Breaking News
light_mode

Komitmen Ansor Pati Siap Terjunkan Banser untuk Tutup Prostitusi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
  • visibility 938

 

Ketua GP Ansor Pati usai beraudiensi dengan Pemkab Pati.

Ansor
serius ingin membantu pemerintah menegakkan Perda dan menutup kegiatan
prostitusi. Langkah itu diiringi dengan penyiapan ribuan personel yang bakal
sukarela membantu Forkompinda.

PATI – Pimpinan
Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati menyatakan siap jika pemerintah
meminta bantuan mereka dalam menutup tempat prostitusi secara permanen. Ansor
bakal menerjunkan ribuan personel Banser untuk membantu Forkompimda memastikan
tempat-tempat pelacuran tak kembali beroperasi. Termasuk dalam pelaksanaan
rehabilitasi eks pekerja lokalisasi.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten
Pati Itqonul Hakim mengungkapkan masyarakat sudah cukup frustasi dengan
berlarut-larutnya proses penutupan kegiatan prostitusi  selama ini. Pihaknya berharap pemerintah
memiliki batas waktu yang jelas kapan sejumlah tempat lokalisasi tersebut
dipulihkan fungsi sosialnya seperti seharusnya.

“Kami ingin membantu
pemerintah. Sebagai bagian masyarakat kami juga ingin tahu program rehabilitasi
seperti apa yang telah disiapkan, barangkali kami bisa turut berkontribusi,”
terangnya saat beraudiensi dengan Pemkab Pati kemarin (4/10/2021).

Namun Itqon menilai
kebijakan penutupan sejumlah tempat lokalisasi saat ini nampak berjalan di
tempat. Sebab bangunan yang seharusnya telah dirobohkan, namun hingga kini
masih berdiri tegak di lahan yang bukan peruntukannya.

“Kami selaku masyarakat
tidak lagi mendengar kabar bagaimana perkembangannya. Kami dari GP Ansor siap
membantu untuk segera merobohkan bagunan di LI dan tempat prostitusi lainnya.
Jika terus berlarut-larut, kami akan mengerahkan personil untuk turun ke jalan
kalau perlu,” tegasnya.

Sementara itu Kasatpol PP
Pati Sugiyono mengatakan, untuk progres penutupan tempat-tempat prostitusi itu
memang dilakukan secara bertahap. Ia mengungkapkan Bupati Pati sudah
mengeluarkan surat peringatan agar pemilik bangunan merobohkannya secara
mandiri.

“Pak Bupati Pati sudah
membuat surat peringatan pertama per 1 Oktober kemarin. Surat peringatan ini berjangka
tiga bulan. Kalau tiga bulan belum dirobohkan, maka akan ada surat peringatan
yang kedua,” terangnya.

Dirinya juga berterimakasih
atas dukungan yang diberikan dari berbagai pihak, termasuk GP Ansor.
Menurutnya, Forkopimda memang sudah berkomitmen untuk menutup tempat-tempat
prostitusi.

“Ada empat lokalisasi di
Pati yang cukup besar, pertama yang terbesar adalah LI, Ngemblok City, Kampung
Baru dan Wagenan. Juga beberapa yang kecil-kecil yang tersebar sudah kami
tutup. Bahkan tim kami juga membuat pos penjagaan di masing-masing lokasi,”
tandasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi SAR Temukan Satu Korban Tewas Tenggelam di Sungai Desa Slungkep

    Operasi SAR Temukan Satu Korban Tewas Tenggelam di Sungai Desa Slungkep

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 350
    • 0Komentar

    PATI – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Sumijan (76), warga Desa Slungkep, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Desa Slungkep pada Jumat (11/4/2025) pukul 17.00 WIB, telah menemukan titik terang. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 11.15 WIB, sekitar 5 kilometer di utara lokasi kejadian. Sumijan dilaporkan pergi […]

  • Tafsir Progresif Kiai Said Aqil, Empat Metode Dakwah Nabi Untuk Kejayaan NU

    Tafsir Progresif Kiai Said Aqil, Empat Metode Dakwah Nabi Untuk Kejayaan NU

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 609
    • 0Komentar

    Kiai Said Aqil Siradj Nabi Muhammad diturunkan di masyarakat buta huruf (ummi) secara keilmuan dan sesat yang nyata secara peradaban. Namun Nabi mampu membangun umat yang wasatha (Red,moderat-toleran) sehingga mampu menjadi saksi dalam segala bidang. Baik agama, sosial, ekonomi, peradaban, dan politik. Masyarakat wasatha inilah yang mampu berperan membangkitkan kemajuan dan meraih cita-cita di berbagai […]

  • Profil KH Imam Shofwan Sesepuh NU Pati yang Wafat di Bulan Suci

    Profil KH Imam Shofwan Sesepuh NU Pati yang Wafat di Bulan Suci

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 507
    • 0Komentar

      KH Imam Shofwan  Di penghujung bulan Ramadan kabar duka menyelimuti warga nahdliyin Kota Pati, karena salah seorang sesepuh NU ini wafat, setelah menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan dari Rumah Sakit (RS) Rehatta Jepara menuju RS Moewardi Solo.  PATI – KH. Imam Shofwan adalah salah satu sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus mantan ketua NU […]

  • Sate Kambing Pak Muklas di Pasar Runting Pati.

    Sate Kambing Pak Muklas Runting Legendaris dan Jadi Rujukan di Pati

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 544
    • 0Komentar

    PATI – Bagi penggemar kuliner berbahan daging kambing, kuliner sate sudah pasti menjadi buruan. Salah satu rekomendasi sate kambing paling enak di Kota Pati adalah sate kambing muda Pak Muklas Runting. Sate kambing muda di tempat ini memiliki tekstur yang empuk, dan tidak bau prengus. Tiap tusuk satenya dagingnya lumayan besar. Pengunjung bakal dimanjakan dengan […]

  • Seni Ukir Jepara Terancam Punah PJ Bupati Minta Dibuatkan Roadmap

    Seni Ukir Jepara Terancam Punah PJ Bupati Minta Dibuatkan Roadmap

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    PJ Bupati Jepara melihat karya ukir Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta menaruh perhatian besar pada seni ukir khas Jepara. Sekuat tenaga jangan sampai warisan budaya ini punah digerus laju zaman. Karena itu pihaknya meminta dibuatkan roadmap sebagai upaya melestarikan warisan budaya ini. JEPARA – Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta meminta dibuat peta jalan atau roadmap […]

  • DPRD Pati Gelar Dua Rapat Paripurna Penting, Bahas APBD 2024 dan RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Gelar Dua Rapat Paripurna Penting, Bahas APBD 2024 dan RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 408
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar dua rapat paripurna penting pada Rabu (18/6/2025). Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD membahas dua dokumen krusial dalam tata kelola pemerintahan daerah. Agenda pertama adalah penyampaian penjelasan Bupati Pati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2024. Bupati […]

expand_less