Breaking News
light_mode

Kenalkan Literasi Sejak Dini, Anak-anak di Kudus Diajak Jelajahi Perpustakaan Umum yang Ramah Anak

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • visibility 2.195

KUDUS — Ribuan mata anak-anak penuh semangat menginjakkan kaki di gedung baru Perpustakaan Umum Kabupaten Kudus yang terletak di komplek Balai Jagong.

Ribuan anak dari berbagai jenjang pendidikan mulai taman kanak-kanak hingga sekolah dasar mengikuti kunjungan yang bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya literasi sejak usia dini sekaligus memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang kini menghadirkan suasana lebih modern dan ramah bagi pengunjung muda.

Anak-anak menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti rangkaian kegiatan di perpustakaan. Selain menikmati ruang baca yang bersih, nyaman, dan memiliki desain yang menarik, mereka juga diajak menjelajahi berbagai fasilitas unggulan seperti mini theater, area bermain yang luas, serta koleksi buku anak yang beragam dan menarik perhatian.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kunjungan tersebut diikuti oleh peserta dari KB & TPA An-Nabil, PAUD IT Utsman Bin Affan, dan SD 1 Jati Wetan yang bersama-sama meriahkan rangkaian kegiatan edukasi pada hari Kamis (12/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mendapatkan pendampingan dari anggota Komunitas Read Aloud Kudus. Eka Fitriyana Sari, salah satu penggerak komunitas, menjelaskan bahwa komunitas mereka berfokus pada upaya meningkatkan minat literasi pada anak usia dini, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga kelas awal sekolah dasar.

“Kami dari Komunitas Read Aloud Kudus yang bergerak di bidang literasi, khususnya pembaca nyaring untuk anak usia dini, mulai TK sampai SD kelas 1 sampai 3,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kecintaan akan membaca pada anak sejak dini. Melalui metode membaca nyaring yang disajikan dengan intonasi yang hidup, ekspresi yang menarik, serta pendekatan interaktif, anak-anak diajak untuk menikmati setiap cerita dari buku yang dibacakan.

“Tujuan kami membantu anak-anak supaya lebih gemar membaca, meningkatkan kemampuan belajar, serta mendukung prestasi mereka di sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SD 1 Jati Wetan, Siti Mufi Atun, menyampaikan bahwa kunjungan kali ini bukanlah kegiatan biasa, melainkan bagian dari rangkaian edukasi literasi sekaligus pembinaan karakter bagi siswa menjelang kedatangan bulan suci Ramadan.

“Di sini kami keluarga besar SD 1 Jati Wetan melaksanakan kegiatan dengan tujuan menyambut Ramadan sekaligus keliling Desa Jati Wetan, dan juga kegiatan kokurikuler dengan mengunjungi perpustakaan daerah,” ujarnya.

Selama berada di perpustakaan, siswa mengikuti berbagai aktivitas yang telah disiapkan, mulai dari membaca buku pilihan mereka hingga menonton film edukasi yang mengangkat tema awal puasa Ramadan.

“Selain membaca di perpustakaan, anak-anak juga menonton film tentang awal puasa Ramadan,” jelasnya.

Tak hanya itu, para siswa juga didorong untuk aktif berbagi cerita serta melakukan diskusi mengenai isi bacaan yang mereka pilih sendiri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 SD 1 Jati Wetan.

“Anak-anak aktif membaca dan bercerita. Kegiatan ini diikuti mulai kelas 1 sampai kelas 6,” katanya.

Menurutnya, antusiasme yang ditunjukkan oleh para siswa sangatlah tinggi, terutama karena sebagian besar di antaranya baru pertama kali memiliki kesempatan untuk mengunjungi perpustakaan daerah yang baru direnovasi.

“Anak-anak sangat bahagia sekali, puas, karena memang dari dulu belum pernah ke sini. Alhamdulillah mereka merasa antusias, bangga, bahagia, dan senang,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap minat baca pada siswa dapat terus meningkat, sekaligus menanamkan semangat belajar serta nilai-nilai positif yang sesuai dengan semangat bulan suci Ramadan.

