Breaking News
light_mode

Dokter RS Graha Husada Jepara Ungkap Penyebab Hipoglikemia dan Hipokalemia yang Dialami Bek Persijap Rahmat Hidayat

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
  • visibility 2.510

JEPARA – Insiden tumbangnya pemain Rahmat Hidayat di tengah pertandingan bersama Persijap Jepara menjadi perhatian publik. Gelandang andalan Laskar Kalinyamat itu harus dievakuasi menggunakan ambulans setelah mengalami penurunan kondisi fisik secara mendadak.

Berdasarkan keterangan tim medis, Rahmat Hidayat mengalami kombinasi gula darah rendah atau hipoglikemia serta kekurangan kalium dalam tubuh atau hipokalemia. Kondisi tersebut membuat tubuh kehilangan energi dan keseimbangan elektrolit, sehingga memicu pusing, gemetar, hingga kehilangan tenaga.

Dokter RS Graha Husada Jepara, dr. Ari Setiawan, AIFO-K, yang turut menangani Rahmat, menjelaskan bahwa dua faktor tersebut menjadi penyebab utama sang pemain harus mendapat penanganan intensif.

“Pasien mengalami hipoglikemia dan hipokalemia secara bersamaan. Kondisi ini cukup berbahaya jika tidak segera ditangani,” ujarnya.

Rawan Terjadi Saat Puasa

Pihak rumah sakit menilai, kondisi seperti yang dialami Rahmat tidak hanya berisiko bagi atlet profesional, tetapi juga masyarakat umum, khususnya yang menjalankan ibadah puasa.

Saat berpuasa, tubuh mengalami penurunan asupan energi dan cairan dalam waktu cukup lama. Jika tidak diimbangi dengan pola makan dan aktivitas yang tepat, risiko penurunan gula darah dan elektrolit dapat meningkat.

“Hati-hati, bukan hanya atlet. Masyarakat yang berpuasa juga bisa mengalami kondisi serupa,” imbuh dr. Ari dalam postingan instagram rumah sakit tersebut.

Imbauan Jaga Asupan dan Aktivitas

Melalui poster edukasi yang dirilis RS Graha Husada Jepara, masyarakat diimbau untuk menjaga kondisi tubuh selama Ramadan, terutama bagi yang tetap beraktivitas fisik.

Beberapa langkah yang disarankan antara lain:

Mengonsumsi karbohidrat kompleks saat sahur, seperti nasi merah, ubi, atau oat.

Mengonsumsi buah kaya kalium, seperti pisang dan alpukat.

Minum air kelapa saat berbuka untuk membantu mengembalikan elektrolit.

Menghindari olahraga berat pada siang hari bolong.

Melakukan olahraga ringan hingga sedang menjelang berbuka atau setelah tarawih.

Selain itu, masyarakat diminta peka terhadap sinyal tubuh seperti pusing berputar, gemetar, keringat dingin, dan kram otot hebat.

Kondisi Terkini Pemain

Diketahui saat ini Rahmat Hidayat tampak sudah mengikuti latihan bersama, hal itu terlihat dalam unggahan akun instagram Persijap Jepara.

Insiden yang dialami Rahmat Hidayat menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan selama Ramadan, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas fisik tinggi. Manajemen aktivitas, asupan gizi seimbang, serta kecukupan cairan menjadi kunci agar tetap bugar dan terhindar dari risiko gangguan kesehatan.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perempuan Nelayan Rembang Deklarasikan Gus Muhaimin untuk Nyapres

    Perempuan Nelayan Rembang Deklarasikan Gus Muhaimin untuk Nyapres

    • calendar_month Rab, 23 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sekelompok perempuan yang tergabung dalam komunitas nelayan di Rembang membawa poster Gus Muhaimin Ratusan perempuan yang tergabung dalam komunitas nelayan pantai utara (pantura) menaruh harapan besar kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Karena itu mereka kompak mengusung tokoh yang akrab disapa Gus Muhaimin itu untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang. REMBANG – Koordinator Komunitas Perempuan […]

  • Gangster Bersenjata Tajam Bacok Tiga Pelajar di Pati

    Gangster Bersenjata Tajam Bacok Tiga Pelajar di Pati

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 132
    • 0Komentar

    PATI – Aksi brutal sekelompok gangster bersenjata tajam kembali meresahkan warga Pati. Kejadian terbaru terjadi pada Sabtu dini hari (11/1/2025) sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Pati-Juwana, dekat POM Bensin Cangkring. Tiga pelajar asal Dukuh Sempu, Desa Puluhan Tengah, Kecamatan Jakenan, menjadi korban penganiayaan. Ketiga korban, yang masih berstatus pelajar, mengalami luka bacok di punggung. […]

  • Minim Pasokan, Perusahaan Garam di Rembang Sepi Produksi

    Minim Pasokan, Perusahaan Garam di Rembang Sepi Produksi

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Seorang petani garam sedang mengolah di tambaknya baru-baru ini Lingkar Muria, REMBANG – Intensitas hujan yang cukup tinggi selama dua pekan, membuat petani garam mandek berproduksi. Dampaknya, para pemilik pabrik pengolahan garam beryodium sepi produksi. Pupon, pemilik industri garam beryodium UD Apel Merah di Desa Purworejo, Kecamatan Kaliori menyebutkan, sepinya pasokan garam terjadi sejak sepekan […]

  • Petani Pati Kompak Dukung Ganjar, Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi

    Petani Pati Kompak Dukung Ganjar, Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi

    • calendar_month Jum, 8 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 180
    • 0Komentar

    PATI – Petani se-Kabupaten Pati memadati Gedung Olah Raga (GOR) Growong Lor Kecamatan Juwana pada Kamis (7/12/2023), dalam Forum Diskusi “Petani Peduli Demokrasi” yang diselenggarakan oleh Pok relawan Petani Bumi Pati Binaan Dukung Ganjar Presiden ke-8 (DGP8) Pati. Menurut Ketua Panitia, Widayatno, acara yang diinisiasi oleh relawan Ganjar-Mahfud, Dukung Ganjar Pranowo Presiden ke-8 (DGP8) Pati, […]

  • Berkah Ramadan, Orderan Ukiran Kaligrafi Jepara Naik 70 Persen

    Berkah Ramadan, Orderan Ukiran Kaligrafi Jepara Naik 70 Persen

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Selain ukiran relief, Jepara juga terkenal dengan hasil karyanya berupa ukiran kaligrafi. Kaligrafi karya masyarakat Jepara pun telah menjelajahi pasar-pasar besar dunia. Di bulan Ramadhan seperti ini, orderan kaligrafi meningkat drastis dari bulan-bulan biasa. Dilansir dari Medcom.id, Ali Ahmad, salah satu perajin seni ukir kaligrafi dan relief membenarkan adanya peningkatan order pada bulan Ramadhan. Bahkan, […]

  • IPNU IPPNU Keling Sukses Konsolidasi Kaderisasi, Organisasi, dan Administrasi

    IPNU IPPNU Keling Sukses Konsolidasi Kaderisasi, Organisasi, dan Administrasi

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    JEPARA – Selama Ramadan, PAC IPNU dan IPPNU Keling, Jepara menggelar safari dari ranting ke ranting. Kegiatan safari Ramadan itu sekaligus untuk workshop organisasi, kaderisasi hingga administrasi. Total ada 17 ranting yang disambangi. Kegiatan safari itu dimulai pada (9/5/2019) di Masjid Baiturrohman Desa Klepun, dan ditutup kemarin (27/5/2019) di Gedung MWC NU Keling sebagai kegiatan […]

expand_less