Breaking News
light_mode

Festival Nasyid Pati Gelorakan Musik Islami Generasi Milenial

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 21 Des 2022
  • visibility 884
Panitia dan bintang tamu dalam acara Festival Nasyid di Javanica Fims Pati berfoto bersama.

Di tengah popularitas musik “ambyar-ambyaran” yang digilai generasi milenial, musik bernuansa Islam mencoba unjuk gigi. Gelaran Festival Nasyid di Pati menjadi ajang untuk mempopulerkan kembali genre musik ini.

PATI – Di Javanica Fims Cafe, Perum Beran Desa Tambaharjo Kecamatan Pati, Senin (19/12/2022). Suasana berbeda nampak di kedai kopi yang berada dekat dengan area pesawahan itu. 

Persatuan Nasyid Nusantara Indonesia (PNNI) Pati menggelar Festival Nasyid yang berpusat di Javanica Fims Cafe, Total ada 150 peserta yang terdiri dari pelajar dan masyarakat umum di Kabupaten Pati yang mengikuti even ini.

Ketua PNNI Pati Subroto menyampaikan, dalam festival nasyid tersebut, pihaknya mengusung tema ‘Positive Vibe With Music’. 

“Yang intinya adalah, positifkan vibrasi atau suasana dengan musik. Melalui festival ini, kami mengajak kepada semuanya menggelorakan nada dan dakwah  di era millenial,” katanya.

Tak hanya menyuguhkan berbagai aksi para peserta dalam kreativitasnya membawakan lagu nasyid, para pengunjung juga dihibur dengan penampilan grup nasyid Awan Voice, finalis dalam ajang X Faktor Indonesia.

Para pengunjung termasuk tamu undangan tampak menikmati menyaksikan penampilan Awan Voice yang membawakan sejumlah lagu islami tersebut.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jateng Sugiyanto mendukung penuh festival nasyid tersebut. Melalui ini, pihaknya menilai dapat meningkatkan kreativitas anak – anak serta menanamkan nilai – nilai islami.

“Tentu kami support. Kami siap untuk pemberdayaan di wilayah SMA maupun SMK. Saya harap bisa menjadi contoh di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, perlunya kami komunikasikan kepada pihak SMA dan SMK,” imbuhnya.

Pihaknya mengaku senang dengan kegiatan semacam ini. Sebab ia menilai, dalam festival nasyid ini, terlihat anak – anak muda yang memiliki kreativitas yang positif. (mif)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Jambanisasi, Warga Tak BABS Lagi

    Ada Jambanisasi, Warga Tak BABS Lagi

    • calendar_month Rab, 11 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    CEK LOKASI : Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan saat melihat pengerjaan jamban di salah satu warga penerima bantuan Lingkar Muria, PATI – Warga kurang mampu di Desa Godo Kecamatan Winong nampaknya sumringah dengan kegiatan fisik yang dilakukan Satgas TMMD Reguler ke 101. Sebab mereka yang selama puluhan tahun Buang Air Besar Sembarangan (BABS), dalam […]

  • Modus Jalur Khusus Akpol Rugikan Korban Rp1,5 Miliar, Polresta Pati Ringkus Dua Pelaku

    Modus Jalur Khusus Akpol Rugikan Korban Rp1,5 Miliar, Polresta Pati Ringkus Dua Pelaku

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.481
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pati berhasil membongkar kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus menjanjikan kelulusan seleksi Akademi Kepolisian (Akpol). Kerugian materiil yang dialami korban akibat perbuatan kedua pelaku tercatat mencapai angka Rp1,5 miliar. Dua orang pria yang diduga menjadi otak perbuatan tersebut telah berhasil diamankan petugas pada Sabtu, 23 Mei 2026. […]

  • Dorong Pembentukan Perdes Langkah Nyata Pemajuan Kebudayaan Sukolilo

    Dorong Pembentukan Perdes Langkah Nyata Pemajuan Kebudayaan Sukolilo

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Komitmen pemajuan budaya di Desa Sukolilo Pati Melalui buku Ragam Kebudayaan Desa Sukolilo dan Meronce Sejarah Tradisi Meron kedepan diharapkan menambah referensi budaya Desa Sukolilo yang muaranya bisa menjadi rujukan untuk pembuatan Peraturan Desa Sukolilo. Sebagai langkah nyata dalam memajukan budaya desa.                 PATI – Desa Sukolilo melaksanakan program pemajuan kebudayaan desa yang difasilitasi oleh […]

  • Masjid Djauharotul Imamah Pati Sediakan Buka Puasa Gratis Ratusan Porsi Setiap Hari

    Masjid Djauharotul Imamah Pati Sediakan Buka Puasa Gratis Ratusan Porsi Setiap Hari

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 313
    • 0Komentar

    PATI – Masjid Djauharotul Imamah, Kaborongan, Pati Lor, menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyediakan ratusan porsi makanan berbuka puasa gratis setiap hari selama Ramadan. Wakil Ketua Takmir Masjid, Hamzah, menjelaskan bahwa masjid menganggarkan sekitar Rp7,5 juta per hari untuk menyiapkan 300 porsi takjil dan makanan berat. Artinya, selama Ramadan, total anggaran yang dikeluarkan mencapai lebih dari […]

  • Kebakaran Landa Rumah Warga Tayu, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta

    Kebakaran Landa Rumah Warga Tayu, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 294
    • 0Komentar

    PATI – Kebakaran melanda rumah milik Sri Ningsih (43), warga Dukuh Pundenrejo RT 4 RW 4, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada Rabu (8/10/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. Api menghanguskan bagian dapur dan ruang jahit rumah korban, diduga akibat kelalaian saat membakar sampah di halaman belakang rumah. Saksi mata, Siti Fatimah (65), tetangga korban, pertama kali […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Temukan Solusi Atasi Pernikahan Dini

    DPRD Pati Minta Pemkab Temukan Solusi Atasi Pernikahan Dini

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 371
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya kasus pernikahan dini di wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa pernikahan dini dapat berdampak buruk terhadap masa depan anak. Muntamah menuturkan bahwa angka pernikahan dini di Pati erat kaitannya dengan tingginya angka putus sekolah. Ia mendorong pemerintah daerah untuk mengambil langkah solutif guna menekan angka […]

expand_less