Sebagai informasi tambahan, perpustakaan menyediakan berbagai paket wisata edukasi yang dapat diakses oleh masyarakat, seperti kegiatan mendongeng, pembacaan buku bersama, hingga aktivitas bermain yang mengandung nilai edukatif.

Penataan ruang dirancang secara menarik dan modern, khususnya ruang baca anak yang menggunakan warna-warna cerah dan dilengkapi fasilitas yang mendukung kenyamanan saat membaca.

Selain ruang baca khusus untuk anak-anak, perpustakaan juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas lainnya, antara lain ruang baca dewasa, ruang pertemuan, ruang pelatihan komputer, fasilitas multimedia, hingga mini theater. Semua fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya apapun.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh Pria Telanjang Di Trangkil, Ternyata Positif Overdosis Narkoba

    Heboh Pria Telanjang Di Trangkil, Ternyata Positif Overdosis Narkoba

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 427
    • 0Komentar

    PATI – Kedua pria telanjang yang berada di dalam mobil depan Pasar Trangkil, Pati diketahui merupakan warga Madura. Keduanya mengalami overdosis saat dipaksa keluar dari mobil yang dikendarai Suzuki Ertiga B 2254 KFB. Dari hasil pemeriksaan, satu dari pelaku positif memakai narkoba. Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto mengatakan, saat ini Polres Pati sudah menangani […]

  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menerima kunjungan tim dari Undip Semarang.

    Undip Jajaki Beasiswa Penuh dan Pembukaan Kampus di Pati

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3.991
    • 0Komentar

      PATI – Universitas Diponegoro (Undip) membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pati terkait penyediaan beasiswa penuh bagi warga kurang mampu serta rencana pengembangan kampus di daerah. Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, dan Direktur Akademik Undip, Siswo Sumardiono, di Pendopo Kabupaten Pati. Pertemuan berlangsung konstruktif dengan fokus […]

  • Anggota DPRD Pati Muntamah : Pelayanan Kesehatan Harus Lebih Baik

    Anggota DPRD Pati Muntamah : Pelayanan Kesehatan Harus Lebih Baik

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 188
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mendesak Pemkab Pati untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hal ini menyusul diraihnya penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award oleh Pemkab Pati pada Kamis (08/08/2024) lalu. Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan bahwa penghargaan tersebut tidak boleh sekadar simbolis, melainkan harus dibarengi dengan aksi nyata […]

  • DPRD Pati: RPJMD Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Miskin

    DPRD Pati: RPJMD Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Miskin

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pati mendesak pemerintah daerah untuk memprioritaskan pengentasan kemiskinan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Ketua Fraksi Golkar, Endah Sriwahyuningati, menyatakan bahwa aspek sosial ekonomi harus menjadi fokus utama dalam perencanaan pembangunan daerah. “Fraksi Golkar mendorong upaya pengentasan kemiskinan melalui program bantuan sosial yang tepat sasaran,” ujarnya. Ia […]

  • Harga Ketela Anjlok, DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih

    Harga Ketela Anjlok, DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 202
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati menyoroti permasalahan yang dihadapi petani ketela saat ini akibat anjloknya harga jual. Mereka berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih dan mengambil langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani ketela. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyampaikan apresiasinya terhadap program ketahanan pangan yang fokus pada pertanian padi. “Di Kabupaten […]

  • Dengan Sains Olahraga, PFA Memoles Mutiara Hitam Lebih Mengkilap

    Dengan Sains Olahraga, PFA Memoles Mutiara Hitam Lebih Mengkilap

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

      Pelatih Papua Football Academy melihat cara anak asuhnya mengumpan bola/FOTO PAPUA FOOTBALL ACADEMY  Shin Tae Yong pernah mengkritik pemain Indonesia sudah salah sejak level dasar, dari teknik bermain hingga pemenuhan nutrisinya. Karenanya Sekolah Sepak Bola (SSB) dan akademi sepak bola yang membina usia dini mesti berbenah PAPUA – Lahirnya Papua Football Academy (PFA) cukup […]

expand_less