Breaking News
light_mode

BPD dan Pemdes Tulakan Dukung Langkah Gapoktan Tolak Penambangan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
  • visibility 84

 

Rembug tani yang dilaksanakan di kediaman Ketua Gapoktan H. Masruhan, Dukuh Winong, Desa Tulakan, Senin (10/2022)

Aparat desa berdiri satu barisan mendukung penuh langkah para petani Desa Tulakan yang mempertahankan kelangsungan masa depan pertanian desanya dari ancaman penambangan batuan di Kali Gelis.

JEPARA – Badan
Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintah Desa (Pemdes) Tulakan Kecamatan
Donorojo Kabupaten Jepara mendukung upaya Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)
Margo Utomo dalam upaya menegakkan aturan yang disepakati bersama pada tahun
2020 lalu.

Hal itu terungkap dalam
rembug tani yang dilaksanakan di kediaman Ketua Gapoktan H. Masruhan, Dukuh
Winong, Desa Tulakan, Senin (10/2022) malam kemarin.

“Pada prinsipnya BPD
mendukung upaya-upaya petani dalam menjaga ketahanan pangan dan mengelola
pertanian sepanjang tidak menimbulkan konflik sosial di masyarakat,” kata
Chadziq, Ketua BPD Tulakan.

Lebih lanjut ia menjelaskan
bahwa jika penambangan itu berizin, tentu memerlukan persetujuan masyarakat
sekitar, rekomendasi kepala desa, lalu ke pemerintah kabupaten baru mendapatkan
izin pemerintah provinsi.

“Kalau ada yang
membawa Surat Keterangan Usaha (KSU) lalu mengatakan sudah mendapat izin kepala
desa, perlu diluruskan. SKU itu hanya untuk mendapatkan kredit dari bank, bukan
izin dari kepala desa untuk melakukan penambangan batuan,” kata Chadziq.

Sementara itu, Pemdes
Tulakan yang diwakili Ladu, Wahyu Triatmowibowo mengatakan mendukung upaya
Gapoktan dalam menegakkan aturan dan memperjuangkan ketahanan pangan.

“Setahu saya, kepala
desa tidak pernah mengeluarkan izin penambangan batuan. Kepala desa hanya
menandatangani Surat Keterangan Usaha yang dibuat Suntono, di mana pekerjaannya
sebagai penggali batuan,” kata Wahyu.

“Kalau SKU itu
digunakan Suntono untuk melakukan penambangan batuan dan menyewa lahan,
informasi ini akan saya sampaikan kepada pak Kepala Desa. Kita pantau bersama
kegiatan Suntono,” jelas Wahyu.

Ketua Gapoktan Margo Utomo
H. Masruhan menyambut baik dukungan BPD dan Pemdes.

“Saya berharap kita
semua, Poktan, Gapoktan dan petani di Desa Tulakan kompak menjaga lingkungan
dan kondusivitas desa. Mudah-mudahan penambangan batuan ilegal di Kali Gelis
benar-benar berhenti beroperasi,” ujar Masruhan.

Dari informasi yang
diperoleh di lapangan, alat berat yang masih tertinggal di persawahan dekat
Kali Gelis, tengah malam tadi telah dipindahkan pemiliknya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UNNES bersama EJEF Jawa Timur Sukses Optimalkan Digital Marketing Desa Wisata Banyu Bening

    Mahasiswa UNNES bersama EJEF Jawa Timur Sukses Optimalkan Digital Marketing Desa Wisata Banyu Bening

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BLORA – Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) berkolaborasi dengan East Java Ecotourism Forum (EJEF) Jawa Timur berhasil mengoptimalkan strategi digital marketing Desa Wisata Banyu Bening di Blora, Jawa Tengah. Program pelatihan intensif yang berlangsung selama sepekan (9-13 Juni 2025) ini berfokus pada peningkatan daya tarik wisatawan melalui pemanfaatan platform digital. Para mahasiswa UNNES, yang tengah […]

  • Timba Pengalaman Dari Cerita Orang Sekitar

    Timba Pengalaman Dari Cerita Orang Sekitar

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 73
    • 0Komentar

      Minkhatin Fajriyah Mendapatkan pengalaman tidak hanya dilakukan dengan pergi kesana-sini. Pengalaman bisa juga didapatkan dari membaca cerita dari orang sekitar. Hal inilah yang diyakini Minkhatin Fajriah, perempuan kelahiran Pati 9 Juli 1997 ini mendapat banyak pengalaman maupun pelajaran dari aktivitasnya membaca cerita-cerita orang yang ada di sekitar. ”Saya suka sekali baca cerita. Dari cerita-cerita […]

  • Kesenian Tradisional Kudus, Ngintun Sego Kepel, Raih Pujian di TMII

    Kesenian Tradisional Kudus, Ngintun Sego Kepel, Raih Pujian di TMII

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 85
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kesenian tradisional Ngintun Sego Kepel dari Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, berhasil memukau pengunjung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu (4/5/2025). Pertunjukan yang memikat ini merupakan bagian dari Pentas Duta Seni Kabupaten se-kabupaten/kota Jawa Tengah 2025 di Anjungan Jawa Tengah TMII. Sanggar Seni Ciptoning Asri dari Desa Dersalam, Kecamatan Bae, […]

  • Pastikan Ukuran, Dinas PUPR Kembali Cek Jembatan Karangbener

    Pastikan Ukuran, Dinas PUPR Kembali Cek Jembatan Karangbener

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MENGUKUR – DINAS PUPR BERSAMA PELAKSANA LAPANGAN CV ANUGERAH SEDANG MENGUKUR PANJANG JEMBATAN KARANGBENER KUDUS – Banyaknya material bangunan yang menggunakan barang fabrikasi, membuat kontraktor dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) lebih jeli mengukur konstruksi jembatan. Hal ini dikatakan Nur Hasyim, pelaksana teknis lapangan Dinas PUPR saat mengecek pengerjaan Jembatan Kemang Karangbener kemarin. […]

  • DPRD Pati Apresiasi Tradisi Meron Sukolilo, Ajang Persatuan dan Peningkatan Ekonomi

    DPRD Pati Apresiasi Tradisi Meron Sukolilo, Ajang Persatuan dan Peningkatan Ekonomi

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 93
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menghadiri puncak acara tradisi Meron Sukolilo pada Sabtu (6/9) dan menyampaikan apresiasinya terhadap pelestarian tradisi budaya yang telah berlangsung turun temurun. Hardi berharap tradisi Meron tetap lestari sebagai ajang persatuan masyarakat sekaligus mampu meningkatkan perekonomian warga. “Harapannya terus dilestarikan tradisi yang baik ini dalam momentum maulid nabi, tentunya […]

  • Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Anggota DPR-RI Ingatkan Pemerintah soal Reformasi Sistem

    Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Anggota DPR-RI Ingatkan Pemerintah soal Reformasi Sistem

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 89
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah berencana menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 23 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari kelompok Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri. Kebijakan pemutihan tersebut ditargetkan selesai paling lambat akhir November 2025. Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menilai langkah ini sebagai kebijakan progresif yang berpihak pada rakyat. […]

expand_less