Breaking News
light_mode

Nawal Arafah Ajak Perempuan Miliki Growth Mindset untuk Bangun Peradaban

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
  • visibility 247

KUDUS – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Nawal Arafah Yasin, menekankan peran penting perempuan dalam pendidikan karakter anak di tengah tantangan dunia digital yang kompleks. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber Kajian Wanita bertema “Perempuan Sholihah Sebagai Fondasi Karakter dan Madrasah Peradaban” di Gedung Madrasah TBS, Kabupaten Kudus, Sabtu (18/10/2025).

Menurut Ning Nawal, sapaan akrabnya, “Perempuan ialah fondasi karakter dan madrasah peradaban. Cara perempuan mendidik anak di dalam keluarga, sangat menentukan bagaimana karakter generasi di masa depan.”

Nawal mengungkapkan ada beberapa hal penting yang dibutuhkan perempuan dalam mendidik karakter anak dan membangun peradaban. Pertama, ilmu dan akhlak yang akan diwariskan kepada sang buah hati.

“Ini bisa membentuk satu peradaban, karena bagaimana baiknya ibu, itu juga nanti akan membentuk generasi, bagaimana karakter yang baik dari ibu, itu nanti akan melahirkan anak-anak dan generasi yang berkarakter,” kata dia.

Dia melanjutkan, hal yang tak kalah penting adalah kecerdasan emosional. Pasalnya, perempuan memiliki multiperan, sehingga harus bisa manajemen waktu dan manajemen emosi dengan baik.

“Bagaimana dengan multiperan yang ibu-ibu emban ini, bagaimana caranya bukan hanya mengatur waktu, bukan hanya memiliki waktu yang berkualitas, tetapi juga memiliki emosi yang baik,” beber istri Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

Ditambahkan, perempuan juga harus memiliki growth mindset atau pola pikir berkembang. Tak hanya itu, social responsibility atau tanggung jawab sosial harus berani diambil untuk menciptakan perubahan dan membangun sebuah peradaban.

“Kalau ingin membangun peradaban mindset-nya harus tumbuh, tidak kemudian berhenti pada, ya sudah tidak usah ngapa-ngapain. Mindset harus bertumbuh lebih baik, membuat kualitas lebih baik, dan kemudian harus bermanfaat bagi lainnya,” imbuh Nawal.

Dia mengingatkan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini, tantangan yang dihadapi anak sangat kompleks. Sehingga, butuh peran aktif ibu sebagai madrasah pertama bagi anak-anak.

Menurut Nawal, seorang ibu perlu mengarahkan anak untuk belajar di sebuah lembaga pendidikan agama dengan tenaga pendidik yang memiliki otoritas keilmuan yang jelas dan bersambung kepada Rasulullah SAW.

Dia menekankan, dalam mendidik anak, ibu harus bisa menjadikan gawai sebagai sarana untuk menumbuhkan pemikiran kritis, tidak melupakan etika, serta mengembangkan kreativitas.

Di sisi lain, ibu mesti memiliki quality time dengan anak. Selain untuk menumbuhkan ikatan emosional, hal itu penting agar teknologi tidak menjauhkan anak dengan ibunya.

Menurut Nawal, di era sekarang ini, anak tidak bisa dilarang bermain gawai. Namun yang bisa dilakukan adalah mengarahkan anak untuk mengakses konten yang positif dan bermanfaat, serta memfilter konten negatif.

“Mereka harus paham, mana yang boleh, mana yang tidak, mana yang bermanfaat, dan mana yang tidak. Dan kemudian ada hak kesadaran terhadap anak untuk bisa mengatur waktunya,” tandas Bunda Forum Anak Nasional (FAN) Jateng tersebut.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap Ketidaksesuaian Data PBB-P2 dengan Klaim Bupati

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap Ketidaksesuaian Data PBB-P2 dengan Klaim Bupati

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 304
    • 0Komentar

    PATI – Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati terkait pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, kembali menghadirkan fakta baru yang signifikan. Sorotan kali ini tertuju pada klaim Bupati Sudewo yang menyatakan bahwa Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tidak mengalami kenaikan selama 14 tahun. Klaim tersebut terbantahkan dalam rapat Pansus Hak Angket […]

  • DPRD Pati Dorong Pendampingan Berkelanjutan untuk UMKM

    DPRD Pati Dorong Pendampingan Berkelanjutan untuk UMKM

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati mendorong pemerintah daerah untuk memberikan pendampingan yang berkelanjutan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, yang menekankan pentingnya pendampingan yang tidak hanya berupa pelatihan sesaat, melainkan juga dukungan berkelanjutan untuk kemajuan UMKM. “Pendampingan jangan hanya […]

  • Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ 2025 Digelar, DPRD Siap Bahas dalam 30 Hari

    Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ 2025 Digelar, DPRD Siap Bahas dalam 30 Hari

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.695
    • 0Komentar

    PATI – Rapat Paripurna untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati Tahun 2025 telah digelar pada hari Kamis, 26 Maret 2026. Dalam rapat tersebut, PLT Bupati Pati telah menyampaikan laporan sesuai mekanisme yang berlaku. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menjelaskan bahwa DPRD memiliki jangka waktu 30 […]

  • Jangan Biarkan JKN Kembali Krisis, Edy Wuryanto Minta APBN 2027 Jadi Momentum Perkuat Pembiayaan

    Jangan Biarkan JKN Kembali Krisis, Edy Wuryanto Minta APBN 2027 Jadi Momentum Perkuat Pembiayaan

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.720
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengingatkan pemerintah agar tidak membiarkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali mengalami tekanan pembiayaan berat seperti periode 2014–2019. Keberlanjutan program ini harus menjadi prioritas utama negara sebagai instrumen jaminan akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok miskin dan tidak mampu. Edy menegaskan tekanan keuangan […]

  • KPH Pati, Pramuka Saka Wanabhakti, dan KWARCAB Pati:  Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

    KPH Pati, Pramuka Saka Wanabhakti, dan KWARCAB Pati: Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 234
    • 0Komentar

    PATI – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati, Pramuka Saka Wanabhakti, dan Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Pati menggelar aksi sosial berbagi takjil Ramadhan 1446 H pada Senin (24/03/2025) sore. Aksi ini membagikan sebanyak 250 bungkus takjil kepada masyarakat yang sedang berpuasa. Sukmono Edwi Susanto, dalam kesempatan tersebut, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. […]

  • DPRD Pati Tekankan Perlindungan Pasar Tradisional Jadi Prioritas Pemkab

    DPRD Pati Tekankan Perlindungan Pasar Tradisional Jadi Prioritas Pemkab

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.377
    • 0Komentar

    PATI – Isu perlindungan pasar tradisional muncul sebagai salah satu fokus dalam kegiatan reses Tahap I Tahun 2026 yang digelar anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan Harischandra. Dalam silaturahmi dengan warga dan pelaku usaha, sejumlah pedagang kecil mengemukakan kekhawatiran terkait semakin meluasnya jangkauan ritel modern atau minimarket yang kini menjamah hingga ke wilayah […]

expand_less