Mario Lemos Kembali Pimpin Persijap Jepara, Publik Nantikan Comeback Pressing 90 Menit
- account_circle Abdul Adhim
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 2.209

Manajemen Persijap Jepara kembali menunjuk Mario Lemos sebagai head coach.
JEPARA – Manajemen Persijap Jepara kembali mempercayakan posisi pelatih kepala kepada Mario Lemos. Sementara itu, Divaldo Alves kini menempati posisi Direktur Teknik, jabatan yang sebelumnya diemban oleh Mario Lemos.
Keputusan tersebut dinilai menjadi langkah menarik dari manajemen Persijap, terutama di tengah upaya klub untuk keluar dari tekanan zona degradasi.
Kembalinya Mario Lemos sebagai nahkoda tim utama memunculkan harapan baru bagi publik Jepara, khususnya terkait gaya permainan agresif yang pernah menjadi ciri khas tim.
Pada awal kompetisi, permainan Persijap di bawah arahan Mario Lemos sempat mengejutkan banyak pihak. Strategi pressing tinggi dan intensitas permainan selama 90 menit menjadi salah satu kekuatan utama tim. Namun, seiring berjalannya musim, performa pemain mengalami penurunan hingga berujung pada rentetan hasil negatif dan evaluasi terhadap kinerja tim pelatih.
Kini, dengan hadirnya sejumlah pemain baru, Mario Lemos diharapkan mampu meramu kembali strategi yang efektif dan berdampak langsung terhadap hasil pertandingan.
Publik pun menantikan apakah karakter permainan menekan sejak menit awal akan kembali menjadi identitas Persijap musim ini.
Manajer Persijap Jepara, Egat Sacawijaya, menyampaikan keyakinannya terhadap komposisi kepelatihan terbaru tersebut.
“Penunjukan ini merupakan wujud keseriusan kami dalam membangun Persijap secara berkelanjutan. Kami percaya Mario Lemos memiliki kapasitas kepemimpinan dan kualitas teknis untuk membawa tim tampil kompetitif di setiap pertandingan. Di sisi lain, Divaldo Alves akan memastikan fondasi teknis klub tetap kuat dan terarah,” ujar Egat.
Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar perubahan, melainkan bagian dari penguatan struktur yang telah disusun sejak awal.
“Kami ingin Persijap tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dengan identitas yang kuat, profesional, dan membanggakan masyarakat Jepara. Dengan kerja keras, kolaborasi, serta dukungan seluruh elemen tim dan suporter, kami optimistis target tersebut dapat dicapai,” imbuhnya.
Manajemen Persijap juga kembali menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen klub untuk terus berkembang secara konsisten.
Dengan struktur organisasi yang semakin solid dan pembagian peran yang jelas, Persijap optimistis mampu bersaing dan memperkokoh eksistensinya di level tertinggi sepak bola nasional.
Dengan kembalinya Mario Lemos di kursi pelatih kepala, Persijap kini menatap sisa kompetisi dengan optimisme baru. Harapan besar tertuju pada racikan strategi anyar yang diharapkan mampu menghadirkan kemenangan sekaligus menyelamatkan tim dari ancaman degradasi.
- Penulis: Abdul Adhim
- Editor: Fatwa
