Breaking News
light_mode

Santunan Difabel, Yatim, dan Dhuafa dalam Gebyar PKH

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 26 Jan 2020
  • visibility 188


Plt Bupati Kudus Hartopo 



KUDUS – Gebyar Program Keluarga
Harapan (PKH) membawa kegembiraan. Setidaknya bagi para dhuafa, anak yatim dan
penyandang disabilitas. Mereka mendapat santunan yang diserahkan langsung oleh
Plt Bupati Kudus Hartopo di Lapangan Merdeka Desa Klaling, Jekulo. Minggu
(26/01/2020).

Sebanyak 40 Dhuafa, 27 anak yatim
dan 5 penyandang disabilitas menerima bantuan sosial dari para KPM PKH
se-Kecamatan Jekulo. Bantuan itu berupa dana, alat tulis, sembako dan alat-alat
difabel.

Koordinator PKH Kabupaten Kudus,
Habib Rifa’i mengungkapkan, gebyar PKH kali ini lebih istimewa sebab seluruh
pembiayaan dan santunan adalah hasil dari pengelolaan sampah dan sponsor yang
dikelola oleh kelompok PKH Jekulo. Dana tersebut juga disalurkan kepada
kelompok disabilitas, yatim dan dhuafa.

Habib menjelaskan teknisnya, selama
dua bulan terakhir ini kelompok penerima se-Kecamatan Jekulo mengumpulkan serta
mengelola sampah untuk didaur ulang dan dijual.

“Selama dua bulan bisa
mengumpulkan 21 juta dari sampah yang dimanfaatkan untuk acara gebyar PKH dan
bantuan sosial untuk kaum difabel, yatim dan dhuafa,” jelas Habib.

Sementara itu, Plt Bupati Kudus.
Hartopo memberikan motivasi hidup dan semangat kepada ribuan penerima bantuan
sosial PKH se-Kecamatan Jekulo. “Jangan putus asa, saya ingin support
kalian semua sebab ini adalah misi ibadah,” kata Hartopo.

Selanjutnya, ia menceritakan pengalaman
hidupnya di masa lalu. Sejak kecil, kata dia, sudah hidup mandiri demi memenuhi
kebutuhan sehari-hari dan sekolah. Waktu itu belum ada bantuan sosial PKH
seperti sekarang ini.
Kemeriahan gebyar PKH se Kecamatan Jekulo, Kudus

“Saya adalah orang paling
miskin di Desa Pasuruan Lor. Saya pernah mencari keong sawah, jadi buruh tani
hingga pembantu rumah tangga. Sekolah juga pindah-pindah sebab saking tidak
punya uang,” sebutnya.

Untuk itu, lanjutnya, ucapan terima
kasih disampaikan kepada para pendamping sosial PKH, utamanya yang ada di
Kecamatan Jekulo. Mereka yang tidak pernah lelah mendampingi, memberi manfaat
untuk menjadikan masyarakat ini mandiri dan berdaya.

“Dengan adanya kelompok
pendamping dan pelaku. Ini lah yang nanti akan jadi pahlawan kesejahteraan,
terutama di Kecamatan Jekulo,” katanya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Hari Koperasi ke-78 di Kabupaten Pati

    Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Hari Koperasi ke-78 di Kabupaten Pati

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 181
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan warga Pati memadati halaman Setda Pati Minggu (13/7) untuk mengikuti jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-78. Acara yang bertema “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur” ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, beserta perwakilan Forkopimda, Plt Sekda, pimpinan OPD, camat, dan tamu undangan lainnya. Jalan sehat yang dipenuhi dengan […]

  • Kudus Jadi Titik Sentral Pengembangan Kawasan Pati Raya

    Kudus Jadi Titik Sentral Pengembangan Kawasan Pati Raya

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 130
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong pengembangan kawasan aglomerasi di Pantura timur, salah satunya melalui program Pati Raya. Kabupaten Kudus berperan penting sebagai titik sentral dalam pengembangan ini. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan keberhasilan model aglomerasi seperti Solo Raya yang menghasilkan perputaran ekonomi hampir Rp 8,7 triliun (menurut pemberitaan sebelumnya, hampir Rp 10 […]

  • Foto Curva Nord Syndicate/TWITTER 

    #SaveKarimunjawa Ultras Persijap Kembali Suarakan Isu Tambak Udang

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Foto Curva Nord Syndicate/TWITTER JEPARA – Isu tentang tambak udang di Karimunjawa Jepara masih ramai. Tambak udang di Karimunjawa diduga berdampak buruk terhadap kelestarian lingkungan wilayah kepulauan yang menjadi salah satu kecamatan di Kabupaten Jepara itu. Saat ini masih terjadi pro kontra meskipun pemerintah daerah sudah melakukan penutupan. Pada pertandingan uji coba Persijap vs Persipa […]

  • Bela Harga Diri Petani di Tulakan Jepara Putus Jembatan Tambang Ilegal

    Bela Harga Diri Petani di Tulakan Jepara Putus Jembatan Tambang Ilegal

    • calendar_month Sab, 8 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Para petani memotong kayu kelapa yang menjadi jembatan untuk akses tambang ilegal batuan di Sungai Kaligelis, Desa Tulakan, Donorojo, Jepara Sejumlah petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Utomo Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Jepara melakukan tindakan tegas. Mereka memotong jembatan yang menjadi akses tambang ilegal yang mengancam jaringan irigasi sawah mereka. JEPARA – […]

  • Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto Harap Pengisian Perangkat Desa Tak Dimanfaatkan Oknum 

    Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto Harap Pengisian Perangkat Desa Tak Dimanfaatkan Oknum 

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 170
    • 0Komentar

    PATI – Kembalinya pengisian perangkat desa menjadi kewenangan pihak desa merupakan dorongan dari DPRD Pati. Diharapkan dengan kewenangan penuh itu pihak pemerintah desa dapat lebih leluasa dan mantap dalam memilih perangkat desanya masing-masing. “Supaya desa ini lebih mantap mencari perangkat desanya, harapannya jangan sampai ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” papar anggota DPRD Pati […]

  • Jadwal Padat Sering Mandi di SPBU

    Jadwal Padat Sering Mandi di SPBU

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Andra Kharisma Andra Kharisma siap-siap menyongsong tur lebaran yang bakal lebih padat dari tahun lalu. Sebelumnya, Andra yang ikut orkes dari Jawa Timur harus berkeliling di 20 tempat usai lebaran. Tahun ini setidaknya dia bakal manggung di 60 titik di Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan. ”Tahun ini lebih banyak. Ya tentunya persiapan matang dilakukan. Selain […]

expand_less