Breaking News
light_mode

Selamatkan Lahan Kritis Pohon Alpukat Bisa Jadi Solusinya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
  • visibility 357

Ilustrasi bibit pohon alpukat yang memiliki nilai ekonomis sekaligus nilai ekologis

Lahan kritis perlu mendapat penanganan agar tidak menjadi pemicu bencana alam seperti banjir terjadi. Caranya adalah menanam pohon. Salah satu pohon yang direkomendasikan adalah alpukat yang memiliki nilai ekonomis sekaligus nilai ekologis.

PATI – Masyarakat didorong untuk ikut serta memelihara lahan kritis di lingkungannya, melalui penanaman tanaman keras seperti pohon buah-buahan. Hal ini seperti yang dilakukan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Pemali Juwana. 

“Lahan-lahan kritis harus mendapat sentuhan, karena itu kami mendorong dan memberi bantuan kelompok-kelompok untuk mengajari membibitkan pohon, serta menanam dan memelihara di lahan-lahan kritis kelompoknya. Khusus untuk di Kabupaten Pati program bantuan kebun bibit rakyat (KBR) ini diberikan kepada tujuh kelompok terutama yang berada di sekitar kawasan hutan dan lahan kritis,” jelas Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Pemali Juwana Rochimah Musrahini.

Saat ini, lanjutnya, yang sedang dilakukan pembibitan adalah pohon buah alpukat dan pohon sengon, karena dianggap memiliki nilai ekonomi tinggi. “Karena Alpukat sedang bagus (permintaan dan haganya), dan sengon juga sedang laku keras di sini. Jadi harapannya itu selain memelihara lahan kritis, masyarakat mendapatkan nilai ekonomi. Karena alpukat dijual juga mahal, dan sengon juga masih laku perkubiknya Rp 800 ribu. Ini dalam waktu 3 tahun hingga 5 tahun kedepan sudah bisa menghasilkan,” imbuhnya.

Khusus untuk sengon, Rochimah berharap, kelompok-kelompok penerima program menanam kembali. Sehingga lahan-lahan yang sudah ada sekarang tetap hijau, dan upaya perbaikan lingkungan dan lahan bisa terlaksana. Dan pohon-pohon tersebut menyimpan air dalam tanah sebanyak-banyaknya dan selama-lamanya. “Ini juga akan menekan laju erosi, sendimentasi di sungai, sehingga mengurangi bencana alam,” paparnya.

Lebih lanjut Rochimah menjelaskan, setelah menerima dana melalui rekening kelompok, mereka langsung bergerak melakukan pembibitan. Di mana setiap kelompoknya memproduksi 35 bibit pohon, dengan komitmen mereka harus menanam 100 persen bibit-bibit tersebut dan akan dipantau secara berkala. (arf) 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Apresiasi Pengadaan Dua Alat Berat untuk Penanganan Sungai

    DPRD Pati Apresiasi Pengadaan Dua Alat Berat untuk Penanganan Sungai

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.565
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati kini memiliki tambahan dua unit alat berat yang dapat digunakan untuk mendukung penanganan sedimentasi di berbagai sungai. Pengadaan tersebut dinilai dapat mempercepat pekerjaan pengerukan sekaligus menjadi bagian dari langkah mitigasi potensi banjir. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menilai keberadaan alat berat milik pemerintah daerah memberikan dukungan penting […]

  • DPRD Pati Dukung Penuh TMMD Sengkuyung Tahap IV untuk Percepatan Pembangunan Desa

    DPRD Pati Dukung Penuh TMMD Sengkuyung Tahap IV untuk Percepatan Pembangunan Desa

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 336
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Siti Maudlu’ah, SE, turut hadir dalam upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV yang berlangsung di Lapangan Desa Porangparing, Kecamatan Sukolilo, pada Rabu (8/10/2025). Kehadiran perwakilan DPRD ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Siti Maudlu’ah, politisi dari Fraksi Partai Demokrat, […]

  • Pembangunan Ruko Dekat Waduk Semampir Pati Dihentikan Sementara

    Pembangunan Ruko Dekat Waduk Semampir Pati Dihentikan Sementara

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.031
    • 0Komentar

    PATI – Pembangunan ruko di dekat Waduk Semampir, Kabupaten Pati, akan dihentikan sementara. Hal ini diputuskan setelah Komisi A DPRD Kabupaten Pati melakukan audiensi dengan Satpol PP, Bagian Hukum, dan penghuni lama ruko pada Kamis (6/3/2025). Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari pengaduan penghuni ruko yang merasa bangunan mereka dibongkar tanpa komunikasi dan izin terlebih […]

  • Penurunan Kemiskinan di Jawa Tengah: BPS Catat 29.65 Ribu Jiwa Lepas dari Kemiskinan

    Penurunan Kemiskinan di Jawa Tengah: BPS Catat 29.65 Ribu Jiwa Lepas dari Kemiskinan

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat penurunan jumlah penduduk miskin pada Maret 2025. Angka kemiskinan turun menjadi 9,48 persen (3,367 juta jiwa), berkurang 0,10 persen poin dibandingkan September 2024 (9,58 persen atau 3,40 juta jiwa). Penurunan ini setara dengan 29.65 ribu orang. Kepala BPS Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih, menjelaskan beberapa faktor […]

  • Anggota DPRD Pati, Kastomo Tekankan Pentingnya Manajemen yang Baik untuk BUMDes

    Anggota DPRD Pati, Kastomo Tekankan Pentingnya Manajemen yang Baik untuk BUMDes

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Kastomo, menilai kondisi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Pati masih belum sepenuhnya siap. Kesiapan tersebut meliputi manajemen dan sumber daya manusia (SDM). Realitanya, banyak BUMDes yang belum beroperasi. Pertumbuhan BUMDes di Kabupaten Pati juga masih minim, hanya sekitar 10 persen. “Saya melihat keadaan BUMDes di Kabupaten Pati, kesiapan […]

  • Pelatih Soroti Kelemahan Fisik dan Teknik Pemain Persipa U-17

    Pelatih Soroti Kelemahan Fisik dan Teknik Pemain Persipa U-17

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Pelatih Persipa Pati U-17 Eko Supriyanto saat memimpin seleksi di Stadion Joyokusumo. Sebanyak 25 pemain masuk dalam akademi Persipa Pati U-17. Namun pelatih mengaku masih banyak pekerjaan rumah untuk membenahi fisik dan teknik pemain yang ada. PATI – Dari 165 pemain usia 16 dan 17 tahun yang mengikuti seleksi, tim pelatih akhirnya memilih 25 pemain […]

expand_less