Breaking News
light_mode

Kirab Satu Negeri di Jepara, Napak Tilasi Tempat Bersejarah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
  • visibility 94





Lapangan RS dr Rehatta Desa Kelet Kecamatan Keling
mendadak ramai Rabu (17/10/2018). Ratusan kader Nahdlatul Ulama’ mulai dari GP
Ansor, IPNU, IPPNU, Muslimat, dan Fatayat berkumpul menyambut rombongan Kirab
Satu Negeri (KSN). Pagi itu dilakukan serah terima pasukan pembawa pataka merah
putih dari GP Ansor Pati kepada GP Ansor Jepara.

Usai serah terima, sebanyak 17
pataka merah putih dikirab menyusuri jalan raya sepanjang 60 kilometer. Dimulai
dari Kecamatan Keling hingga finish di Kecamatan Mayong. Dalam kirab ini
pasukan pembawa pataka GP Ansor terbagi menjadi dua tim.
Tim pertama bertugas membawa
merah putih dari Lapangan RS dr Rehatta Kelet Jepara menuju Pendapa Kabupaten
Jepara. Setelah sampai di pendapa, romobongan KSN diterima Bupati Jepara Ahmad
Marzuqi dan Ketua PCNU Jepara KH. Hayatun Nufus Abdullah Hadziq.
Kader IPPNU Keling sedang menunggu serah terima pasukan pembawa pataka merah putih dari GP Ansor Pati


Pasukan KSN 1 kemudian
menyerahkan bendera kepada Pasukan KSN 2. Selanjutnya dikirab menuju Makam
Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat Mantingan. Memeriahkan kirab, tampil
Marching Band Banser, yang diikuti 17 mobil bouble
cabin,
dan 100 mobil dari tujuh kecamatan. Sesampainya di Mantingan,
Pasukan KSN yang juga dikirab ratusan kader Ansor Banser ziarah di makam wali
Kota Ukir tersebut. 
Setelah selesai perjalanan
dilanjutkan menuju pendapa Kecamatan Mayong. Sempat diguyur hujan, pasukan
sampai di  Pendapa Kecamatan Mayong sore hari.
Pasukan dan bendera diinapkan di Mayong. 
Dilanjutkan salawatan dan malam budaya. 
Hari ini Kamis (18/10/2018) pasukan akan menyerahkan bendera kepada tim
KSN Kudus untuk dilanjutkan.
Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor
Kabupaten Jepara Syamsul Anwar mengatakan, kegiatan kirab ini merupakan
kegiatan nasional yang bertujuan untuk tetap bersatu dalam wadah kebhinekaan.
Tidak ada yang saling menjatuhkan, apapun suku dan asal daerahnya. “Ketika kita
sudah menginjak di Indonesia adalah satu kesatuan,” ujarnya.
Prosesi kirab diberhentikan di
Makam Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat, Mantingan untuk melakukan doa
bersama. Dengan wasilah wali dan penguasa Jepara terdahulu dipanjatkan doa
untuk keselamatan Kota Ukir dan Indonesia secara umum. “Kami juga menginap di tempat
kelahiran RA. Kartini. GP  Ansor
mengingatkan kembali perjuangan para pendahulu bangsa dengan menapak tilasi
tempat-tempat bersejarah,” katanya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cukup Infaq Rp 2000, Warga Pati Bisa Nikmati Sarapan di Pojok Berkah 2000

    Cukup Infaq Rp 2000, Warga Pati Bisa Nikmati Sarapan di Pojok Berkah 2000

    • calendar_month Jum, 23 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 103
    • 0Komentar

    PATI – Pojok Berkah 2000 Pati menawarkan sarapan lengkap hanya dengan berinfaq Rp 2000. Tempat ini terletak di Ruko Salza, dekat Alun-Alun Pati dan buka setiap Jumat pagi. Setiap minggu, menu di Pojok Berkah selalu berubah. Pada Jumat (23/2/2024), mereka menyajikan nasi gandul disertai keripik tempe dan semangka, serta minuman seperti kopi, teh, dan air […]

  • Bupati Pati: Revitalisasi Pasar Puri untuk Kenyamanan Pedagang dan Pembeli

    Bupati Pati: Revitalisasi Pasar Puri untuk Kenyamanan Pedagang dan Pembeli

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, terjun langsung memantau Pasar Puri, memastikan revitalisasi bukan sekadar janji manis. Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Pati dalam meningkatkan kualitas infrastruktur ekonomi kerakyatan, Jumat (24/10/2025). Sudewo tak hanya berkeliling melihat kondisi pasar, tapi juga menyempatkan diri berdialog hangat dengan para pedagang. Ia mendengarkan keluh kesah mereka, mencatat setiap […]

  • Cerewet Membawa Berkah

    Cerewet Membawa Berkah

    • calendar_month Sab, 16 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Eka Agustina Novita Sari Banyak orang yang kesel, ketika berhadapan dengan orang yang cerewet. Namun orang cerewet tak selamanya bikin kesal. Buktinya Eka Agustina Novita sari. Berkat kecerewetannya ia malah menemukan bakat terpendamnya, ia menekuni dunia Master Ceremony (MC) berkat polahnya yang cerewet. ”Saya dulu pernah ikut foto-foto jadi model. Saat sesi foto itu saya […]

  • Dodol Pamelo Go Internasional, Dipesan TKI Korea dan Taiwan

    Dodol Pamelo Go Internasional, Dipesan TKI Korea dan Taiwan

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Produk dodol Jeruk Pamelo  Panganan dodol termasuk jenis olahan baru untuk Jeruk Pamelo yang banyak tumbuh di Desa Bageng Kecamatan Gembong, Pati. Meski baru, rasa khas dodol berbahan dasar buah Jeruk Pamelo ini mulai memikat lidah penggemar dodol. Sejak dua pekan lalu, pesanan dodol ini mulai mengalami kenaikan. Pemesan dodol Jeruk Pamelo ini datang dari […]

  • Pakai Dana Desa Atasi Darurat Virus Korona

    Pakai Dana Desa Atasi Darurat Virus Korona

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    jepara.go.id Pemerintah desa dapat mengalokasikan sebagian dana desanya untuk mendukung langkah pencegahan persebaran virus corona. Realokasi anggaran itu sudah ada petunjuk teknisnya. Hal itu disampaikan langsung Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi belum lama ini. ”Dana desa dapat direalokasi untuk itu. Pemerintah desa dapat mengalokasikan sebagian dana desanya. Termasuk pemberian sembako bagi warga miskin terdampak. Sudah […]

  • Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Ning Sri dan para karyawannya  Gegap gempita Hari Santri Nasional 2019, tak boleh numpang lewat saja. Mesti ada nilai-nilai yang dipetik untuk mencipta sebuah perubahan. Sri Handayani, pengusaha asal Pati yang pernah menimba ilmu di pesantren menyebut, santri harus mampu berperan meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Dalam rangka menghadapi tantangan global. *** Kabupaten Pati, sebagai […]

expand_less