Breaking News
light_mode

DPRD Pati Soroti Ribuan Kapal Nelayan Juwana Berhenti Melaut Akibat Harga Solar Mahal

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
  • visibility 99.004

PATI – Ribuan unit kapal nelayan yang beroperasi di kawasan pesisir dan aliran sungai Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, diketahui berhenti beraktivitas dan tidak melaut.

Keputusan ini diambil imbas dari kenaikan harga bahan bakar minyak jenis solar non-subsidi yang menjadi penunjang utama operasional kapal mereka.

Kondisi kritis tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, saat mendampingi kunjungan kerja Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, di Dermaga Desa Bendar, Kecamatan Juwana, pada Sabtu (16/5/2026).

Menurut Mukit, kehadiran perwakilan dari DPR RI diharapkan dapat menjadi wadah penampungan aspirasi sekaligus solusi atas permasalahan yang menimpa para nelayan Juwana.

Ia menjelaskan, banyak kapal berukuran besar di atas 30 gross ton (GT), baik yang beroperasi di wilayah utara maupun selatan pesisir Juwana, kini tidak bisa berlayar lagi karena terbebani tingginya harga BBM.

“Dengan hadirnya Komisi IV DPR RI ini menjadi angin segar bagi nelayan. Harapannya, permasalahan nelayan bisa diketahui secara langsung karena kondisi di lapangan terlihat jelas, mulai dari utara sampai selatan kapal masih belum melaut,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahan bakar minyak merupakan kebutuhan paling mendasar bagi para nelayan untuk menjalankan armada kapal. Tanpa kepastian harga yang stabil dan terjangkau, sulit bagi mereka untuk tetap melakukan aktivitas melaut guna memenuhi kebutuhan hidup.

“BBM ini ibarat darah bagi nelayan. Kalau tidak ada BBM, kapal tidak bisa bergerak dan nelayan tidak bisa melaut,” katanya.

Salah satu nahkoda kapal yang turut merasakan dampak langsung kenaikan harga solar non-subsidi adalah Suroso. Ia mengaku, lonjakan harga yang mencapai Rp30 ribu per liter membuat dirinya dan awak kapal terpaksa menghentikan aktivitas melaut selama tiga bulan terakhir.

“Kami sudah lebih dari 20 tahun menjadi nahkoda dan memahami kondisi di lapangan. Kenaikan harga solar non-subsidi sangat membebani kami,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tingginya biaya operasional yang harus dikeluarkan membuat pendapatan hasil tangkapan menjadi tidak sebanding. Akibatnya, banyak nelayan memilih berhenti sementara waktu demi menghindari kerugian yang lebih besar.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbanyak Taman Baca Jadi Kunci, DPRD Pati Dorong Gencarkan Budaya Membaca

    Perbanyak Taman Baca Jadi Kunci, DPRD Pati Dorong Gencarkan Budaya Membaca

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.350
    • 0Komentar

    PATI – Upaya membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pati tak lepas dari peran penting budaya membaca. Oleh karena itu, peningkatan minat dan kebiasaan membaca di tengah masyarakat menjadi hal yang terus didorong dan diupayakan untuk terus berkembang. Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKB, Muntamah. Menurutnya, salah satu langkah […]

  • Perum BULOG Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Bencana di Tiga Kabupaten Jawa Tengah

    Perum BULOG Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Bencana di Tiga Kabupaten Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.547
    • 0Komentar

    JEPARA — Perum BULOG melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Kudus, Pati, dan Jepara, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Bulog Peduli Bencana dan dilakukan pada kamis (15/1/2026) sebagai bentuk kepedulian serta komitmen terhadap daerah terdampak. Bencana […]

  • Dua Aktivis AMPB Bebas Setelah Vonis 6 Bulan dengan Pengawasan 10 Bulan

    Dua Aktivis AMPB Bebas Setelah Vonis 6 Bulan dengan Pengawasan 10 Bulan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.835
    • 0Komentar

    PATI – Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto, dua tokoh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), akhirnya merasakan kebebasan setelah Pengadilan Negeri Pati mengumumkan putusan vonis pada hari Kamis (5/3/2026) di Ruang Sidang Cakra. Majelis Hakim yang dipimpin oleh Muhamad Fauzan Haryadi menjatuhkan pidana penjara selama 6 bulan beserta masa pengawasan 10 bulan bagi kedua terdakwa, […]

  • Bupati Pati Sambut Hangat Kunjungan Anak-Anak KB Plataran Bocah di Pendopo Kabupaten

    Bupati Pati Sambut Hangat Kunjungan Anak-Anak KB Plataran Bocah di Pendopo Kabupaten

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 238
    • 0Komentar

    PATI – Suasana ceria mewarnai Pendopo Kabupaten Pati saat Bupati Sudewo menerima kunjungan dari anak-anak Kelompok Bermain (KB) Plataran Bocah. Kunjungan ini menjadi ajang pengenalan bagi para siswa terhadap berbagai ruangan yang ada di Pendopo, yang merupakan simbol rumah rakyat Kabupaten Pati. Sudewo menyambut baik kedatangan anak-anak beserta guru pendamping dan menyampaikan apresiasinya. Beliau menjelaskan […]

  • Edy Wuryanto: MBG Harus Berdampak Ekonomi, Manfaatnya Wajib Dirasakan Petani dan UMKM

    Edy Wuryanto: MBG Harus Berdampak Ekonomi, Manfaatnya Wajib Dirasakan Petani dan UMKM

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.712
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyambut baik langkah pembenahan tata kelola dan sistem pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, ia menegaskan perbaikan tidak boleh hanya berhenti pada aspek administrasi atau pengawasan semata. Menurutnya, penataan sistem rantai pasok menjadi hal […]

  • Susah Payah Persijap Jepara Memungut Tiga Poin Perdana

    Susah Payah Persijap Jepara Memungut Tiga Poin Perdana

    • calendar_month Sen, 30 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 606
    • 0Komentar

    DOKUMEN PERSIJAP JEPARA  JEPARA – Persijap Jepara berhasil mengamankan tiga poin saat menjamu tamunya Persatu Tuban Minggu (29/7/2018) di Stadion Gelora Bumi Kartini. Bermain dihadapan ribuan pendukungnya, Persijap harus jatuh bangun menjemput kemenangan di laga perdana Liga 3 Nasional itu dengan skor 2-1. Sejak peluit tanda pertandingan dimulai kedua kesebelasan langsung tancap gas saling menyerang. […]

expand_less