Breaking News
light_mode

Komitmen Ansor Pati Siap Terjunkan Banser untuk Tutup Prostitusi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
  • visibility 866

 

Ketua GP Ansor Pati usai beraudiensi dengan Pemkab Pati.

Ansor
serius ingin membantu pemerintah menegakkan Perda dan menutup kegiatan
prostitusi. Langkah itu diiringi dengan penyiapan ribuan personel yang bakal
sukarela membantu Forkompinda.

PATI – Pimpinan
Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati menyatakan siap jika pemerintah
meminta bantuan mereka dalam menutup tempat prostitusi secara permanen. Ansor
bakal menerjunkan ribuan personel Banser untuk membantu Forkompimda memastikan
tempat-tempat pelacuran tak kembali beroperasi. Termasuk dalam pelaksanaan
rehabilitasi eks pekerja lokalisasi.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten
Pati Itqonul Hakim mengungkapkan masyarakat sudah cukup frustasi dengan
berlarut-larutnya proses penutupan kegiatan prostitusi  selama ini. Pihaknya berharap pemerintah
memiliki batas waktu yang jelas kapan sejumlah tempat lokalisasi tersebut
dipulihkan fungsi sosialnya seperti seharusnya.

“Kami ingin membantu
pemerintah. Sebagai bagian masyarakat kami juga ingin tahu program rehabilitasi
seperti apa yang telah disiapkan, barangkali kami bisa turut berkontribusi,”
terangnya saat beraudiensi dengan Pemkab Pati kemarin (4/10/2021).

Namun Itqon menilai
kebijakan penutupan sejumlah tempat lokalisasi saat ini nampak berjalan di
tempat. Sebab bangunan yang seharusnya telah dirobohkan, namun hingga kini
masih berdiri tegak di lahan yang bukan peruntukannya.

“Kami selaku masyarakat
tidak lagi mendengar kabar bagaimana perkembangannya. Kami dari GP Ansor siap
membantu untuk segera merobohkan bagunan di LI dan tempat prostitusi lainnya.
Jika terus berlarut-larut, kami akan mengerahkan personil untuk turun ke jalan
kalau perlu,” tegasnya.

Sementara itu Kasatpol PP
Pati Sugiyono mengatakan, untuk progres penutupan tempat-tempat prostitusi itu
memang dilakukan secara bertahap. Ia mengungkapkan Bupati Pati sudah
mengeluarkan surat peringatan agar pemilik bangunan merobohkannya secara
mandiri.

“Pak Bupati Pati sudah
membuat surat peringatan pertama per 1 Oktober kemarin. Surat peringatan ini berjangka
tiga bulan. Kalau tiga bulan belum dirobohkan, maka akan ada surat peringatan
yang kedua,” terangnya.

Dirinya juga berterimakasih
atas dukungan yang diberikan dari berbagai pihak, termasuk GP Ansor.
Menurutnya, Forkopimda memang sudah berkomitmen untuk menutup tempat-tempat
prostitusi.

“Ada empat lokalisasi di
Pati yang cukup besar, pertama yang terbesar adalah LI, Ngemblok City, Kampung
Baru dan Wagenan. Juga beberapa yang kecil-kecil yang tersebar sudah kami
tutup. Bahkan tim kami juga membuat pos penjagaan di masing-masing lokasi,”
tandasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teliti “Cagar Budaya” di Gunungsari Pati

    Teliti “Cagar Budaya” di Gunungsari Pati

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

      Penelitian bangunan diduga cagar budaya di Desa Gunungsari, Tlogowungu, Pati PATI – Keberadaan sejumlah objek diduga cagar budaya di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu mendapat perhatian dari Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah. Diberitakan Suara Merdeka (18/3/2021), upaya observasi pun dilakukan tim BPCB Jateng dengan mendatangi langsung Candi Pomahan Ajar di Desa Gunungsari, […]

  • Pansus Hak Angket Minta Bupati Pati Lebih Bijak dalam Berkomunikasi

    Pansus Hak Angket Minta Bupati Pati Lebih Bijak dalam Berkomunikasi

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 649
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, menyoroti tantangan Bupati Sudewo kepada masyarakat terkait pajak bumi dan bangunan (PBB) yang berujung pada demonstrasi besar beberapa bulan lalu. Pansus menilai, tindakan tersebut telah mengganggu stabilitas nasional. Hal ini disampaikan dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Pati pada Jumat, 31 Oktober 2025, dengan agenda […]

  • Pemeriksaan Daging Jelang Lebaran di Pati, Dispertan Pastikan Layak untuk Dikonsumsi

    Pemeriksaan Daging Jelang Lebaran di Pati, Dispertan Pastikan Layak untuk Dikonsumsi

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.499
    • 0Komentar

    PATI – Seiring dengan kedatangan Hari Raya Idul Fitri, Dinas Pertanian Kabupaten Pati bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah melakukan pemeriksaan terhadap daging serta telur yang diperjualbelikan di beberapa pasar tradisional pada hari Senin (16/3). Pengecekan yang dilakukan di Pasar Puri Baru dan Pasar Rogowongso menghasilkan […]

  • Filter Inlet Outlet Bikin Irigasi Persawahan Jadi Sehat

    Filter Inlet Outlet Bikin Irigasi Persawahan Jadi Sehat

    • calendar_month Kam, 12 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Teknologi penyaringan air sebelum dan sesudah masuk area persawahan, dinilai sangat diperlukan. Hal ini mengingat air yang berasal dari sungai maupun sawah yang digunakan untuk irigasi, dimungkinkan mengandung kontaminan logam berat maupun residu pestisida, tentu dampaknya adalah kesehatan manusia. “Hasil penelitian yang kami lakukan, menunjukkan bahwa penggunaan pestisida di lahan pertanian dapat mengakibatkan akumulasi residu […]

  • DPRD Pati Dorong Peningkatan Layanan di Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan

    DPRD Pati Dorong Peningkatan Layanan di Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 364
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong peningkatan layanan di tiga sektor vital: pertanian, pendidikan, dan kesehatan. Peningkatan ini dianggap krusial karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya memaksimalkan potensi sektor pertanian di Kabupaten Pati, yang dikenal sebagai “Bumi Mina Tani”. “Tentunya kalau menurut saya, sektor […]

  • DPRD Pati Gelar Paripurna Perdana, Bahas Evaluasi Gubernur Terhadap Raperda Perubahan APBD 2024

    DPRD Pati Gelar Paripurna Perdana, Bahas Evaluasi Gubernur Terhadap Raperda Perubahan APBD 2024

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar rapat paripurna perdana masa keanggotaan 2024-2029 pada Selasa (24/9/2024). Agenda utama rapat paripurna tersebut adalah penyampaian hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun 2024. Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Pati sementara, Ali Badrudin, bersama Wakil Ketua sementara, Hardi, […]

expand_less