Breaking News
light_mode

Komitmen Ansor Pati Siap Terjunkan Banser untuk Tutup Prostitusi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
  • visibility 775

 

Ketua GP Ansor Pati usai beraudiensi dengan Pemkab Pati.

Ansor
serius ingin membantu pemerintah menegakkan Perda dan menutup kegiatan
prostitusi. Langkah itu diiringi dengan penyiapan ribuan personel yang bakal
sukarela membantu Forkompinda.

PATI – Pimpinan
Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati menyatakan siap jika pemerintah
meminta bantuan mereka dalam menutup tempat prostitusi secara permanen. Ansor
bakal menerjunkan ribuan personel Banser untuk membantu Forkompimda memastikan
tempat-tempat pelacuran tak kembali beroperasi. Termasuk dalam pelaksanaan
rehabilitasi eks pekerja lokalisasi.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten
Pati Itqonul Hakim mengungkapkan masyarakat sudah cukup frustasi dengan
berlarut-larutnya proses penutupan kegiatan prostitusi  selama ini. Pihaknya berharap pemerintah
memiliki batas waktu yang jelas kapan sejumlah tempat lokalisasi tersebut
dipulihkan fungsi sosialnya seperti seharusnya.

“Kami ingin membantu
pemerintah. Sebagai bagian masyarakat kami juga ingin tahu program rehabilitasi
seperti apa yang telah disiapkan, barangkali kami bisa turut berkontribusi,”
terangnya saat beraudiensi dengan Pemkab Pati kemarin (4/10/2021).

Namun Itqon menilai
kebijakan penutupan sejumlah tempat lokalisasi saat ini nampak berjalan di
tempat. Sebab bangunan yang seharusnya telah dirobohkan, namun hingga kini
masih berdiri tegak di lahan yang bukan peruntukannya.

“Kami selaku masyarakat
tidak lagi mendengar kabar bagaimana perkembangannya. Kami dari GP Ansor siap
membantu untuk segera merobohkan bagunan di LI dan tempat prostitusi lainnya.
Jika terus berlarut-larut, kami akan mengerahkan personil untuk turun ke jalan
kalau perlu,” tegasnya.

Sementara itu Kasatpol PP
Pati Sugiyono mengatakan, untuk progres penutupan tempat-tempat prostitusi itu
memang dilakukan secara bertahap. Ia mengungkapkan Bupati Pati sudah
mengeluarkan surat peringatan agar pemilik bangunan merobohkannya secara
mandiri.

“Pak Bupati Pati sudah
membuat surat peringatan pertama per 1 Oktober kemarin. Surat peringatan ini berjangka
tiga bulan. Kalau tiga bulan belum dirobohkan, maka akan ada surat peringatan
yang kedua,” terangnya.

Dirinya juga berterimakasih
atas dukungan yang diberikan dari berbagai pihak, termasuk GP Ansor.
Menurutnya, Forkopimda memang sudah berkomitmen untuk menutup tempat-tempat
prostitusi.

“Ada empat lokalisasi di
Pati yang cukup besar, pertama yang terbesar adalah LI, Ngemblok City, Kampung
Baru dan Wagenan. Juga beberapa yang kecil-kecil yang tersebar sudah kami
tutup. Bahkan tim kami juga membuat pos penjagaan di masing-masing lokasi,”
tandasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilihan Ketua OSIS, Ajari Anak Berdemokrasi Sejak di Sekolah

    Pemilihan Ketua OSIS, Ajari Anak Berdemokrasi Sejak di Sekolah

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Seorang siswa yang akan memberikan hak suaranya dalam pemilihan umum ketua  Ikatan Siswa Luthful Ulum (ISLU) MA NU Luthful Ulum Dukuh Wonokerto, Desa Pasucen, Kecamatan  Trangkil PATI – Pelajaran berharga didapat siswa – siswi MA NU Luthful Ulum Dukuh Wonokerto, Desa Pasucen, Kecamatan  Trangkil. Mereka mendapat pelajaran demokrasi nyata melalui kegiatan Pemilihan Umum Ketua Ikatan Siswa Luthful […]

  • Relokasi PKL, Wajah Baru untuk Pati Lebih Rapi

    Relokasi PKL, Wajah Baru untuk Pati Lebih Rapi

    • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Bupati tinjau lokasi relokasi PATI – PKL yang saat ini masih berjualan di zona merah seperti di Alun-alun Simpanglima Pati bakal direlokasi. Pemkab Pati menargetkan relokasi bakal dilakukan awal Februari tahun 2019 ini. Terkait relokasi PKL ke area TPK Perhutani KPH Pati, pemerintah menggelar sosialisasi pagi kemarin di Pendapa Kabupaten Pati. Rencana relokasi ini pun […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Soroti Mutasi Jabatan yang Diduga Tidak Loyal

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Soroti Mutasi Jabatan yang Diduga Tidak Loyal

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 403
    • 0Komentar

    PATI – Kebijakan Bupati Pati, Sudewo, terkait mutasi jabatan yang seringkali dilakukan secara mendadak menjadi fokus pembahasan dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati pada hari Kamis (21/8/2025). Rapat tersebut menghadirkan Plt Kepala BKPSDM, Yogo Wibowo, yang saat ini menjabat sebagai Camat Jakenan. Pansus Hak Angket yang bertujuan untuk menyelidiki potensi pemakzulan Bupati […]

  • Pembukaan Popda Jepara tahun 2023

    POPDA Ajang Cari Bakat Olahraga Pelajar

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 282
    • 0Komentar

    POPDA Jepara tahun 2023 resmi digelar diharapkan menjadi cikal bakal bibit atlet yang berprestasi

  • Komisi D DPRD Pati Tinjau Langsung Sosialisasi Komite Sekolah di SMPN 1 Tayu

    Komisi D DPRD Pati Tinjau Langsung Sosialisasi Komite Sekolah di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.739
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati melakukan pemantauan pelaksanaan aturan komite sekolah dengan menghadiri kegiatan sosialisasi di SMPN 1 Tayu, Senin (20/4). Dalam kegiatan tersebut, rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, dan didampingi oleh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Kunjungan ini difokuskan pada sosialisasi Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016. […]

  • DPRD Pati Apresiasi Sedekah Laut, Dukung Kelestarian Budaya Pesisir

    DPRD Pati Apresiasi Sedekah Laut, Dukung Kelestarian Budaya Pesisir

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.900
    • 0Komentar

    PATI – Tradisi Sedekah Laut yang digelar di Juwana bukan sekadar ajaran sakral semata, melainkan telah menjadi bagian dari khazanah budaya lokal serta menjadi bukti nyata kekuatan kolektif masyarakat pesisir. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Komisi B DPRD Pati, Mukit, yang menyatakan dukungan penuh untuk menjaga kelangsungan tradisi yang telah melekat di kalangan masyarakat setempat. […]

expand_less