Breaking News
light_mode

Menghibur Diri dengan Membaca

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 12 Des 2017
  • visibility 215
Ita Rahmawati
Tiga tahun nyantri di pondok
pesantren, menghadirkan aktivitas yang sebelumnya belum pernah dilakoni. Sejak
di pesantren Ita Rahmawati mempunyai satu aktivitas baru, ia mulai gemar
membaca, terutama bacaan sastra.
Hal itu Ita lakukan sebab untuk
membunuh kebosanan yang datang. Sebabnya, saat di pondok pesantren banyak waktu
luang yang ada. Waktu luang itu menurutnya sangat membosankan.
”Di pesantren tak banyak pekerjaan
yang bisa dilakukan, paling aktivitasnya hanya ngaji dan ngaji, serta berkumpul
dengan teman-teman. Tak banyak pekerjaan lain yang bisa dikerjakan. Untuk itu ,”
kata Ita kepada Lingkar Muria.
 
Mulai dari situ, perempuan
kelahiran Jepara, 4 Oktober 1997 ini mencoba pegang buku. Dari hanya
memegangnya Ita mulai membaca, lama-kelamaan kebiasaannya membaca di kala
senggang itu terasa menyenangkan.
”Enak banget, terutama
bacaan-bacaan sastra yang ringan seperti buku Hafalan Salat Delisa. Ceritanya
yang menyentuh dan banyak unsur pendidikan morilnya membuat saya betah
berlama-lama dengan buku. Praktik waktu luang itu berubah menjadi waktu riang,”
imbuh mahasiswi UNISNU Jepara ini.
Ita menuturkan, sebelumnya dirinya
tak akrab sama sekali dengan buku, tetapi sejak merasakan kebosannya yang
hilang akibat aktivitasnya membaca, kini perempuan yang mengambil Jurusan
Tarbiyah Pendidikan Agama Islam ini akrab dengan dunia buku. Kegemarannya
dengan buku tetap sama, Ita tetap gandrung dengan bacaan-bacaan sastra yang
ringan. (lil)



  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Imbau Warga Tak Gunakan Listrik untuk Jebak Hama Setelah Insiden Maut di Juwana

    Polisi Imbau Warga Tak Gunakan Listrik untuk Jebak Hama Setelah Insiden Maut di Juwana

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 148
    • 0Komentar

    PATI – Seorang petani bernama M. Abdul Kholiq (51), warga Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, ditemukan meninggal dunia di sawahnya sendiri akibat tersengat aliran listrik pada Jumat pagi (03/10/2025). Korban diduga terkena jebakan listrik yang dipasang untuk mengendalikan hama tikus. Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh Sentono (68) dan Sutopo (40), yang hendak […]

  • Jelang Lebaran, Duafa Lansia di Pelosok Pati-Jepara Dapat THR

    Jelang Lebaran, Duafa Lansia di Pelosok Pati-Jepara Dapat THR

    • calendar_month Rab, 6 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    PATI – Beruntungnya kaum duafa lansia di pelosok Pati dan Jepara. Meskipun mereka jauh dari pusat kota, menjelang lebaran mereka mendapat berkah berupa pemberian paket sembako beserta uang tunai. Adalah Komunitas Sedekah Lancar Selawase (Selawe) yang mengisiasi kegiatan bagi-bagi THR ini. Pembagian bingkisan ini dilakukan di beberapa desa di daerah Kecamatan Cluwak, Keling, hingga Trangkil. […]

  • Tingkatkan Ibadah SMP Negeri 1 Gunungwungkal Gelar Pesantren Ramadan

    Tingkatkan Ibadah SMP Negeri 1 Gunungwungkal Gelar Pesantren Ramadan

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Antusias ikut pesantren Ramadhan  PATI — Ratusan siswa-siswi SMP Negeri 1 Gunungwungkal mengikuti kegiatan pesantren Ramadan (13/4/2023). Kegiatan ini diharapkan membentuk pribadi anak didik yang berakhlak  dan berkualitas dalam iman dan taqwa.  Total ada 460 peserta yang terdiri dari kelas VII, VIII, dan IX. Kegiatan pesantren Ramadan diisi dengan berbagai macam kegiatan. Mulai dari pawai […]

  • Edy Wuryanto Dorong Pengetatan Prosedur Usai 803 Orang Keracunan MBG di Grobogan

    Edy Wuryanto Dorong Pengetatan Prosedur Usai 803 Orang Keracunan MBG di Grobogan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.453
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Kasus keracunan dalam rangkaian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menunjukkan tren peningkatan. Baru-baru ini, sebanyak 803 penerima manfaat di Grobogan mengalami kondisi keracunan, di samping 433 kasus yang terjadi di Mojokerto. Kasus serupa juga pernah tercatat di Pekalongan. Padahal Badan Gizi Nasional (BGN) telah menetapkan target nol kasus keracunan untuk tahun ini, […]

  • Meramal Nasib Persijap Jepara Usai Kahudi Dipecat dari Kursi Pelatih Kepala

    Meramal Nasib Persijap Jepara Usai Kahudi Dipecat dari Kursi Pelatih Kepala

    • calendar_month Ming, 3 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 229
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pelatih kepala Persijap Jepara, Kahudi Wahyu Widodo, resmi dipecat dari jabatannya. Pengumuman mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Presiden Persijap Jepara, Iqbal Hidayat, melalui telepon pada Kamis (31/10/2024). Kahudi membenarkan kabar tersebut dan menyatakan bahwa dirinya telah diberhentikan oleh manajemen Persijap. “Secara resminya belum, tapi sudah diinfokan. Positif bahwa saya diberhentikan. Presiden yang memberitahukan, […]

  • Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Logo Hari Santri 2021 dari Kementerian Agama terlihat simpel. Namun filosinya cukup dalam. Kreatornya adalah seorang santri tulen asal Desa Cebolek, Kecamatan Margoyoso. Semalaman dia menggarap proyek dadakan itu. PATI – Kementerian Agama resmi meluncurkan logo peringatan Hari Santri tahun 2021. Adalah M. Shofa Ulul Azmi, pria kelahiran Pati, 27 Juni 1992 ini yang menciptakan […]

expand_less