Breaking News
light_mode

Kabupaten Pati Sukseskan 3.000 Jejaring Desa Wisata Nasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 11 Apr 2022
  • visibility 71
Pantai Kertomulyo Trangkil Pati dengan wisata hutan mangrove andalan/Instagram Pantai Kertomulyo

Kabupaten Pati siap menyukseskan target jejaring desa wisata secara nasional yang dicanangkan oleh Kemenparekraf. Saat ini sudah ada 4 desa wisata yang dimiliki Bumi MIna Tani. Tahun 2022 ada 13 calon desa wisata lagi.

PATI – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatf (Menparekraf) Sandiaga Uno, menargetkan 3.000 desa wisata yang ada di Indonesia terdaftar menjadi desa wisata di Jadesta (Jejaring Desa Wisata).

Dengan tumbuh dan berkembangnya desa wisata diharapkan akan menambah penghasilan masyarakat baik dari lapangan pekerjaan maupun pelaku UMKM serta menjadikan perekonomian di Indonesia bangkit.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menerbitkan Perda No.2 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan Desa Wisata dan Peraturan Gubernur Jawa Tengah No. 53 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Pemberdayaan Desa Wisata sebagai dasar pembentukan Desa Wisata di Kabupaten se-Jawa Tengah.

Desa Wisata mempunyai peranan penting untuk memajukan kesejahteraan masyarakat, memeratakan kesempatan berusaha dan lapangan kerja, optimalisasi potensi ekonomi dan karakteristik daerah, serta mengangkat dan melindungi nilai-nilai budaya, agama, adat-istiadat, dan menjaga kelestarian alam.

Seorang pengunjung sedang menikmati hutan mangrove Pantai Kertomulyo Trangkil Pati/Instagram dinalupi__


Bahwa dalam rangka pemberdayaan desa wisata diperlukan kemandirian dan kesejahteraan melalui peningkatan pengetahuan, sikap, ketrampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, serta pemanfaatan sumber daya melalui penetapan kebijakan , program kegiatan, dan pendampingan yang sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat.

Tahapan pembentukan desa wisata sesuai regulasi yang ada diawali dari pencanangan, penilaian sampai dengan penetapan (SK Bupati). Klasifikasi desa wisata dibagi menjadi 4 kategori, yaitu rintisan, berkembang, maju dan berkelanjutan.

Setiap 4 tahun sekali desa yang telah ditetapkan menjadi desa wisata akan dinilai kembali untuk mengetahui perkembangan dan klasifikasi selanjutnya.

Kabupaten Pati telah memiliki 4 Desa Wisata yang telah mendapatkan SK  Bupati Pati, yaitu :

1. Desa Wisata Talun Kecamatan Kayen

2. Desa Wisata Mina Mangrove Desa Tunggulsari Kecamatan Tayu

3. Desa Wisata Agro Pamelo Desa Bageng Kecamatan Gembong

4. Desa Wisata Pancasila Desa Jrahi Kecamatan Gunungwungkal.

Pada tahun 2022 ada permohonan untuk menjadi desa wisata sejumlah 25 desa. Setelah dilaksanakan survey awal, pembinaan dan pendampingan tinggal 15 desa yang siap mengkuti proses pembentukan desa wisata.

Sampai batas akhir yang ditetapkan tinggal 13 desa yang siap mengikuti tahapan pembentukan desa wisata, meliputi :

1. Desa Pohgading Kec.Gembong;

2. Desa Klakahkasihan Kec. Gembong

3. Desa Sidomulyo Kec. Gunungwungkal;

4. Desa Gulangpongge Kec. Gunungwungkal;

5. Desa Sambiroto Kec. Tayu;

6. Desa Kertomulyo Kec. Trangkil;

7. Desa Mojoagung Kec. Trangkil;

8. Desa Tluwuk Kec. Wedarijaksa;

9. Batik Pati Desa Langgenharjo Kec. Juwana;

10. Desa Bakaran Wetan Kec. Juwana;

11. Desa Pekuwon Kec. Juwana;

12. Desa Larangan Kec. Tambakromo; dan

13. Desa Kedumulyo Kec. Sukolilo. 

Setelah tahapan penilaian selesai, dilanjutkan dengan proses administrasi klasifikasi desa wisata (rintisan, berkembang, maju dan berkelanjutan) sesuai hasil dari penilaian.

Berikutnya pada tahapan permohonan Surat Keputusan dari Bupati Pati sebagai dasar penetapan sebagai Desa Wisata Kabupaten Pati. Yang terakhir dari tahapan Pembentukan Desa Wisata adalah  Launching Penetapan Desa Wisata Kabupaten Pati oleh Bupati Pati yang direncanakan pada bulan Juni 2022. (hus)


  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 138 warga Desa Tluwah, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi lontong sayur dari acara hajatan pada Senin malam (23/12/2024). Korban mengalami berbagai gejala seperti mual, muntah, diare, demam, dan menggigil. Warga mulai merasakan gejala keracunan pada Selasa pagi (24/12/2024). Puncaknya pada Selasa malam, 138 warga mengalami gejala yang sama, […]

  • Angkutan Umum Kudus Terancam Punah, Organda Usul Angkutan Khusus Pelajar

    Angkutan Umum Kudus Terancam Punah, Organda Usul Angkutan Khusus Pelajar

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KUDUS – Nasib angkutan umum di Kabupaten Kudus memprihatinkan. Jumlah armada yang beroperasi kini tinggal separuh dari jumlah sebelumnya, yakni hanya sekitar 150 kendaraan dari total 650 kendaraan yang tersebar di 13-14 trayek aktif (dari 20 trayek sebelumnya). Ketua DPC Organda Kudus, Mahmudun, mengungkapkan penurunan drastis ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kemudahan akses kredit […]

  • Mengenang Kejayaan PSIS Semarang di Masa Ribut Waidi

    Mengenang Kejayaan PSIS Semarang di Masa Ribut Waidi

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Wawan Febrianto kala berkostum timnas Indonesia Wawan Febrianto pemain asal Pati, Jawa Tengah merapat ke PSIS Semarang musim ini. Kita jadi teringat class of 1987 dimana magis Ribut Waidi berhasil mengantarkan PSIS Semarang juara di era perserikatan. Kedua pemain ini berasal dari satu daerah, Desa/Kecamatan Trangkil. Desa di Pati yang menjadi penghasil pemain bola. SEMARANG […]

  • Pemkab Pati Genjot Konektivitas, Gelontor Rp 1,5 M untuk Revitalisasi Jaringan Jalan di Tambakromo

    Pemkab Pati Genjot Konektivitas, Gelontor Rp 1,5 M untuk Revitalisasi Jaringan Jalan di Tambakromo

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 878
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melakukan terobosan signifikan dalam upaya meningkatkan konektivitas dan kualitas infrastruktur dasar masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), pemerintah mengalokasikan dana senilai Rp 1,5 miliar untuk revitalisasi total dua ruas jalan strategis di Desa Sitirejo, Kecamatan Tambakromo. Investasi infrastruktur ini difokuskan pada perbaikan permanen dengan menggunakan material […]

  • [Hebat] Bantu Tugas Polisi Seorang Pedagang Dapat Penghargaan

    [Hebat] Bantu Tugas Polisi Seorang Pedagang Dapat Penghargaan

    • calendar_month Sen, 19 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Beruntung sekali. Sudiharjo (45) dapat anugrah dari Kapolres Pati, Senin (19/2/18) pagi di halaman Mapolres Pati. Pria asal Desa Jimbaran RT 5/RW 3 Kecamatan Kayen ini mendapat penghargaan atas aksinya membantu mengungkap dan menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yang terjadi di persawahan desa setempat, pada Kamis pagi (11/1/18) lalu. “Ya. Dia kami beri penghargaan […]

  • Persijap Jepara Harus Rela Kehilangan Poin di Kandang Sendiri Kontra Persik Kediri

    Persijap Jepara Harus Rela Kehilangan Poin di Kandang Sendiri Kontra Persik Kediri

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 143
    • 0Komentar

    JEPARA – Stadion Gelora Bumi Kartini menjadi saksi bisu kekalahan Persijap Jepara atas Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ketujuh. Pertandingan yang digelar pada Sabtu (27/9/2025) malam itu berakhir dengan skor 0-2 untuk keunggulan tim tamu. Dua gol dari Jose Enrique di menit ke-17 dan Williams Lago di menit ke-89 memastikan tiga […]

expand_less