Mengangkat kisah bertemakan korupsi, dan saber pungli, film pendek yang mereka produksi sendiri menyabet kategori terbaik film fiksi dalam Festival Film Kawal Harta Negara (FFHKN) 2018. Film pendek yang berkisah tentang kedatangan tim saber pungli […]

  • Gongcik:  Lebih dari Sekadar Seni Bela Diri, Sebuah Warisan Budaya

    Gongcik: Lebih dari Sekadar Seni Bela Diri, Sebuah Warisan Budaya

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 507
    • 0Komentar

    PATI – Kesenian bela diri Gongcik, yang pernah masyhur di Kabupaten Pati, kini mulai meredup. Namun, upaya pelestarian terus dilakukan, salah satunya melalui pertunjukan yang melibatkan berbagai generasi. Warga Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, misalnya, masih aktif melestarikan Gongcik secara turun-temurun. “Seperti menjelang bulan Syuro ini kami mengadakan pertunjukan Gongcik dari berbagai lintas generasi, mulai dari […]

  • Macan Kurung, Ikon Penting Seni Ukir Jepara yang Mendunia

    Macan Kurung, Ikon Penting Seni Ukir Jepara yang Mendunia

    • calendar_month Rab, 18 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    SUMBER : DISKOMINFO JEPARA JEPARA – Selain terkenal dengan sebutan Bumi Kartini, Jepara juga masyur dengan sebutan kota ukir. Namun ada yang paling ikonik. Adalah seni ukir “Macan Kurung”, seni ukir tersebut sudah mendunia dan menjadi ciri khas yang melekat dengan kota di pesisir utara Jawa Tengah itu. Jepara sendiri memperoleh predikat kota ukir sekitar […]

expand_less