Breaking News
light_mode

Santunan Difabel, Yatim, dan Dhuafa dalam Gebyar PKH

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 26 Jan 2020
  • visibility 232


Plt Bupati Kudus Hartopo 



KUDUS – Gebyar Program Keluarga
Harapan (PKH) membawa kegembiraan. Setidaknya bagi para dhuafa, anak yatim dan
penyandang disabilitas. Mereka mendapat santunan yang diserahkan langsung oleh
Plt Bupati Kudus Hartopo di Lapangan Merdeka Desa Klaling, Jekulo. Minggu
(26/01/2020).

Sebanyak 40 Dhuafa, 27 anak yatim
dan 5 penyandang disabilitas menerima bantuan sosial dari para KPM PKH
se-Kecamatan Jekulo. Bantuan itu berupa dana, alat tulis, sembako dan alat-alat
difabel.

Koordinator PKH Kabupaten Kudus,
Habib Rifa’i mengungkapkan, gebyar PKH kali ini lebih istimewa sebab seluruh
pembiayaan dan santunan adalah hasil dari pengelolaan sampah dan sponsor yang
dikelola oleh kelompok PKH Jekulo. Dana tersebut juga disalurkan kepada
kelompok disabilitas, yatim dan dhuafa.

Habib menjelaskan teknisnya, selama
dua bulan terakhir ini kelompok penerima se-Kecamatan Jekulo mengumpulkan serta
mengelola sampah untuk didaur ulang dan dijual.

“Selama dua bulan bisa
mengumpulkan 21 juta dari sampah yang dimanfaatkan untuk acara gebyar PKH dan
bantuan sosial untuk kaum difabel, yatim dan dhuafa,” jelas Habib.

Sementara itu, Plt Bupati Kudus.
Hartopo memberikan motivasi hidup dan semangat kepada ribuan penerima bantuan
sosial PKH se-Kecamatan Jekulo. “Jangan putus asa, saya ingin support
kalian semua sebab ini adalah misi ibadah,” kata Hartopo.

Selanjutnya, ia menceritakan pengalaman
hidupnya di masa lalu. Sejak kecil, kata dia, sudah hidup mandiri demi memenuhi
kebutuhan sehari-hari dan sekolah. Waktu itu belum ada bantuan sosial PKH
seperti sekarang ini.
Kemeriahan gebyar PKH se Kecamatan Jekulo, Kudus

“Saya adalah orang paling
miskin di Desa Pasuruan Lor. Saya pernah mencari keong sawah, jadi buruh tani
hingga pembantu rumah tangga. Sekolah juga pindah-pindah sebab saking tidak
punya uang,” sebutnya.

Untuk itu, lanjutnya, ucapan terima
kasih disampaikan kepada para pendamping sosial PKH, utamanya yang ada di
Kecamatan Jekulo. Mereka yang tidak pernah lelah mendampingi, memberi manfaat
untuk menjadikan masyarakat ini mandiri dan berdaya.

“Dengan adanya kelompok
pendamping dan pelaku. Ini lah yang nanti akan jadi pahlawan kesejahteraan,
terutama di Kecamatan Jekulo,” katanya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persipa Pati Kembali Tumbang, Eduard Tjong Akui Performa Tim Masih Stagnan

    Persipa Pati Kembali Tumbang, Eduard Tjong Akui Performa Tim Masih Stagnan

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.331
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati kembali harus merasakan kepahitan Kekalahan di kompetisi Liga Nusantara. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Moch Soebroto Magelang pada malam hari 23 Desember 2015, Laskar Saridin takluk dengan skor telak 3 – 0 dari Batavia FC. Batavia FC langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Gol pembuka tercipta pada menit ke-9 melalui […]

  • Penasaran Kelola Wisata

    Penasaran Kelola Wisata

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Tsania Rahma Dini HOBI gadis yang satu ini travelling. Tsania Rahma Dini mengaku, pernah berkeliling dan mengunjungi sejumlah tempat wisata. Baik yang dikelola pemerintah dan swasta. Bahkan, tempat wisata yang masih alami dan belum tersentuh pengelolaan siapapun. Dia menerangkan, wilayah yang pernah dikunjunginya tidak hanya di Pulau Jawa. Sejumlah tempat wisata di luar pulau Jawa, […]

  • Kawal Program MBG, DPRD Pati Minta Pengawasan SPPG Diperketat dan Diperbaiki

    Kawal Program MBG, DPRD Pati Minta Pengawasan SPPG Diperketat dan Diperbaiki

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.918
    • 0Komentar

    PATI – Dalam upaya mengawal keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati kembali mengangkat persoalan lemahnya sistem pengawasan pada penyelenggaraan Sistem Penyediaan Pangan Gratis (SPPG). Hal ini disampaikan dalam rapat kerja gabungan antara Komisi B dan Komisi D bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Menurut pengamatan dewan, pengawasan […]

  • Komisi A DPRD Pati Kawal Nasib 1.219 Pegawai R4, Pastikan Tidak Ada PHK

    Komisi A DPRD Pati Kawal Nasib 1.219 Pegawai R4, Pastikan Tidak Ada PHK

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 284
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Bupati Pati, Sudewo, dalam memperjuangkan nasib 1.219 pegawai paruh waktu (R4) agar tidak terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Dukungan ini disampaikan setelah audiensi antara perwakilan pegawai paruh waktu dengan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Pati. Anggota DPRD Pati dari Komisi A, Kastomo, […]

  • Target PAD Meningkat, Pemkab Pati Resmi Naikkan Tarif PBB 250%

    Target PAD Meningkat, Pemkab Pati Resmi Naikkan Tarif PBB 250%

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati akan menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar ±250% pada tahun 2025. Kenaikan ini disepakati dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Pati, Sudewo, bersama para camat dan anggota Paguyuban Solidaritas Kepala Desa dan Perangkat Desa (PASOPATI) pada Minggu (18/5/2025). Sudewo menjelaskan bahwa kenaikan ini merupakan […]

  • SPI Grobogan Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Petani Hadapi Ancaman Bencana

    SPI Grobogan Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Petani Hadapi Ancaman Bencana

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 258
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Kondisi hutan yang semakin memprihatinkan akibat minimnya tumbuhan keras menjadi perhatian serius Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Grobogan. Kerentanan terhadap banjir bandang dan longsor mendorong SPI untuk mengambil inisiatif penanaman tumbuhan keras. Rencananya, penanaman tumbuhan keras akan dilakukan serentak di kawasan hutan Desa Asemrudung, Geyer, Grobogan. Beberapa petani di wilayah tersebut bahkan telah […]

expand_less