Breaking News
light_mode

Komitmen Ansor Pati Siap Terjunkan Banser untuk Tutup Prostitusi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
  • visibility 836

 

Ketua GP Ansor Pati usai beraudiensi dengan Pemkab Pati.

Ansor
serius ingin membantu pemerintah menegakkan Perda dan menutup kegiatan
prostitusi. Langkah itu diiringi dengan penyiapan ribuan personel yang bakal
sukarela membantu Forkompinda.

PATI – Pimpinan
Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati menyatakan siap jika pemerintah
meminta bantuan mereka dalam menutup tempat prostitusi secara permanen. Ansor
bakal menerjunkan ribuan personel Banser untuk membantu Forkompimda memastikan
tempat-tempat pelacuran tak kembali beroperasi. Termasuk dalam pelaksanaan
rehabilitasi eks pekerja lokalisasi.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten
Pati Itqonul Hakim mengungkapkan masyarakat sudah cukup frustasi dengan
berlarut-larutnya proses penutupan kegiatan prostitusi  selama ini. Pihaknya berharap pemerintah
memiliki batas waktu yang jelas kapan sejumlah tempat lokalisasi tersebut
dipulihkan fungsi sosialnya seperti seharusnya.

“Kami ingin membantu
pemerintah. Sebagai bagian masyarakat kami juga ingin tahu program rehabilitasi
seperti apa yang telah disiapkan, barangkali kami bisa turut berkontribusi,”
terangnya saat beraudiensi dengan Pemkab Pati kemarin (4/10/2021).

Namun Itqon menilai
kebijakan penutupan sejumlah tempat lokalisasi saat ini nampak berjalan di
tempat. Sebab bangunan yang seharusnya telah dirobohkan, namun hingga kini
masih berdiri tegak di lahan yang bukan peruntukannya.

“Kami selaku masyarakat
tidak lagi mendengar kabar bagaimana perkembangannya. Kami dari GP Ansor siap
membantu untuk segera merobohkan bagunan di LI dan tempat prostitusi lainnya.
Jika terus berlarut-larut, kami akan mengerahkan personil untuk turun ke jalan
kalau perlu,” tegasnya.

Sementara itu Kasatpol PP
Pati Sugiyono mengatakan, untuk progres penutupan tempat-tempat prostitusi itu
memang dilakukan secara bertahap. Ia mengungkapkan Bupati Pati sudah
mengeluarkan surat peringatan agar pemilik bangunan merobohkannya secara
mandiri.

“Pak Bupati Pati sudah
membuat surat peringatan pertama per 1 Oktober kemarin. Surat peringatan ini berjangka
tiga bulan. Kalau tiga bulan belum dirobohkan, maka akan ada surat peringatan
yang kedua,” terangnya.

Dirinya juga berterimakasih
atas dukungan yang diberikan dari berbagai pihak, termasuk GP Ansor.
Menurutnya, Forkopimda memang sudah berkomitmen untuk menutup tempat-tempat
prostitusi.

“Ada empat lokalisasi di
Pati yang cukup besar, pertama yang terbesar adalah LI, Ngemblok City, Kampung
Baru dan Wagenan. Juga beberapa yang kecil-kecil yang tersebar sudah kami
tutup. Bahkan tim kami juga membuat pos penjagaan di masing-masing lokasi,”
tandasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Perkuat Pembinaan Sektor Tanaman Buah

    DPRD Pati Dorong Pemkab Perkuat Pembinaan Sektor Tanaman Buah

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.358
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten untuk meningkatkan intensitas dukungan dan perhatian terhadap pengembangan sektor tanaman buah. Jika selama ini perhatian lebih banyak tertuju pada komoditas pangan utama seperti padi dan jagung, ke depannya sektor hortikultura juga perlu digarap secara serius. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak taraf hidup dan kesejahteraan […]

  • Penanganan Kasus Wartawan Abal-Abal Dinilai Lambat, Kuasa Hukum Bakal Demo Polresta Pati

    Penanganan Kasus Wartawan Abal-Abal Dinilai Lambat, Kuasa Hukum Bakal Demo Polresta Pati

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Nimerodi Gulo, kuasa hukum para korban PATI – Kuasa hukum para korban pemerasan yang dilakukan oleh wartawan abal-abal mendorong pihak kepolisian agar cepat menangani dugaan kasus pemerasan di beberapa SPBU di Kabupaten Pati. Jika tidak, dalam waktu dekat ia bakal menggeruduk Mapolresta Pati. “Misalnya ini kalau tidak ditingkatkan kasusnya, pekan depan saya bawa masa untuk […]

  • Pemain Persijap Iqmal berebut bola dengan pemain PSIS/INSTAGRAM PERSIJAP

    Uji Coba Persijap Jepara Kalahkan PSIS Semarang

    • calendar_month Sen, 12 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

       Pemain Persijap Iqmal berebut bola dengan pemain PSIS/INSTAGRAM PERSIJAP Kemenangan dalam laga uji coba memang tidak penting-penting amat. Tetapi bisa mencetak gol dan membalikkan kedudukan memiliki arti tersendiri. Yaitu mental bertanding yang kuat. Sebuah modal penting untuk mengarungi kompetisi liga. Menjadi sebuah keyakinan jika pemain bisa bersama-sama meraih kemenangan. JEPARA – Persijap Jepara menang […]

  • Haidar Ali berhasil meraih prestasi membanggakan

    Haidar Ali Siswa SD Islam Kauman Pati Borong Tiga Medali Emas Olimpiade Nasional

    • calendar_month Kam, 16 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Haidar Ali berhasil meraih prestasi membanggakan Prestasi membanggakan diraih siswa SD Islam Kauman di ajang lomba tingkat nasional. Adalah Muhammad Haidar Ali yang membawa pulang tiga medali emas dalam ajang Olimpiade Sains Madrasah PATI – Kepala SD Islam Kauman Pati Riyanawati sangat bergembira karena anak didiknya berhasil membukukan prestasi membanggakan dalam ajang perlombaan tingkat nasional. […]

  • Harga Solar Non-Subsidi Membebani Nelayan, DPRD Pati Minta Pemerintah Pusat Sediakan BBM Khusus

    Harga Solar Non-Subsidi Membebani Nelayan, DPRD Pati Minta Pemerintah Pusat Sediakan BBM Khusus

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.363
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak pemerintah pusat untuk segera mewujudkan kebijakan penyediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar khusus bagi nelayan. Usulan ini disampaikan menyusul mahalnya harga solar non-subsidi yang dirasa sangat memberatkan pelaku usaha perikanan dan para nelayan. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menyatakan bahwa ketersediaan solar […]

  • Beban Anggaran Bertambah, DPRD Pati Khawatir Belanja Pegawai Lebihi Batas

    Beban Anggaran Bertambah, DPRD Pati Khawatir Belanja Pegawai Lebihi Batas

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.732
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti komposisi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang saat ini mencapai 34 persen. Pihak legislatif mewaspadai potensi kenaikan angka tersebut jika kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu direalisasikan. Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, […]

expand_less