Breaking News
light_mode

Festival Nasyid Pati Gelorakan Musik Islami Generasi Milenial

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 21 Des 2022
  • visibility 461
Panitia dan bintang tamu dalam acara Festival Nasyid di Javanica Fims Pati berfoto bersama.

Di tengah popularitas musik “ambyar-ambyaran” yang digilai generasi milenial, musik bernuansa Islam mencoba unjuk gigi. Gelaran Festival Nasyid di Pati menjadi ajang untuk mempopulerkan kembali genre musik ini.

PATI – Di Javanica Fims Cafe, Perum Beran Desa Tambaharjo Kecamatan Pati, Senin (19/12/2022). Suasana berbeda nampak di kedai kopi yang berada dekat dengan area pesawahan itu. 

Persatuan Nasyid Nusantara Indonesia (PNNI) Pati menggelar Festival Nasyid yang berpusat di Javanica Fims Cafe, Total ada 150 peserta yang terdiri dari pelajar dan masyarakat umum di Kabupaten Pati yang mengikuti even ini.

Ketua PNNI Pati Subroto menyampaikan, dalam festival nasyid tersebut, pihaknya mengusung tema ‘Positive Vibe With Music’. 

“Yang intinya adalah, positifkan vibrasi atau suasana dengan musik. Melalui festival ini, kami mengajak kepada semuanya menggelorakan nada dan dakwah  di era millenial,” katanya.

Tak hanya menyuguhkan berbagai aksi para peserta dalam kreativitasnya membawakan lagu nasyid, para pengunjung juga dihibur dengan penampilan grup nasyid Awan Voice, finalis dalam ajang X Faktor Indonesia.

Para pengunjung termasuk tamu undangan tampak menikmati menyaksikan penampilan Awan Voice yang membawakan sejumlah lagu islami tersebut.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jateng Sugiyanto mendukung penuh festival nasyid tersebut. Melalui ini, pihaknya menilai dapat meningkatkan kreativitas anak – anak serta menanamkan nilai – nilai islami.

“Tentu kami support. Kami siap untuk pemberdayaan di wilayah SMA maupun SMK. Saya harap bisa menjadi contoh di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, perlunya kami komunikasikan kepada pihak SMA dan SMK,” imbuhnya.

Pihaknya mengaku senang dengan kegiatan semacam ini. Sebab ia menilai, dalam festival nasyid ini, terlihat anak – anak muda yang memiliki kreativitas yang positif. (mif)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Tunahan Bersih Lingkungan Sambut Hari Kemerdekaan

    Pemuda Tunahan Bersih Lingkungan Sambut Hari Kemerdekaan

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

      Kegiatan kerja bakti bersih lingkungan pemuda Desa Tunahan Kecamatan Keling, Jepara JEPARA – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang akan segera tiba, warga Desa Tunahan Kecamatan Keling melaksanakan kerja bakti bersama membersihkan lingkungannya, Jum’at 6/8/2021. Meskipun HUT RI yang ke 76 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, […]

  • Alexis Gomes pemain asing Persijap Jepara dari Argentina.

    Persijap Jepara Resmi Rekrut Tiga Pemain Asing dari Amerika Latin untuk Liga 1 2025/2026

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 287
    • 0Komentar

    JEPARA – Menjelang kompetisi Liga 1 musim 2025/2026, manajemen Persijap Jepara resmi mengumumkan tiga pemain asing anyar untuk memperkuat skuad Laskar Kalinyamat. Ketiganya berasal dari benua Amerika Latin, yakni dua pemain asal Brasil dan satu pemain asal Argentina. Dua dari pemain tersebut sebelumnya telah mencicipi atmosfer kompetisi Liga 2 Indonesia, sedangkan satu lainnya merupakan rekrutan […]

  • Hanya 60 Wali Murid yang Hadir, Ketua Komisi D Tunda Sosialisasi di SMPN 2 Pati

    Hanya 60 Wali Murid yang Hadir, Ketua Komisi D Tunda Sosialisasi di SMPN 2 Pati

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.380
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan kekecewaannya lantaran agenda sosialisasi di SMP Negeri 2 Pati terpaksa harus ditunda. Penundaan ini dilakukan karena jumlah wali murid yang hadir dinilai sangat minim dan tidak sesuai dengan target. Berdasarkan data yang ada, dari sekitar 600 wali murid yang diundang, hanya tercatat sekitar […]

  • Petani Pati Kompak Dukung Ganjar, Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi

    Petani Pati Kompak Dukung Ganjar, Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi

    • calendar_month Jum, 8 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 212
    • 0Komentar

    PATI – Petani se-Kabupaten Pati memadati Gedung Olah Raga (GOR) Growong Lor Kecamatan Juwana pada Kamis (7/12/2023), dalam Forum Diskusi “Petani Peduli Demokrasi” yang diselenggarakan oleh Pok relawan Petani Bumi Pati Binaan Dukung Ganjar Presiden ke-8 (DGP8) Pati. Menurut Ketua Panitia, Widayatno, acara yang diinisiasi oleh relawan Ganjar-Mahfud, Dukung Ganjar Pranowo Presiden ke-8 (DGP8) Pati, […]

  • Caleg Gagal di Pati Ketangkap Nyabu Dalam Operasi Pekat Candi 2024

    Caleg Gagal di Pati Ketangkap Nyabu Dalam Operasi Pekat Candi 2024

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PATI – Seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jawa Tengah asal Kecamatan Tlogowungu, Pati yang gagal terpilih turut serta terjaring dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Candi 2024 yang digelar Polresta Pati. Caleg tersebut berinisial AR, usianya masih cukup muda yakni 36 tahun. Sebelumnya AR merupakan anggota DPRD Pati periode 2019-2024, namun dirinya di-PAW karena […]

  • Masih Terkesan Kumuh dan Sepi, DPRD Pati Dorong Segera Penataan Ulang Alun-Alun Kembangjoyo

    Masih Terkesan Kumuh dan Sepi, DPRD Pati Dorong Segera Penataan Ulang Alun-Alun Kembangjoyo

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.799
    • 0Komentar

    PATI – Kawasan Alun-Alun Kembang Joyo yang dulunya dirancang dan dibangun sebagai pusat kegiatan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) serta ruang terbuka bagi warga, kini kondisinya tampak terbengkalai dan kurang mendapatkan perawatan. Tempat yang diharapkan menjadi pusat interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi masyarakat kecil itu justru terlihat sepi dari pengunjung. Karena jarang ada warga yang […]

expand_less