Breaking News
light_mode

Kenalkan Literasi Sejak Dini, Anak-anak di Kudus Diajak Jelajahi Perpustakaan Umum yang Ramah Anak

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • visibility 2.216

KUDUS — Ribuan mata anak-anak penuh semangat menginjakkan kaki di gedung baru Perpustakaan Umum Kabupaten Kudus yang terletak di komplek Balai Jagong.

Ribuan anak dari berbagai jenjang pendidikan mulai taman kanak-kanak hingga sekolah dasar mengikuti kunjungan yang bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya literasi sejak usia dini sekaligus memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang kini menghadirkan suasana lebih modern dan ramah bagi pengunjung muda.

Anak-anak menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti rangkaian kegiatan di perpustakaan. Selain menikmati ruang baca yang bersih, nyaman, dan memiliki desain yang menarik, mereka juga diajak menjelajahi berbagai fasilitas unggulan seperti mini theater, area bermain yang luas, serta koleksi buku anak yang beragam dan menarik perhatian.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kunjungan tersebut diikuti oleh peserta dari KB & TPA An-Nabil, PAUD IT Utsman Bin Affan, dan SD 1 Jati Wetan yang bersama-sama meriahkan rangkaian kegiatan edukasi pada hari Kamis (12/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mendapatkan pendampingan dari anggota Komunitas Read Aloud Kudus. Eka Fitriyana Sari, salah satu penggerak komunitas, menjelaskan bahwa komunitas mereka berfokus pada upaya meningkatkan minat literasi pada anak usia dini, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga kelas awal sekolah dasar.

“Kami dari Komunitas Read Aloud Kudus yang bergerak di bidang literasi, khususnya pembaca nyaring untuk anak usia dini, mulai TK sampai SD kelas 1 sampai 3,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kecintaan akan membaca pada anak sejak dini. Melalui metode membaca nyaring yang disajikan dengan intonasi yang hidup, ekspresi yang menarik, serta pendekatan interaktif, anak-anak diajak untuk menikmati setiap cerita dari buku yang dibacakan.

“Tujuan kami membantu anak-anak supaya lebih gemar membaca, meningkatkan kemampuan belajar, serta mendukung prestasi mereka di sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SD 1 Jati Wetan, Siti Mufi Atun, menyampaikan bahwa kunjungan kali ini bukanlah kegiatan biasa, melainkan bagian dari rangkaian edukasi literasi sekaligus pembinaan karakter bagi siswa menjelang kedatangan bulan suci Ramadan.

“Di sini kami keluarga besar SD 1 Jati Wetan melaksanakan kegiatan dengan tujuan menyambut Ramadan sekaligus keliling Desa Jati Wetan, dan juga kegiatan kokurikuler dengan mengunjungi perpustakaan daerah,” ujarnya.

Selama berada di perpustakaan, siswa mengikuti berbagai aktivitas yang telah disiapkan, mulai dari membaca buku pilihan mereka hingga menonton film edukasi yang mengangkat tema awal puasa Ramadan.

“Selain membaca di perpustakaan, anak-anak juga menonton film tentang awal puasa Ramadan,” jelasnya.

Tak hanya itu, para siswa juga didorong untuk aktif berbagi cerita serta melakukan diskusi mengenai isi bacaan yang mereka pilih sendiri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 SD 1 Jati Wetan.

“Anak-anak aktif membaca dan bercerita. Kegiatan ini diikuti mulai kelas 1 sampai kelas 6,” katanya.

Menurutnya, antusiasme yang ditunjukkan oleh para siswa sangatlah tinggi, terutama karena sebagian besar di antaranya baru pertama kali memiliki kesempatan untuk mengunjungi perpustakaan daerah yang baru direnovasi.

“Anak-anak sangat bahagia sekali, puas, karena memang dari dulu belum pernah ke sini. Alhamdulillah mereka merasa antusias, bangga, bahagia, dan senang,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap minat baca pada siswa dapat terus meningkat, sekaligus menanamkan semangat belajar serta nilai-nilai positif yang sesuai dengan semangat bulan suci Ramadan.

Sebagai informasi tambahan, perpustakaan menyediakan berbagai paket wisata edukasi yang dapat diakses oleh masyarakat, seperti kegiatan mendongeng, pembacaan buku bersama, hingga aktivitas bermain yang mengandung nilai edukatif.

