DPRD Pati Akan Cek Pejabat yang Mangkir dari Rapat Paripurna
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month Sel, 15 Sep 2026
- visibility 102.172

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin
PATI – Ketidakhadiran sejumlah camat dan kepala dinas dalam rapat paripurna DPRD Pati, Senin (14/9), mendapat sorotan dari pimpinan legislatif. DPRD Pati akan mengecek daftar kehadiran pejabat eksekutif yang tidak mengikuti rapat secara langsung.
Pemeriksaan tersebut nantinya dilakukan melalui Komisi A DPRD Pati. Pejabat yang tercatat tidak hadir akan dimintai keterangan untuk mengetahui alasan ketidakhadirannya.
Rapat paripurna tersebut menjadi perhatian karena membahas penyampaian nota keuangan APBD Perubahan 2026. Sejumlah anggota DPRD menilai kehadiran pejabat eksekutif diperlukan dalam agenda resmi lembaga legislatif tersebut.
Ketua DPRD Pati Ali Badrudin mengatakan, pengecekan daftar hadir akan dilakukan Komisi A. Jika ditemukan camat maupun kepala dinas yang tidak hadir, DPRD membuka kemungkinan untuk mengundang mereka guna memberikan penjelasan.
“Rapat paripurna yang mengundang DPRD, bukan Plt Bupati. Terkait kedisiplinan, melalui Komisi A nanti dilihat daftar hadirnya siapa saja yang tidak hadir nanti akan diundang,” kata Ali.
Ia menjelaskan, hasil pengecekan tersebut nantinya menjadi bahan bagi pimpinan DPRD untuk menentukan langkah selanjutnya. Hasil rekomendasi Komisi A juga akan disampaikan kepada Plt Bupati Pati sebagai bahan evaluasi terhadap kinerja jajaran pemerintah daerah.
“Nanti bisa diundang oleh Komisi A. Rekomendasinya disampaikan ke pimpinan dewan, nanti akan saya sampaikan ke Plt Bupati. Kalau sudah bosan jadi camat atau kepala dinas, ya diganti,” ujarnya.
Ali menekankan pentingnya kedisiplinan dan loyalitas pejabat dalam menjalankan roda pemerintahan daerah. Menurutnya, camat dan kepala dinas memiliki tanggung jawab untuk mengikuti arahan pimpinan serta melaksanakan tugas pemerintahan secara optimal.
“Siapa pun pimpinannya, mereka (camat dan kepala dinas) harus loyal. Kalau mereka tidak loyal terhadap pimpinannya, saya takut pemerintahan di Pati akan carut-marut,” tegasnya.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

