Breaking News
light_mode

Belum Terbentuk Secara Struktural, Komisi B Minta Wadah Petani Milenial Segera Dibentuk

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 24.521

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Dinas Pertanian (Dispertan) untuk segera merealisasikan pembentukan asosiasi khusus bagi petani milenial. Langkah ini dinilai krusial untuk menjamin keberlanjutan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Dispertan terkait rencana pembentukan organisasi tersebut.

Ia berharap, wadah bagi petani milenial ini nantinya memiliki struktur organisasi yang jelas dan tertib, layaknya kelompok tani konvensional yang sudah berjalan saat ini.

“Secara kelompok, katanya sudah ada sosialisasi dari Dinas Pertanian. Namun secara struktural, petani milenial memang belum terbentuk seperti kelompok tani pada umumnya. Kalau kelompok tani umum jumlahnya sekitar 2.000,” ujar Muslihan.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menegaskan bahwa keberadaan organisasi yang jelas sangat diperlukan agar proses pembinaan dan pengembangan sektor pertanian bisa berjalan lebih maksimal.

Tidak hanya fokus pada regenerasi petani, Muslihan juga mendorong pembentukan asosiasi khusus untuk petani singkong. Menurutnya, kehadiran asosiasi ini sangat penting untuk memudahkan koordinasi, terutama dalam upaya menjaga kestabilan harga pasar.

“Tidak hanya petani milenial, petani singkong juga kami harapkan bersama Dinas Pertanian dapat dibentuk sebuah asosiasi. Supaya nantinya lebih mudah, termasuk soal komoditas, harga, dan lainnya agar lebih seimbang sesuai harapan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan pembentukan asosiasi ini juga untuk memperlancar komunikasi. Keberadaan wadah organisasi akan memudahkan pemerintah dalam menyosialisasikan program, sekaligus menjadi saluran aspirasi bagi para petani.

“Dengan adanya asosiasi, sosialisasi lebih mudah dilakukan dan keluhan dari para petani bisa tersampaikan, sehingga pemerintah dapat memberikan dukungan yang dibutuhkan,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi D Nilai Potensi Wisata Besar, tapi Kontribusi PAD Belum Maksimal

    Komisi D Nilai Potensi Wisata Besar, tapi Kontribusi PAD Belum Maksimal

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.367
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Adhi Pamungkas, menyoroti masih rendahnya kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, potensi wisata di daerah ini sebenarnya sangat besar, namun belum mampu digarap secara maksimal hingga menghasilkan pendapatan yang optimal. Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini menilai, salah satu kendala utama dalam pengembangan pariwisata […]

  • DPRD Pati : Penanganan Sampah Perlu Keterlibatan Bersama

    DPRD Pati : Penanganan Sampah Perlu Keterlibatan Bersama

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.876
    • 0Komentar

    PATI – Penanganan masalah sampah di Kabupaten Pati memerlukan dukungan dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, bukan hanya tanggung jawab tunggal pemerintah daerah. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Ali Badrudin. “Perlu ada keterlibatan semua pihak, baik stakeholder maupun masyarakat di Kabupaten Pati,” ujarnya. Menurutnya, kapasitas aparatur yang menangani urusan […]

  • Jampisawan Gelar Bersih-Bersih Sungai Juwana, Tingkatkan Kesadaran Lingkungan

    Jampisawan Gelar Bersih-Bersih Sungai Juwana, Tingkatkan Kesadaran Lingkungan

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 186
    • 0Komentar

    PATI – Aksi bersih-bersih Sungai Juwana dilakukan oleh beberapa pegiat lingkungan. Hal ini dilakukan karena masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai. Aksi bersih-bersih diikutu puluhan peserta, mulai dari anak sekolah, aktivitas lingkungan hingga pihak pemerintahan. Di Sungai Juwana yang juga dikenal dengan Silugonggo ini masih kerap menjadi tempat membuang sampah bagi […]

  • Perburuan Pemain ke Maluku Utara Ala PSG Pati dan SPFA

    Perburuan Pemain ke Maluku Utara Ala PSG Pati dan SPFA

    • calendar_month Sab, 27 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    TERNATE – Kontestan Liga 2, PSG (Putra Safin Group) Pati dan Safin Pati Football Academy (SPFA) tengah menjalankan progam Goes to Maluku Utara. Program blusukan ini diikuti oleh CEO SPFA, Rudy Eka Priyambada dan head coach PSG Pati, Ibnu Grahan serta Direktur Teknik, Yayat Hidayat. Rencananya, program blusukan ke Maluku Utara ini berlangsung mulai Rabu […]

  • Carut-Marut ; Indonesia Butuh Asupan Cinta

    Carut-Marut ; Indonesia Butuh Asupan Cinta

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    PATI – Di edisi ke 77, persoalan kebangsaan Indonesia menjadi sorotan lagi. Ngaji budaya yang diselenggarakan di Rumah Adab Indonesia Mulia itu mengambil tema Jalan Cinta Sabtu (12/5/2018) malam lalu.  Pengasuh Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin membukan diskusi ngaji budaya malam itu dengan kegelisahan potret kebangsaan saat ini. Menurutnya, perbincangan mengenai cinta semakin hilang dan bahkan […]

  • Jadi Pembaca yang Bertanggung Jawab, dengan Menulis Resensi

    Jadi Pembaca yang Bertanggung Jawab, dengan Menulis Resensi

    • calendar_month Sen, 5 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Al Mahfud, Peresensi buku DOKUMEN PRIBADI Keseharian Al Mahfud banyak dihabiskan dengan membaca buku. Tak sekdar membaca sambil lalu, dia membaca dengan serius. Kemudian menuangkan bacaan itu menjadi resensi, dan dia kirimkan ke media penyedia rubrik resensi di penjuru negeri.   Beragam judul buku menumpuk di sebuah meja kayu. Mulai buku fiksi hingga non fiksi. […]

expand_less