Penataan ruang dirancang secara menarik dan modern, khususnya ruang baca anak yang menggunakan warna-warna cerah dan dilengkapi fasilitas yang mendukung kenyamanan saat membaca.

Selain ruang baca khusus untuk anak-anak, perpustakaan juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas lainnya, antara lain ruang baca dewasa, ruang pertemuan, ruang pelatihan komputer, fasilitas multimedia, hingga mini theater. Semua fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya apapun.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duel Sengit Papan Bawah Super League : Persijap vs Madura United, Tuan Rumah Dijagokan Menang Tipis

    Duel Sengit Papan Bawah Super League : Persijap vs Madura United, Tuan Rumah Dijagokan Menang Tipis

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.916
    • 0Komentar

    JEPARA – Pertarungan sengit di papan bawah klasemen akan tersaji saat Laskar Kalinyamat menjamu Laskar Sape Kerrab. Kedua tim saat ini tengah terjebak dalam tren negatif dan sangat membutuhkan poin penuh untuk menjauh dari jeratan zona degradasi Super League 2025/2026. Analisis Performa Madura United (5 Laga Terakhir) Madura United datang ke Jepara dengan kondisi yang […]

  • Miris ! Diterjang Angin, Rumah Semi Permanen Hampir Rubuh

    Miris ! Diterjang Angin, Rumah Semi Permanen Hampir Rubuh

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sebuah rumah semi permanen berbahan anyaman bambu hampir saja ambruk Sabtu (17/2/18). Rumah milik Sujadi warga Desa Semerak RT 04 RW 01 Kecamanatan Margoyoso Kabupaten Pati ini, hampir ambruk lantaran angin kencang yang berhembus sejak semalam dan disusul siang hari sekitar pukul 14.00. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam hal itu. (Pusdalops PB Pati/lil)

  • Kedaulatan Pangan dan Kesadaran Budaya Sumber Utama Kekuatan Bangsa

    Kedaulatan Pangan dan Kesadaran Budaya Sumber Utama Kekuatan Bangsa

    • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Ngaji budaya Suluk Maleman, (17/9/2022) Bukan seberapa banyak jumlah tentara atau canggihnya alutsista. Namun kedaulatan pangan dan kesadaran budayalah yang menjadi sumber utama kekuatan bangsa.  Masalah kebangsaan kembali dibahas dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman pada Sabtu (17/9/2022) malam. Dalam forum ngaji budaya itu dibahas tentang pentingnya posisi kedaulatan pangan serta kesadaran budaya sebagai sumber utama […]

  • Imam Suroso Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir Desa Kasiyan

    Imam Suroso Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir Desa Kasiyan

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 211
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPR RI Imam Suroso menggelar kegiatan pengobatan gratis bagi warga yang terkena dampak banjir di Desa Kasiyan Kecamatan Sukolilo pagi kemarin. Menggunakan perahu milik warga Imam Suroso dan tim dokter dari RS Mitra Bangsa mengunjungi warga yang masih bertahan di rumahnya masing-masing. ”Kemarin ada masyarakat termasuk dari kepala desa sendiri yang menginformasikan […]

  • Komisi C DPRD Pati Sayangkan Pencurian Baterai Lampu PJU Tenaga Surya

    Komisi C DPRD Pati Sayangkan Pencurian Baterai Lampu PJU Tenaga Surya

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PATI – Aksi perusakan dan pencurian di Kabupaten Pati, khususnya pencurian baterai lampu penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya, mendapat kecaman dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian tersebut. “Sangat disayangkan ini kan bantuan dari pemerintah, tapi kenapa malah dicuri,” tegas Joni […]

  • DPRD Pati Soroti Kondisi Alun-Alun Juwana yang Kurang Layak

    DPRD Pati Soroti Kondisi Alun-Alun Juwana yang Kurang Layak

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 267
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti kondisi Alun-Alun Juwana yang dinilai kurang layak dan kurang bagus. Padahal, Juwana merupakan salah satu pusat perekonomian di bidang perikanan yang penting bagi wilayah Pati. Anggota DPRD Pati, Mukit, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi alun-alun tersebut. “Harusnya itu bisa menjadi perhatian pemerintah daerah untuk dilakukan penataan […]

expand_less