Breaking News
light_mode

Komitmen Ansor Pati Siap Terjunkan Banser untuk Tutup Prostitusi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
  • visibility 863

 

Ketua GP Ansor Pati usai beraudiensi dengan Pemkab Pati.

Ansor
serius ingin membantu pemerintah menegakkan Perda dan menutup kegiatan
prostitusi. Langkah itu diiringi dengan penyiapan ribuan personel yang bakal
sukarela membantu Forkompinda.

PATI – Pimpinan
Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati menyatakan siap jika pemerintah
meminta bantuan mereka dalam menutup tempat prostitusi secara permanen. Ansor
bakal menerjunkan ribuan personel Banser untuk membantu Forkompimda memastikan
tempat-tempat pelacuran tak kembali beroperasi. Termasuk dalam pelaksanaan
rehabilitasi eks pekerja lokalisasi.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten
Pati Itqonul Hakim mengungkapkan masyarakat sudah cukup frustasi dengan
berlarut-larutnya proses penutupan kegiatan prostitusi  selama ini. Pihaknya berharap pemerintah
memiliki batas waktu yang jelas kapan sejumlah tempat lokalisasi tersebut
dipulihkan fungsi sosialnya seperti seharusnya.

“Kami ingin membantu
pemerintah. Sebagai bagian masyarakat kami juga ingin tahu program rehabilitasi
seperti apa yang telah disiapkan, barangkali kami bisa turut berkontribusi,”
terangnya saat beraudiensi dengan Pemkab Pati kemarin (4/10/2021).

Namun Itqon menilai
kebijakan penutupan sejumlah tempat lokalisasi saat ini nampak berjalan di
tempat. Sebab bangunan yang seharusnya telah dirobohkan, namun hingga kini
masih berdiri tegak di lahan yang bukan peruntukannya.

“Kami selaku masyarakat
tidak lagi mendengar kabar bagaimana perkembangannya. Kami dari GP Ansor siap
membantu untuk segera merobohkan bagunan di LI dan tempat prostitusi lainnya.
Jika terus berlarut-larut, kami akan mengerahkan personil untuk turun ke jalan
kalau perlu,” tegasnya.

Sementara itu Kasatpol PP
Pati Sugiyono mengatakan, untuk progres penutupan tempat-tempat prostitusi itu
memang dilakukan secara bertahap. Ia mengungkapkan Bupati Pati sudah
mengeluarkan surat peringatan agar pemilik bangunan merobohkannya secara
mandiri.

“Pak Bupati Pati sudah
membuat surat peringatan pertama per 1 Oktober kemarin. Surat peringatan ini berjangka
tiga bulan. Kalau tiga bulan belum dirobohkan, maka akan ada surat peringatan
yang kedua,” terangnya.

Dirinya juga berterimakasih
atas dukungan yang diberikan dari berbagai pihak, termasuk GP Ansor.
Menurutnya, Forkopimda memang sudah berkomitmen untuk menutup tempat-tempat
prostitusi.

“Ada empat lokalisasi di
Pati yang cukup besar, pertama yang terbesar adalah LI, Ngemblok City, Kampung
Baru dan Wagenan. Juga beberapa yang kecil-kecil yang tersebar sudah kami
tutup. Bahkan tim kami juga membuat pos penjagaan di masing-masing lokasi,”
tandasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pati Perjuangkan Tuntutan Nelayan, Aspirasi Harga BBM Akan Dibawa ke Tingkat Pusat

    Pemkab Pati Perjuangkan Tuntutan Nelayan, Aspirasi Harga BBM Akan Dibawa ke Tingkat Pusat

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.489
    • 0Komentar

    PATI – Ratusan nelayan yang berdomisili di Kabupaten Pati melaksanakan aksi damai di halaman Pendopo Kabupaten, guna menyampaikan keluhan dan tuntutan terkait penetapan harga bahan bakar minyak atau BBM jenis non-subsidi. Menurut mereka, besaran harga yang berlaku saat ini dinilai belum berpihak dan memberatkan, sehingga berdampak langsung pada keberlangsungan usaha di sektor perikanan. Menyikapi aksi […]

  • Pedas Menggoda Seblak Mamita

    Pedas Menggoda Seblak Mamita

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Farida tak menyisakan sedikitpun kuah seblak spesial yang disantapnya di siang yang terik itu. Semua isinya tandas tak tersisa. Penggemar masakan pedas itu nampak puas dengan menu andalan dan paling laris di Kedai Mamita, Tayu tersebut. Semangkuk seblak spesial itu berisi krupuk, makaroni, bakso, sosis, ceker, dan telur. Dengan bumbu racikan dapur Kedai Mamita, seblak […]

  • Pastikan Ukuran, Dinas PUPR Kembali Cek Jembatan Karangbener

    Pastikan Ukuran, Dinas PUPR Kembali Cek Jembatan Karangbener

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    MENGUKUR – DINAS PUPR BERSAMA PELAKSANA LAPANGAN CV ANUGERAH SEDANG MENGUKUR PANJANG JEMBATAN KARANGBENER KUDUS – Banyaknya material bangunan yang menggunakan barang fabrikasi, membuat kontraktor dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) lebih jeli mengukur konstruksi jembatan. Hal ini dikatakan Nur Hasyim, pelaksana teknis lapangan Dinas PUPR saat mengecek pengerjaan Jembatan Kemang Karangbener kemarin. […]

  • Tinjau Stadion GBK, Pj Bupati Jepara Minta Perbaikan Fasilitas

    Tinjau Stadion GBK, Pj Bupati Jepara Minta Perbaikan Fasilitas

    • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

      Pj Bupati Jepara meninjau Stadion Gelora Bumi Kartini Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara mendesak untuk segera diperbaiki. Hal ini karena sejumlah fasilitasnya mengalami kerusakan. Seperti atap di tribun VIP, toilet, serta rolling door secretariat cabang olahraga. JEPARA – Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta meminta fasilitas di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara […]

  • Kuota PPDB SMP 90 Persen Zonasi, 5 Persen Prestasi dan Pindahan

    Kuota PPDB SMP 90 Persen Zonasi, 5 Persen Prestasi dan Pindahan

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PATI – Pada tahun ajaran 2019/2020, penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP didasarkan pada 90 persen sistem zonasi. Sisanya 5 persen prestasi, dan 5 persen lainnya adalah berdasarkan surat pindahan. Untuk zonasi tidak boleh kurang dari 90 persen. Harus diisi peserta didik dari zona tersebut. Sedangkan untuk prestasi dan pindahan maksimal diisi masing-masing 5 persen. […]

  • Polsek Margoyoso Tangani Laporan Upaya Pencurian Motor Karyawan PT Djarum di Ngemplak Kidul

    Polsek Margoyoso Tangani Laporan Upaya Pencurian Motor Karyawan PT Djarum di Ngemplak Kidul

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.817
    • 0Komentar

    PATI – Seorang wanita berinisial NK (25 tahun) ditahan petugas Polsek Margoyoso setelah dicurigai mencoba mencuri sepeda motor milik karyawan PT Djarum di lahan parkir Desa Ngemplak Kidul, Kecamatan Margoyoso, pada Selasa (27/1) sekitar pukul 05.00 WIB. Kejadian itu memicu kegelisahan di antara sejumlah karyawan yang baru tiba untuk bekerja. Sepeda motor Honda Vario berwarna […]

expand_less