Pemkab Pati Siapkan Rp20 Miliar untuk Revitalisasi Jalan Sudirman Tahun 2026
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 1.714

PATI – Kawasan Jalan Sudirman akan direnovasi melalui program revitalisasi yang direncanakan Pemkab Pati dengan alokasi anggaran Rp20 miliar pada tahun anggaran 2026.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pati Tony Romas menjelaskan, upaya perbaikan kawasan tersebut tidak akan mengubah lokasi areal parkir yang selama ini menjadi perhatian pengguna jalan.
Menurutnya, kondisi lalu lintas di sepanjang Jalan Lingkar bagian barat Alun-alun Simpang Lima Pati saat ini masih belum teratur.
Kendaraan roda tiga dan roda empat bahkan terparkir hingga tiga lapis di sisi kiri jalan, sehingga menghambat kelancaran arus lalu lintas.
“Itu nanti (revitalisasi) hanya mempercantik kawasan seperti Jogja. Jadi nanti ada taman dan tempat duduk. Kalau parkir mungkin masih sama seperti ini,” ungkapnya, Senin (2/2/2026).
Tony mengakui, kelambatan arus lalu lintas di kawasan tersebut juga dipengaruhi oleh keterbatasan lahan parkir di wilayah Kota Pati.
Kondisi ini kerap menjadi keluhan masyarakat yang sering melintas di jalan tersebut, salah satunya Noor dari Desa Payang.
Wanita yang setiap hari harus melintas Jalan Sudirman untuk bekerja itu mengaku pernah merasa tidak nyaman akibat kepadatan akses jalan.
“Ya pernah merasakan macet. Kadang kesal karena manusiawi, karena parkirnya di pinggir jalan plus penjual kaki lima (PKL) yang mangkal di situ. Susah kalau mau nyebrang, dan kalau misal pas keluar jadi lama di jalannya,” tuturnya.
Menurut Noor, kemacetan seringkali menyebabkan keterlambatan datang kerja dan memperlambat aliran lalu lintas secara keseluruhan.
“Biasanya macet terjadi saat jam pulang sekolah atau jam istirahat sekolah. Apalagi pas pukul 12.00 WIB saat jam istirahat sering kena dampak macetnya. Paling ramai di depan SDN Pati Kidul 01 dan SMPN 5 Pati,” imbuhnya.
Selain parkir kendaraan di tepi jalan umum, ia menambahkan bahwa keberadaan PKL yang berjualan di pinggir jalan juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kemacetan. Apalagi pada jam-jam tertentu, banyak pembeli yang datang sehingga menimbulkan kerumunan.
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian
