Breaking News
light_mode

Ki Samin Surosentiko Diusulkan jadi Pahlawan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 20 Agu 2022
  • visibility 113
Peringatan kemerdekaan Republik Indonesia di bukit Ngalang Alangan Pegunungan Kendeng, Desa Kedumulyo, Sukolilo.

PATI – Dalam momen peringatan kemerdekaan ke-77 tahun 2022
ini banyak usulan agar Ki Samin Surosentiko diberi gelar pejuang. Hal itu
diungkapkan oleh tokoh Samin di kawasan Pegunungan Kendeng, Gunretno

Hanya saja, sebagai penerus perjuangan Mbah Samin dia
menyebut jika cukup disebut pejuang. “Terlepas penamaan pahlawan tentu monggo
saja,”terangnya dalam momen upacara HUT ke-77 Republik Indonesia yang digelar
di Ngalang Alangan di Pegunungan Kendeng di Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo,
Pati, Jawa Tengah pada 17 Agustus 2022.

Dia mengatakan Mbah Samin memang memiliki bentuk perjuangan
yang begitu panjang. Terutama berjuang tanpa kekerasan. Meskipun pada akhirnya
Mbah Samin berakhir ditangkap juga.

“Meski Mbah Samin tidak dicatat, namun perlu diakui, hingga
saat ini ada penerusnya untuk terus berjuang,”terangnya.

Dalam momen peringatan kemerdekaan itu tampak ratusan warga
berdatangan ke bukit Ngalang Alangan di Pegunungan Kendeng di Desa Kedumulyo,
Kecamatan Sukolilo. Anak-anak, ibu-ibu maupun bapak-bapak semuanya tampak
bersuka cita.

Mereka mengenakan kebaya dan jarik yang biasa dikenakan.
Meski jalannya cukup menanjak dan curam mereka tak tampak mengeluh. Meski ada
yang terlihat beristirahat baru kemudian melanjutkan perjalannya kembali.

Sesampainya diatas, anak muda tampak membentangkan bendera
merah putih yang begitu panjang. Diperkirakan panjangnya lebih dari 20 meter
dan tinggi sekitar tiga meter. Bendera itu berada tepat diantara dua bukit yang
ada di belakangnya.

Antusias

Sementara di bagian lahan yang cukup lapang, ratusan warga
yang berdatangan itu kemudian membentuk barisan berputar. Rupanya tak hanya
warga Kendeng dan dari Sedulur Sikep ada pula yang berasal dari akademi, dan
advokasi. Adapula yang datang dari Blora, dan Kudus.

Di sisi barat tampak ada yang berpakaian ala punokawan dan
mimbar sederhana serta lesung yang dimainkan oleh ibu-ibu. Ilustrasi musik
lesung bersama tembang macapat itu juga yang mengiringi jalannya upacara yang
dilanjutkan dengan brokohan atau doa dan makan bersama diatas gunung tersebut.

Gunretno, pemimpin upacara mengatakan kegiatan itu merupakan
upacara rakyat. Meski dilakukan secara sederhana termasuk kemampuan baris
berbarisnya, namun upacara tersebut tak sekadar seremonial saja.

“Yang disampaikan ini akan menjadi proses demi proses agar
bisa menjadi laku keseharian. Bagaimanapun kemerdekaan harus terus dijaga.
Sedulur Kendeng benar-benar meneruskan perjuangan para pahlawan yang membela
bangsanya,” pungkasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampanye #BungkusWae, Coffe Shop di Pati Beri Diskon 10 Persen

    Kampanye #BungkusWae, Coffe Shop di Pati Beri Diskon 10 Persen

    • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 151
    • 0Komentar

      Salah seorang pelanggan menerima bungkusan pesanannya di Selasar Coffe and Gelato, Pati. Berangkat dari situasi sulit di tengah pandemi (pembatasan aktivitas masyarakat) berbagai coffee shop di Pati lantas berkolaborasi untuk menginisiasi sebuah gerakan bertajuk #BungkusWae sebagai solusi bertahan di tengah pandemi. PATI – Kasus COVID-19 yang semakin meningkat di Kabupaten Pati membuat pemerintah semakin […]

  • Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim.

    Pesan Ketua NU Pati ; Tahun Politik Harus Adem

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Menjelang tahun politik 2024 Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, K.H Yusuf Hasyim meminta agar warga Nahdliyyin tetap adem dan menjaga kondusifitas.

  • Polresta Pati Inisiasi Deklarasi Damai Bersama PST dan Ojol

    Polresta Pati Inisiasi Deklarasi Damai Bersama PST dan Ojol

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 157
    • 0Komentar

    PATI – Sinergi antara masyarakat dan kepolisian terus digalakkan di Kabupaten Pati demi menjaga keamanan dan ketertiban. Deklarasi Kelompok PST (Pati Semua Teman) bersama komunitas ojek online (Ojol) menjadi bukti nyata kolaborasi ini. Acara yang digelar di Mapolsek Pati Kota pada Selasa (21/10/2025) sore, dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk pejabat kepolisian dan perwakilan komunitas. […]

  • Kepala BKPP Pati : Hati-hati Oknum Tawarkan Kelulusan CASN

    Kepala BKPP Pati : Hati-hati Oknum Tawarkan Kelulusan CASN

    • calendar_month Ming, 10 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

      Kepala BKPP Saiful Ikmal PATI – Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati Saiful Ikmal menegaskan penyelenggaraan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dilakukan dengan transparan dan jujur. Karena itu pihaknya mengingatkan agar para peserta berhati – hati terhadap oknum yang mengaku atau menjanjikan dapat meloloskan tes CPNS dan PPPK terlebih sampai […]

  • Dari Singkong SMK Cordova Memborong Juara Pati Innovation Award 2021

    Dari Singkong SMK Cordova Memborong Juara Pati Innovation Award 2021

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

      SMK Cordova Margoyoso panen prestasi tahun ini. Dalam ajang Pati Innovation Award 2021, sekolah itu menyabet tiga juara. PATI – SMK Cordova meraih juara 1 dan harapan 1 kategori pelajar/mahasiswa serta juara harapan 1 kategori umum yang diikuti oleh guru setempat. Ketiga nomor juara tersebut, seluruhnya didapatkan berkat hasil penelitian dan inovasi yang berkaitan […]

  • Siswa MTs Tarbiyatul Banin Sukses Kembangkan Pupuk Hayati, Bantu Petani Tingkatkan Hasil Panen

    Siswa MTs Tarbiyatul Banin Sukses Kembangkan Pupuk Hayati, Bantu Petani Tingkatkan Hasil Panen

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 239
    • 0Komentar

    PATI – Kelas riset di MTs Tarbiyatul Banin Desa Pekalongan Winong berhasil mengembangkan pupuk hayati yang telah diuji coba dan memberikan hasil positif bagi petani setempat. Penelitian yang berlangsung selama dua tahun ini melibatkan siswa dalam pembuatan pupuk hayati dari mikroorganisme lokal. “Penelitian ini upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan, generasi muda siswa-siswi MTs Tarbiyatul Banin menunjukkan […]

expand_less