Breaking News
light_mode

MBG di Brebes Bermasalah, Edy Wuryanto Desak Standar Keamanan Pangan Diperketat

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
  • visibility 81

BREBES – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, dari Fraksi PDI Perjuangan, mengecam keras polemik yang muncul akibat surat pernyataan kontroversial dari MTs Negeri 2 Brebes terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Surat tersebut menuai reaksi negatif karena dianggap memberatkan orang tua siswa, dengan adanya klausul yang membebaskan sekolah dari tanggung jawab jika terjadi keracunan, serta mewajibkan penggantian wadah makan yang rusak seharga Rp80 ribu.

“Surat pernyataan itu jelas tidak bisa diterima. Keamanan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan,” ujar Edy Wuryanto dalam keterangannya.

“Kita semua mendukung Program Makan Bergizi Gratis, tetapi jangan sampai implementasinya justru menimbulkan keresahan di masyarakat. Program ini seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman, bukan malah menjadi beban tambahan bagi orang tua,” imbuhnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan bahwa pencabutan surat pernyataan tersebut adalah langkah yang tepat. Namun, ia mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan bahwa setiap penyedia makanan dalam program MBG memenuhi standar keamanan pangan yang ketat.

“Pemerintah wajib memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada anak-anak benar-benar aman dan bergizi. Sertifikasi dan pengawasan yang ketat adalah kunci untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, legislator dari Dapil Jawa Tengah III ini menyatakan bahwa negara harus hadir secara penuh dalam menjamin keamanan program MBG.

Ia menekankan bahwa jika terjadi kasus keracunan, seluruh biaya pengobatan harus ditanggung oleh pemerintah, bukan oleh orang tua atau pihak sekolah.

“Negara tidak boleh lepas tangan dalam hal ini. Jika ada anak yang keracunan akibat program ini, pemerintah harus bertanggung jawab penuh,” tandasnya.

Edy juga mendorong adanya keterlibatan aktif dari Puskesmas, tenaga gizi, dan petugas kesehatan lingkungan dalam mengawasi distribusi makanan di sekolah-sekolah.

Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang dikonsumsi oleh para siswa.

“Kita harus melibatkan semua pihak terkait untuk memastikan bahwa program ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Jangan sampai niat baik untuk meningkatkan gizi anak-anak justru menjadi bumerang,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi demo ketua RT dan RW di Kabupaten Pati 

    Geruduk Pendopo Ketua RT RW di Pati Minta Honor Naik

    • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 103
    • 0Komentar

      Aksi demo ketua RT dan RW di Kabupaten Pati PATI – Para Ketua RT dan RW se Kabupaten Pati menggeruduk pendopo kabupaten pada hari Kamis 23 Juni 2023, pukul 09.00 WIB. Mereka menuntut honorarium dinaikkan. Dari semula 500 ribu per tahun menjadi 500 ribu per bulan. Jika tuntutan mereka tidak digubris, mereka bakal melakukan […]

  • Kurangi Anak Main Gawai

    Kurangi Anak Main Gawai

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Adu kreatifitas Dewan Pendidikan Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI), punya cara mengatasi candu terhadap gawai yang kini dialami banyak anak-anak Indonesia.  Melalui lomba gerak dan lagu, organisasi yang sedang merayakan ulang tahun ke 62 itu berusaha mengurangi anak untuk bermain gawai. Dengan adu kreativitas tersebut diharapkan menjadi wadah anak untuk tidak bergantung pada […]

  • Jaga Situasi Aman dan Kondusif, Bupati Pati Sudewo Larang Takbir Keliling ?

    Jaga Situasi Aman dan Kondusif, Bupati Pati Sudewo Larang Takbir Keliling ?

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 82
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, mengajak masyarakat untuk memeriahkan malam takbir di masjid dan musala masing-masing, tanpa perlu melakukan takbir keliling. “Kami mengimbau agar malam takbir dilaksanakan di masjid di lingkungan masing-masing. Tidak perlu berkeliling di jalanan karena dapat berpotensi menimbulkan situasi yang kurang kondusif,” ujar Sudewo dalam acara tarawih keliling dan silaturahmi di Pendopo […]

  • AJI Desak Polda Jateng Limpahkan Kasus Serat.id ke Dewan Pers

    AJI Desak Polda Jateng Limpahkan Kasus Serat.id ke Dewan Pers

    • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    LAMPUNGPRO.COM Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mendesak Kepolisian Jawa Tengah untuk segera melimpahkan kasus pelaporan portal media Serat.id ke Dewan Pers. Bukan sebaliknya melakukan pemanggilan untuk kedua kalinya kepada jurnalis Serat.id Zakki Amali pada tanggal 13 November 2018. AJI berpandangan pelaporan terhadap produk jurnalistik mengancam kebebasan pers dan prinsip-prinsip demokrasi. Pelaporan yang dilakukan oleh Rektor Universitas […]

  • DPRD Pati Sorot Kompleksitas Banjir, Butuh Sinergitas Penanganan Hulu-Hilir

    DPRD Pati Sorot Kompleksitas Banjir, Butuh Sinergitas Penanganan Hulu-Hilir

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 141
    • 0Komentar

    PATI – Banjir yang kerap melanda Kabupaten Pati menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menekankan kompleksitas permasalahan banjir yang membutuhkan penanganan terpadu. “Penanganan banjir tidak bisa diselesaikan dalam sehari. Perlu waktu panjang dan penanganan komprehensif, dari hilir sampai hulu,” ujarnya. Muntamah menjelaskan bahwa perbaikan hanya di hilir […]

  • Seorang pedagang kelapa kopyor di Desa Ngagel Dukuhseti Pati sedang mengemas buah kelapa kopyor untuk dijual

    Kelapa Kopyor Pati Permata Hijau di Pekarangan Rumah

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kelapa kopyor menjadi buah unggulan dari Pati Jawa Tengah yang memiliki nilai lebih dan keunikan rasanya sangat diminati.

expand_less