Breaking News
light_mode

Potensi Besar Latoh Jepara, Tembus Ekspor Jepang-Korea

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
  • visibility 518
latoh sangat banyak dijumpai di laut jepara namun masih perlu untuk dibudidayakan
Urap Latoh menjadi salah satu menu olahan tanaman laut ini

Tanaman Latoh banyak tumbuh di lautan Jepara. Latoh yang
dikenal sebagai anggur laut atau Green
Caviar
, merujuk sebutan orang-orang Eropa dan Amerika, sangat baik untuk
kesehatan. Bahkan pasar di Jepang dan Korea sudah banyak yang meminta tanaman
hasil laut tersebut.
”Latoh memiliki potensi besar untuk menjadi komoditas
ekspor. Jepara sebenarnya sudah ekspor. Tapi masih menggunakan jasa pihak lain.
Kedepan bisa diekspor sendiri, sehingga Latoh bisa dikenal sebagai hasil laut
khas Jepara,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara, Mulyaji,
seperti dikutip dari jepara.go.id.
Lebih lanjut, pihaknya ingin melakukan kegiatan pemberdayaan
masyarakat pesisir dengan mengangkat pembudidayaan Latoh. Sebab memiliki dampak
ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat. Serta menjadikan brand bahwa Latoh berasal dari Jepara.
Saat ini, Latoh telah mampu menembus pasar internasional. Ekspor tanaman hasil laut ini telah menyasar hingga  ke Jepang dan Korea.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Air
Payau (BBPBAP) Sugeng Raharjo mengatakan, saat ini banyak tambak yang
kondisinya kosong, melihat potensi tersebut dirinya tertarik untuk memanfaatkan
pembudidayaan Latoh bersama masyarakat.
“Latoh itu hanya
membutuhkan waktu tiga minggu sampai satu bulan, dan sudah bisa dipanen setiap
hari. Dengan metode Tumpangsari ataupun Polyculture.
Ini potensi yang menarik,” katanya.
bahas masalah budidaya latoh sebagai komoditas menjanjikan dan potensi besar pasar ekspor ke jepang dan korea
Audiensi Kadin Jepara dengan Asisten II Sekda Jepara
Metode tersebut dianggap sukses untuk perkembangbiakan jenis
rumput laut ini. Sebagai hasil laut khas Jepara, Sugeng berharap Latoh bisa
berkembang dengan baik.
Saat ini, BBPBAP bersama pengurus Kamar Dagang dan Industri
(Kadin) Jepara, dan Himpunan Nelayan seluruh Indonesia (HSNI) sedang
mempersiapkan pembudidayaan, sekaligus sosialisasi kepada masyarakat untuk
mengkonsumsi Latoh.
Latoh memiliki banyak kandungan protein, kalsium, asam lemak
tak jenuh dan masih banyak lagi kandungan kesehatan lainnya. Tantowi Jauhari,
dari Kadin jepara mengungkapkan, pihaknya bakal melakukan kegiatan pengenalan
produk hasil laut tersebut.
Upaya sosialisasi itu direncanakan melalui kegiatan
pemecahan rekor MURI. Dengan cara kegiatan makan Latoh bersama sebanyak 10 ribu
peserta. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Minta Pemkab Realisasikan Program Perbaikan Jalan

    DPRD Pati Minta Pemkab Realisasikan Program Perbaikan Jalan

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI – Masalah kerusakan jalan masih menjadi keluhan utama masyarakat Kabupaten Pati. Hal ini terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Pati yang baru saja digelar. Aspirasi warga yang dominan adalah perbaikan infrastruktur jalan, terutama di daerah pedesaan. Jalan yang rusak parah dinilai menghambat mobilitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi maupun aktivitas sehari-hari. Anggota DPRD […]

  • Gus Baha

    Al Qur’an dan Fiqih Adalah Satu Kesatuan yang Tak Terpisahkan

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.778
    • 0Komentar

    Sebuah Catatan Muhadharah ‘Ammah Al-Itqan bersama KH Baha’uddin Nursalim. Tulisan ini sepenuhnya dikutip dari facebook Sahal Japara.  Ahad, 15 Februari 2026 menjadi hari yang penuh cahaya ilmu dan keberkahan. Ma’had Aly Yanbu’ul Qur’an Kudus menyelenggarakan Muhadharah ‘Ammah Ngaos Al-Itqan fi ‘Ulumil Qur’an di Pondok Pesantren LP3IA Narukan Kragan Rembang. Kitab monumental karya Imam Jalaluddin as-Suyuthi […]

  • Rancangan RPJMD Pati 2025-2029 Disepakati Bersama, Fokus pada Sektor Strategis

    Rancangan RPJMD Pati 2025-2029 Disepakati Bersama, Fokus pada Sektor Strategis

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.099
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat telah mencapai kesepakatan terkait rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025 hingga 2029. Dokumen ini akan menjadi pijakan serta arah utama pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Beberapa sektor yang dianggap strategis menjadi prioritas dalam rancangan awal tersebut, di […]

  • Revitalisasi Sekolah, DPRD Pati Minta Disdikbud Gunakan Data Dapodik Sebagai Acuan

    Revitalisasi Sekolah, DPRD Pati Minta Disdikbud Gunakan Data Dapodik Sebagai Acuan

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 196
    • 0Komentar

    PATI – Guna memastikan program perbaikan dan pemulihan sarana pendidikan berjalan tepat sasaran, DPRD Kabupaten Pati meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) segera menyusun data lengkap dan melakukan pemetaan menyeluruh terhadap bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, baik yang berada di jenjang SD maupun SMP negeri di seluruh wilayah kabupaten. Anggota Komisi D DPRD Pati, Endang […]

  • Marching band Bahana Swara MA Saafiyah Kajen memeriahkan acara jaan sehat dan napak tilas pendiri Madrasah Salafiyah Kajen.

    Ribuan Santri Ikuti Napak Tilas Pendiri Madrasah Salafiyah Kajen

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 292
    • 0Komentar

      PATI, LINGKARMURIA.COM – Ribuan Santri menghadiri acara napak tilas dan jalan santai dalam rangka Peringatan Haul ke 97 KH. Sirodj Ishaq, dan merayakan hari ulang tahun (HUT) Madrasah Salafiyah Kajen yang ke 88. Acara ini juga sekaligus menjadi peringatan Maulid Nabi.  Kegiatan mulai pukul 07.00 pagi di depan bangunan bersejarah musholla yang didirikan oleh KH. Sirodj […]

  • Benih Damai Suporter Muria Raya Pasca Tragedi Kanjuruhan

    Benih Damai Suporter Muria Raya Pasca Tragedi Kanjuruhan

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Suporter Persijap Persipa dan Persiku Kudus berkumpul. Suporter Persijap Jepara, Persiku Kudus, dan Persipa Pati sepakat berdamai. Suporter di tiga kabupaten yang masuk kawasan Muria ini mengambil pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan. Sepak bola untuk kemanusiaan digaungkan. Karena itu tidak ada lagi alasan untuk bertikai.  KUDUS – Puluhan suporter se-Muria Raya berkumpul di gedung olahraga kompleks […]

expand_less