Breaking News
light_mode

Festival Nasyid Pati Gelorakan Musik Islami Generasi Milenial

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 21 Des 2022
  • visibility 122
Panitia dan bintang tamu dalam acara Festival Nasyid di Javanica Fims Pati berfoto bersama.

Di tengah popularitas musik “ambyar-ambyaran” yang digilai generasi milenial, musik bernuansa Islam mencoba unjuk gigi. Gelaran Festival Nasyid di Pati menjadi ajang untuk mempopulerkan kembali genre musik ini.

PATI – Di Javanica Fims Cafe, Perum Beran Desa Tambaharjo Kecamatan Pati, Senin (19/12/2022). Suasana berbeda nampak di kedai kopi yang berada dekat dengan area pesawahan itu. 

Persatuan Nasyid Nusantara Indonesia (PNNI) Pati menggelar Festival Nasyid yang berpusat di Javanica Fims Cafe, Total ada 150 peserta yang terdiri dari pelajar dan masyarakat umum di Kabupaten Pati yang mengikuti even ini.

Ketua PNNI Pati Subroto menyampaikan, dalam festival nasyid tersebut, pihaknya mengusung tema ‘Positive Vibe With Music’. 

“Yang intinya adalah, positifkan vibrasi atau suasana dengan musik. Melalui festival ini, kami mengajak kepada semuanya menggelorakan nada dan dakwah  di era millenial,” katanya.

Tak hanya menyuguhkan berbagai aksi para peserta dalam kreativitasnya membawakan lagu nasyid, para pengunjung juga dihibur dengan penampilan grup nasyid Awan Voice, finalis dalam ajang X Faktor Indonesia.

Para pengunjung termasuk tamu undangan tampak menikmati menyaksikan penampilan Awan Voice yang membawakan sejumlah lagu islami tersebut.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jateng Sugiyanto mendukung penuh festival nasyid tersebut. Melalui ini, pihaknya menilai dapat meningkatkan kreativitas anak – anak serta menanamkan nilai – nilai islami.

“Tentu kami support. Kami siap untuk pemberdayaan di wilayah SMA maupun SMK. Saya harap bisa menjadi contoh di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, perlunya kami komunikasikan kepada pihak SMA dan SMK,” imbuhnya.

Pihaknya mengaku senang dengan kegiatan semacam ini. Sebab ia menilai, dalam festival nasyid ini, terlihat anak – anak muda yang memiliki kreativitas yang positif. (mif)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTs Salafiyah Kajen dan MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah:  Sukses Gelar In House Training Digitalisasi Pembelajaran

    MTs Salafiyah Kajen dan MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah: Sukses Gelar In House Training Digitalisasi Pembelajaran

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 90
    • 0Komentar

    PATI – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah Kajen dan MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah menggelar In House Training (IHT) bertema “Mewujudkan Madrasah Berbasis Teknologi, Optimalisasi AI dan Website untuk Pembelajaran Modern” pada Sabtu (26/7). Kegiatan yang berlangsung selama empat jam ini menghadirkan Masruhan Mufid, S.Pd., M.Kom., seorang Trainer Pendidikan dari Semarang, sebagai narasumber. Acara dibuka oleh Kepala […]

  • Sudewo Apresiasi Gebyar Milad Muhammadiyah ke-113, Ikuti Salat Subuh Berjamaah di Masjid Moch Dahlan

    Sudewo Apresiasi Gebyar Milad Muhammadiyah ke-113, Ikuti Salat Subuh Berjamaah di Masjid Moch Dahlan

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 669
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, bersama tokoh Muhammadiyah, NU, MUI, FKUB, dan Kementerian Agama Kabupaten Pati mengikuti Gerakan Nasional Salat Subuh Berjamaah di Masjid Moch Dahlan, Pati (18/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gebyar Milad Muhammadiyah ke-113. Acara ini menarik perhatian masyarakat karena panitia menyediakan doorprize utama berupa voucher umroh. Kehadiran tokoh lintas ormas Islam […]

  • Bumi Kasunanan Prawoto Pati Peristirahatan Terakhir Raja Demak ke-4

    Bumi Kasunanan Prawoto Pati Peristirahatan Terakhir Raja Demak ke-4

    • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 114
    • 0Komentar

      Gapura masuk Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo, Pati/Melandi K Desa Prawoto patut menjadi destinasi wisata religi-sejarah yang patut dikunjungi. Di tempat ini menjadi peristirahatan terakhir Sultan Demak ke-4, Sunan Prawoto alias Sultan Hadi Mukmin.    PATI – Kabupaten Pati memiliki potensi sejarah dan budaya yang luar biasa besar. Salah satunya berada di Desa Prawoto Kecamatan […]

  • Kolak Sajian Berbuka yang Lengkap dan Islami

    Kolak Sajian Berbuka yang Lengkap dan Islami

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 0Komentar

      selerarasa.com Siapa tidak tahu kolak. Kuliner khas Ramadan ini begitu melekat bagi kaum muslim di Indonesia. Menu kolak bahkan menjadi sajian wajib saat berbuka puasa. Rasanya yang manis dan segar membuat tenggorokan dan perut seperti dimanjakan dalam satu sendok kolak. Kolak yang paling populer adalah kolak pisang. Namun seiring waktu kolak berkembang lebih beragam. […]

  • DPRD Pati Dorong Anak Muda Kembali Gandrungi Kesenian Wayang Kulit

    DPRD Pati Dorong Anak Muda Kembali Gandrungi Kesenian Wayang Kulit

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Jaza Khoerul Sofyan, menekankan pentingnya pelestarian budaya wayang kulit, yang menurutnya merupakan warisan leluhur yang luar biasa. Namun, ia menyoroti kurangnya minat generasi muda terhadap kesenian ini. “Generasi muda saat ini kurang tertarik terhadap kesenian wayang kulit yang sarat nilai. Oleh karena itu, saya mengajak pemuda untuk terus melestarikan […]

  • Ki Samin Surosentiko Diusulkan jadi Pahlawan

    Ki Samin Surosentiko Diusulkan jadi Pahlawan

    • calendar_month Sab, 20 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Peringatan kemerdekaan Republik Indonesia di bukit Ngalang Alangan Pegunungan Kendeng, Desa Kedumulyo, Sukolilo. PATI – Dalam momen peringatan kemerdekaan ke-77 tahun 2022 ini banyak usulan agar Ki Samin Surosentiko diberi gelar pejuang. Hal itu diungkapkan oleh tokoh Samin di kawasan Pegunungan Kendeng, Gunretno Hanya saja, sebagai penerus perjuangan Mbah Samin dia menyebut jika cukup disebut […]

expand_less