Breaking News
light_mode

Komitmen Ansor Pati Siap Terjunkan Banser untuk Tutup Prostitusi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
  • visibility 986

 

Ketua GP Ansor Pati usai beraudiensi dengan Pemkab Pati.

Ansor
serius ingin membantu pemerintah menegakkan Perda dan menutup kegiatan
prostitusi. Langkah itu diiringi dengan penyiapan ribuan personel yang bakal
sukarela membantu Forkompinda.

PATI – Pimpinan
Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati menyatakan siap jika pemerintah
meminta bantuan mereka dalam menutup tempat prostitusi secara permanen. Ansor
bakal menerjunkan ribuan personel Banser untuk membantu Forkompimda memastikan
tempat-tempat pelacuran tak kembali beroperasi. Termasuk dalam pelaksanaan
rehabilitasi eks pekerja lokalisasi.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten
Pati Itqonul Hakim mengungkapkan masyarakat sudah cukup frustasi dengan
berlarut-larutnya proses penutupan kegiatan prostitusi  selama ini. Pihaknya berharap pemerintah
memiliki batas waktu yang jelas kapan sejumlah tempat lokalisasi tersebut
dipulihkan fungsi sosialnya seperti seharusnya.

“Kami ingin membantu
pemerintah. Sebagai bagian masyarakat kami juga ingin tahu program rehabilitasi
seperti apa yang telah disiapkan, barangkali kami bisa turut berkontribusi,”
terangnya saat beraudiensi dengan Pemkab Pati kemarin (4/10/2021).

Namun Itqon menilai
kebijakan penutupan sejumlah tempat lokalisasi saat ini nampak berjalan di
tempat. Sebab bangunan yang seharusnya telah dirobohkan, namun hingga kini
masih berdiri tegak di lahan yang bukan peruntukannya.

“Kami selaku masyarakat
tidak lagi mendengar kabar bagaimana perkembangannya. Kami dari GP Ansor siap
membantu untuk segera merobohkan bagunan di LI dan tempat prostitusi lainnya.
Jika terus berlarut-larut, kami akan mengerahkan personil untuk turun ke jalan
kalau perlu,” tegasnya.

Sementara itu Kasatpol PP
Pati Sugiyono mengatakan, untuk progres penutupan tempat-tempat prostitusi itu
memang dilakukan secara bertahap. Ia mengungkapkan Bupati Pati sudah
mengeluarkan surat peringatan agar pemilik bangunan merobohkannya secara
mandiri.

“Pak Bupati Pati sudah
membuat surat peringatan pertama per 1 Oktober kemarin. Surat peringatan ini berjangka
tiga bulan. Kalau tiga bulan belum dirobohkan, maka akan ada surat peringatan
yang kedua,” terangnya.

Dirinya juga berterimakasih
atas dukungan yang diberikan dari berbagai pihak, termasuk GP Ansor.
Menurutnya, Forkopimda memang sudah berkomitmen untuk menutup tempat-tempat
prostitusi.

“Ada empat lokalisasi di
Pati yang cukup besar, pertama yang terbesar adalah LI, Ngemblok City, Kampung
Baru dan Wagenan. Juga beberapa yang kecil-kecil yang tersebar sudah kami
tutup. Bahkan tim kami juga membuat pos penjagaan di masing-masing lokasi,”
tandasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU-PKB Harus Menang di Jepara pada Pemilu 2024

    NU-PKB Harus Menang di Jepara pada Pemilu 2024

    • calendar_month Sen, 23 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Kegiatan Muskercab 1 DPC PKB Jepara JEPARA – Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara KH. Hayatun Abdullah Hadziq menegaskan pada Pemilu 2024 mendatang NU dan PKB harus menang di Kota Ukir.  Hal itu diungkapkan dalam pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I DPC PKB Kabupaten Jepara di Kantor PKB Jalan MT. Haryono, Jepara, Sabtu (21/8/2021).  […]

  • Jalan Rusak Parah Ancam Pariwisata Pati, DPRD Turun Tangan

    Jalan Rusak Parah Ancam Pariwisata Pati, DPRD Turun Tangan

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 341
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi jalan Pati-Tlogowungu yang menjadi akses utama menuju sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Pati, seperti Wisata Jollong, Gunung Rowo, Air Terjun Tretes, dan Hutan Pinus Pangonan, memprihatinkan. Kerusakan parah berupa lubang-lubang besar di sepanjang jalan tersebut mengancam keselamatan pengguna jalan dan telah menyebabkan sejumlah kecelakaan. Dampaknya pun terasa pada sektor pariwisata dengan menurunnya […]

  • Warga Desa Watuaji Antusias Meriahkan Peluncuran Embung Pule Krentel

    Warga Desa Watuaji Antusias Meriahkan Peluncuran Embung Pule Krentel

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 368
    • 0Komentar

    JEPARA – Suasana meriah menyelimuti Desa Watuaji, Kecamatan Keling, Jepara dengan diadakannya acara peluncuran Embung Pule Krentel, yang dihadiri oleh sekitar 200 warga desa, perangkat desa, Karang Taruna, Banom NU, mahasiswa KKN IPMAFA, TIM Outbound Watuaji, dan Camat Keling, pada Minggu (18/08/2024). Sebelum acara peluncuran resmi, warga diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan menarik. Jalan […]

  • Ikon Kota Pati yang berada di kawasan alun-alun.

    Daftar 7 Kelebihan Kota Pati yang Pastinya Membuat Netizen Takjub

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 1.422
    • 0Komentar

      PATI – Kota Pati, terletak di Provinsi Jawa Tengah. Kota ini memiliki 7 kelebihan yang bisa membuat netizen takjub. Kota Pati dikenal memiliki sejumlah keunikan yang menjadikannya menarik untuk dikunjungi. Memang diakui kota Pati belum seterkenal kota-kota besar lainnya di Jawa Tengah seperti Semarang, Solo, Kudus dan Jepara. Namun Kota Pati menawarkan pesona tersendiri […]

  • Temuan Bangunan di Dukuh Cacah Bukan Makam Mbah Gamirah, Balai Arkeologi : Itu Bangunan Belanda

    Temuan Bangunan di Dukuh Cacah Bukan Makam Mbah Gamirah, Balai Arkeologi : Itu Bangunan Belanda

    • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Tim dari Balai Arkeologi Yogyakarta sedang mengamati beberapa temuan di lokasi punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati PATI – Setelah melakukan observasi selama dua hari, Balai Arkeologi Yogyakarta menyimpulkan, temuan warga berupa struktur bangunan di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo merupakan sebuah bangunan peninggalan kolonial Belanda. Bukan makam seperti yang diduga banyak pihak. […]

  • Tragis Cerita Banjir Bandang di Tunjungrejo

    Tragis Cerita Banjir Bandang di Tunjungrejo

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Kondisi pasca banjir bandang di Tunjungrejo Margoyoso Pati, Selasa (28/6/2022) Banjir bandang terjadi di Desa Tunjungrejo Kecamatan Margoyoso. Akibatnya puluhan rumah mengalami kerusakan. Banjir bandang terjadi akibat curah hujan yang tinggi pada Senin (27/6/2022). PATI – Sebanyak 26 rumah dilaporkan mengalami kerusakan. Sukarjan warga setempat menceritakan krobologi banjir bandang tersebut, awalnya sekitar pukul 20.30 WIB, […]

expand_less