Breaking News
light_mode

DPRD Pati Ingatkan Bahaya Judi Online Bagi Ekonomi dan Kehidupan Sosial

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • visibility 98.460

PATI – Fenomena judi online atau yang kerap disingkat judol hingga kini masih menjadi masalah sosial yang sulit diberantas dan mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati.

Aktivitas ini dianggap sebagai penyakit masyarakat yang berbahaya, sebab dampak negatifnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku saja, tetapi juga menimbulkan efek berantai yang meluas baik dari sisi ekonomi maupun sosial kemasyarakatan.

Anggota DPRD Pati, Warsiti, secara tegas mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menjauhi dan tidak terlibat dalam praktik perjudian berbasis daring tersebut. Menurutnya, kerugian yang ditimbulkan jauh lebih besar dibandingkan bayangan keuntungan yang dijanjikan.

“Judi online tidak hanya berdampak pada kondisi finansial individu, tetapi juga dapat merusak keharmonisan keluarga. Dampak sosial yang ditimbulkan dinilai cukup luas dan merugikan. Banyak dampaknya,” papar Warsiti.

Ia juga menegaskan bahwa anggapan bisa memperoleh kekayaan dengan mudah dan cepat melalui jalur ini hanyalah angan-angan belaka.

Berbagai kasus yang terjadi di lapangan membuktikan bahwa hampir seluruh pelaku justru mengalami kerugian materiil dalam jumlah besar, bahkan sampai menimbulkan masalah berkepanjangan.

“Judi online hanya merugikan diri sendiri dan keluarga,” tegasnya.

Selain mengingatkan masyarakat, Warsiti juga mendesak pemerintah untuk bertindak lebih tegas dan sistematis dalam memberantas keberadaan judi online.

Salah satu langkah strategis yang dinilai efektif adalah dengan terus melakukan pemblokiran terhadap situs-situs maupun tautan yang digunakan untuk menjalankan aktivitas tersebut, agar tidak mudah diakses oleh masyarakat.

“Kami minta ada tindakan tegas untuk memblokir situs-situs tersebut,” katanya.

Sebagai gambaran seberapa luas penyebaran masalah ini, data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta instansi berwenang menyebutkan, tercatat sekitar 8,8 juta warga Indonesia telah terlibat sebagai pemain judi online.

Dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah dan generasi muda, di mana wilayah Jawa Barat tercatat memiliki persentase partisipasi tertinggi di antara daerah lain.

Berdasarkan rilis lembaga riset goodstats, masalah ini makin kompleks karena sebanyak 84 persen pengguna internet di Tanah Air pernah melihat atau terpapar tayangan iklan judi online.

Kondisi ini menjadi salah satu faktor pendorong yang membuat praktik tersebut makin menjamur dan sulit diberantas tuntas.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lesbumi Kudus Perkenalkan Tema Antroposantri untuk Writers Festival ke-2

    Lesbumi Kudus Perkenalkan Tema Antroposantri untuk Writers Festival ke-2

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KUDUS – Lesbumi Kudus mulai memperkenalkan konsep Lesbumi Writers Festival (LWF) ke-2 yang mengusung tema Antroposantri. Tema ini menjadi pembeda dari penyelenggaraan tahun sebelumnya yang berfokus pada penelusuran jejak sastra pesisir. Pengenalan tema tersebut dilakukan melalui kegiatan Soft Launching LWF ke-2 di Gedung NU Center, Kudus, Sabtu (17/10/2026) malam. Acara ini dihadiri pengurus Lesbumi, pegiat […]

  • DPRD Pati Dorong 1.000 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan

    DPRD Pati Dorong 1.000 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.170
    • 0Komentar

    PATI – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati mendapat perhatian dari DPRD setempat. Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menyoroti kondisi kekeringan terutama di wilayah Pati selatan yang tidak hanya berdampak pada kebutuhan air masyarakat, tetapi juga mengancam lahan pertanian. “DPRD Pati turut memberikan perhatian masalah kekeringan yang banyak menimpa masyarakat di wilayah Pati […]

  • Ilustrasi sop kambing/INSTAGRAM sateharjawan

    Inilah Ide Masak Daging Kurban Kambing yang Lezat

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Ilustrasi sop kambing/INSTAGRAM sateharjawan Idul Adha adalah momen yang istimewa di mana banyak keluarga merayakan dengan menyembelih hewan kurban, khususnya kambing.  Daging kurban kambing yang segar dan berkualitas tinggi menyediakan banyak kesempatan untuk menciptakan hidangan lezat dan bergizi bagi keluarga Anda.  Dalam artikel ini, kami akan membagikan beberapa ide masak daging kurban kambing yang dapat […]

  • Warga Grobogan Soroti Empati Tenaga Kesehatan di RSUD, Edy Wuryanto Siap Tindak Lanjuti

    Warga Grobogan Soroti Empati Tenaga Kesehatan di RSUD, Edy Wuryanto Siap Tindak Lanjuti

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 382
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menerima sejumlah aspirasi dari warga terkait pelayanan di RSUD Grobogan saat melakukan advokasi dan sosialisasi pengembangan pelayanan kesehatan rujukan Desa Pakis, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, pada hari Minggu (12/10). Warga mengapresiasi peningkatan fasilitas dan akses layanan, namun kualitas pelayanan tenaga kesehatan dinilai masih perlu ditingkatkan. Menurut […]

  • DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Ajarkan Bahasa Jawa untuk Anak

    DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Ajarkan Bahasa Jawa untuk Anak

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.233
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati mengimbau orang tua untuk aktif mengajarkan bahasa Jawa kepada anak-anak mereka. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Muntamah, yang menyoroti semakin berkurangnya kemampuan generasi muda dalam berbahasa Jawa sesuai norma. “Orang tua harus aktif mengajari bahasa Jawa sesuai perkembangan anaknya,” jelasnya. Ia menekankan pentingnya mengajarkan bahasa Jawa dengan memperhatikan strata […]

  • DPRD Pati Harap OPD Tak Anti Kritik Demi Pemerintahan yang Lebih Baik

    DPRD Pati Harap OPD Tak Anti Kritik Demi Pemerintahan yang Lebih Baik

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 334
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Wisnu Wijayanto, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pati untuk bersikap terbuka terhadap kritik. Hal ini disampaikan Wisnu dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang lebih baik di Kabupaten Pati. “Kritik sangat penting untuk membangun tata kelola pemerintahan Kabupaten Pati agar lebih baik lagi,” ujar politisi Partai Gerindra ini. Wisnu […]

expand_less