Breaking News
light_mode

MBG di Brebes Bermasalah, Edy Wuryanto Desak Standar Keamanan Pangan Diperketat

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
  • visibility 121

BREBES – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, dari Fraksi PDI Perjuangan, mengecam keras polemik yang muncul akibat surat pernyataan kontroversial dari MTs Negeri 2 Brebes terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Surat tersebut menuai reaksi negatif karena dianggap memberatkan orang tua siswa, dengan adanya klausul yang membebaskan sekolah dari tanggung jawab jika terjadi keracunan, serta mewajibkan penggantian wadah makan yang rusak seharga Rp80 ribu.

“Surat pernyataan itu jelas tidak bisa diterima. Keamanan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan,” ujar Edy Wuryanto dalam keterangannya.

“Kita semua mendukung Program Makan Bergizi Gratis, tetapi jangan sampai implementasinya justru menimbulkan keresahan di masyarakat. Program ini seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman, bukan malah menjadi beban tambahan bagi orang tua,” imbuhnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan bahwa pencabutan surat pernyataan tersebut adalah langkah yang tepat. Namun, ia mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan bahwa setiap penyedia makanan dalam program MBG memenuhi standar keamanan pangan yang ketat.

“Pemerintah wajib memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada anak-anak benar-benar aman dan bergizi. Sertifikasi dan pengawasan yang ketat adalah kunci untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, legislator dari Dapil Jawa Tengah III ini menyatakan bahwa negara harus hadir secara penuh dalam menjamin keamanan program MBG.

Ia menekankan bahwa jika terjadi kasus keracunan, seluruh biaya pengobatan harus ditanggung oleh pemerintah, bukan oleh orang tua atau pihak sekolah.

“Negara tidak boleh lepas tangan dalam hal ini. Jika ada anak yang keracunan akibat program ini, pemerintah harus bertanggung jawab penuh,” tandasnya.

Edy juga mendorong adanya keterlibatan aktif dari Puskesmas, tenaga gizi, dan petugas kesehatan lingkungan dalam mengawasi distribusi makanan di sekolah-sekolah.

Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang dikonsumsi oleh para siswa.

“Kita harus melibatkan semua pihak terkait untuk memastikan bahwa program ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Jangan sampai niat baik untuk meningkatkan gizi anak-anak justru menjadi bumerang,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan Bupati Pati Menjelang Ujian Nasional

    Pesan Bupati Pati Menjelang Ujian Nasional

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto menghadiri sosialisasi ujian nasional PATI– Sekitar 367 peserta yang terdiri dari Ketua Dewan pendidikan, Ketua PGRI, Korwilcam, Kepala SMP Negeri dan Swasta, Kepala MTs Negeri dan Swasta, Pengawas SD dan SMP, Ketua PKBM, Penilik Sekolah dan Kepala Pondok Pesantren mengikuti sosialisasi Penyelenggaraan Ujian Sekolah untuk SD/SMP sederajat di gedung PGRI Kabupaten Pati, Rabu […]

  • Razia Warung Satpol PP Sita 119 Botol Miras Berbagai Merk

    Razia Warung Satpol PP Sita 119 Botol Miras Berbagai Merk

    • calendar_month Kam, 25 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    PATI – Satpol PP kembali giat melakukan razia minuman keras (miras). Selasa (23/10) malam lalu, dari delapan sasaran razia, petugas mengamankan sebanyak 119 botol miras berbagai jenis. Kepala Satpol PP Hadi Santoso melalui Sekretaris Imam Rifai mengungkapkan, paling banyak warung yang menjual miras ditemukan di daerah kota. Tepatnya di sekitar GOR Pesantenan  Desa Puri Kecamatan […]

  • Peluncuran Buku “Bukan Kartini”: Refleksi Kegelisahan Perempuan Masa Kini

    Peluncuran Buku “Bukan Kartini”: Refleksi Kegelisahan Perempuan Masa Kini

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 169
    • 0Komentar

    JEPARA – Suasana hangat dan penuh antusias mewarnai peluncuran buku “Bukan Kartini”, kumpulan esai karya Septiana Wibowo, di Gedung Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Jepara, Sabtu (25/5/2025). Acara yang dihelat Komunitas Eks Prajabatan 2024 ini dihadiri para guru muda generasi Z, pegiat literasi, akademisi, dan tokoh sastra. Buku terbitan Ini Ibu Budi Publishing ini menyoroti […]

  • Kampoeng Kopi Camp : Tempat Detoks Digital dengan Pesona Alam dan Satwa Langka

    Kampoeng Kopi Camp : Tempat Detoks Digital dengan Pesona Alam dan Satwa Langka

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.096
    • 0Komentar

    JEPARA – Keindahan alam Pegunungan Muria menjadi latar belakang liburan akhir pekan yang tak terlupakan bagi Singgih Tri Nugroho (28) dan kawan-kawannya di Kampoeng Kopi Camp, Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara. Rombongan wisatawan asal Pati yang berniat berkemah dan menikmati suasana alam, tiba-tiba dibuat terperanjat oleh kehadiran satwa langka. Ketenangan area perkemahan yang awalnya terasa […]

  • Tugas Berat Sekda Pati yang Baru Jelang 2024

    Tugas Berat Sekda Pati yang Baru Jelang 2024

    • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jumani (memegang mic) menjadi Sekda Kabupaten Pati Jumani resmi menjadi Sekda Pati yang baru. Bupati mewanti-wanti Jumani agar serius bekerja. Mengingat tugas berat menanti, terutama di tahun politik 2024. Peran Sekda sangat sentral dalam hal penganggaran. Apalagi Sekda merupa Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). PATI – Bupati Haryanto menegaskan tugas berat menanti Sekda Pati […]

  • Sinergi BRI Peduli dan Yayasan Nurul Huda, BRI Kanca Pati Salurkan 500 Paket Sembako di Desa Ngablak

    Sinergi BRI Peduli dan Yayasan Nurul Huda, BRI Kanca Pati Salurkan 500 Paket Sembako di Desa Ngablak

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    PATI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Pati terus menguatkan peran sosialnya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu melalui Program BRI Peduli (Corporate Social Responsibility/CSR). Dalam kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Islam Nurul Huda Ngablak, BRI menyerahkan 500 paket sembako kepada warga Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Digelar pada […]

expand_less