Breaking News
light_mode

Edy Wuryanto: Penghapusan Tunggakan JKN Wujudkan Keadilan bagi Masyarakat Kecil

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
  • visibility 315

GROBOGAN – Dalam sebuah acara advokasi dan sosialisasi pengembangan pelayanan kesehatan rujukan di Desa Panunggalan, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah untuk menghapus tunggakan iuran peserta mandiri Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Penghapusan tunggakan ini penting untuk mengembalikan hak konstitusional masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan,” ujar Edy, menyoroti bahwa langkah ini akan mengaktifkan kembali seluruh peserta mandiri kelas 1, 2, dan 3 yang selama ini menunggak.

“Artinya, hak konstitusional mereka sesuai Pasal 28H ayat 3 UUD 1945 dipulihkan. Mereka bisa kembali dilayani oleh JKN,” imbuhnya.

Edy menjelaskan bahwa kebijakan ini justru akan membawa dampak positif bagi keuangan BPJS Kesehatan.

“Banyak masyarakat mau bayar iuran bulanan, tetapi tidak bisa karena harus melunasi tunggakan dulu. Dengan penghapusan ini, akan ada pemasukan riil dari iuran berjalan peserta mandiri. Dampaknya bisa membantu mengurangi defisit JKN,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edy menyoroti pentingnya penataan kembali kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Penghapusan tunggakan ini bagian dari upaya mengembalikan mereka menjadi peserta mandiri. Dengan begitu, PBI bisa benar-benar diisi orang miskin dan tidak mampu,” tegasnya.

Edy juga menyinggung aspek keadilan dalam kebijakan ini.

“Orang kaya sudah mendapat tax amnesty, sementara masyarakat kecil tersandera tunggakan JKN. Jadi penghapusan ini memberi rasa keadilan,” katanya.

Namun, Edy menekankan bahwa penghapusan tunggakan harus diiringi dengan peningkatan layanan dan pengawasan yang ketat.

“Saya berharap kebijakan ini dibarengi peningkatan pelayanan JKN kepada peserta serta pengawasan ketat terhadap fasilitas kesehatan yang melakukan fraud,” tuturnya.

Menurutnya, kualitas layanan adalah kunci keberlanjutan program JKN.

“Kalau pelayanan terus ditingkatkan, kepuasan peserta akan naik dan pembayaran iuran pasti lebih lancar,” tambahnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Edy mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan, untuk memperkuat pemahaman mengenai rujukan medis dan akses layanan kesehatan.

“Kita ingin masyarakat desa punya akses yang sama terhadap rujukan layanan kesehatan. Program ini harus berjalan seiring dengan kebijakan penghapusan tunggakan agar tidak ada warga yang kehilangan hak hanya karena masalah administrasi,” pungkasnya.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ragil Putut Widodo Selalu Siap Membela Persipa Pati

    Ragil Putut Widodo Selalu Siap Membela Persipa Pati

    • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

      Ragil Putut Widodo saat  berkostum Persipa musim 2018 di Liga 3 Jawa Tengah PATI, Cluwak – Ragil Putut Widodo, nama ini sebenarnya tidak asing di telinga pecinta bola di Kabupaten Pati. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini pernah mencuri perhatian karena kemampuannya mengolah si kulit bundar di lapangan hijau. Karir sepakbola pemain yang mengidolakan […]

  • Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Sasar Warga Kepulauan Karimunjawa

    Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Sasar Warga Kepulauan Karimunjawa

    • calendar_month Sab, 15 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    JEPARA – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) pada tahun 2018, telah memberikan manfaat yang sangat besar kepada masyarakat di Kabupaten Jepara, bahkan hingga menyasar di Kepulauan Karimunjawa Kabupaten Jepara.  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara telah berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara bertahap, sehingga masyarakat di 20 desa dan kelurahan yang tersebar di 16 […]

  • Suluk Maleman: Kasih Sayang, Inti Kemanusiaan yang Terancam Hilang

    Suluk Maleman: Kasih Sayang, Inti Kemanusiaan yang Terancam Hilang

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 372
    • 0Komentar

    PATI –  “Darurat Kasih Sayang” menjadi tema utama Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-153 yang digelar pada Sabtu (21/9/2024) malam. Tema ini menjadi ajakan untuk merenungkan kembali situasi carut marut yang semakin menggejala dalam kehidupan kebangsaan. Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, menekankan pentingnya belajar sifat kasih sayang di bulan kelahiran Nabi Muhammad. Beliau mengingatkan […]

  • Inilah Lawan Persijap di Liga 3 Nanti

    Inilah Lawan Persijap di Liga 3 Nanti

    • calendar_month Ming, 11 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, JAKARTA – Pelaksanaan kompetisi Liga 3 Nasional dipastikan mengalami perubahan. Tak hanya jadwal bertanding, format kompetisi pun juga dipastikan berubah. Sesuai hasil Manager Meeting yang digelar PSSI di Jakarta Jumat (9/3/18) malam, kontestan 40 tim Liga 3 Nasional dibagi kedalam delapan grup, dimana Persijap tergabung di Grup 3 bersama PSCS Cilacap, Persibas Banyumas, Persip […]

  • Prosa Jurnalisme Efektif Mengenalkan Kisah-kisah Budaya dan Sosial

    Prosa Jurnalisme Efektif Mengenalkan Kisah-kisah Budaya dan Sosial

    • calendar_month Jum, 14 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    KUDUS– Jurnalisme mampu jadi alat untuk mengisahkan peristiwa keseharian bernafas budaya dan sosial menjadi isu penting. Cerita di sekeliling Kota Kudus yang mudah dijumpai ini digubah para penulis buku Yang Asing di Kampung Sendiri (2018) dengan teknik prosa berpedoman fakta. Salah satu penulis buku antologi, Zakki Amali mengatakan, teknik narasi memang sedang digemari akhir-akhir ini […]

  • GP Ansor Pati Dorong Penanganan Profesional Dugaan Asusila di Lingkungan Pesantren

    GP Ansor Pati Dorong Penanganan Profesional Dugaan Asusila di Lingkungan Pesantren

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.316
    • 0Komentar

    PATI – Kasus dugaan tindakan asusila yang melibatkan seorang oknum kiai terhadap santri menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat, termasuk dari jajaran Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati. Menurut Ketua PC GP Ansor Pati, Ahmad Nashirudin, peristiwa tersebut sangat disayangkan mengingat pesantren dikenal sebagai lembaga yang menjadi pusat pembentukan akhlak, penanaman nilai agama, sekaligus tempat yang […]

expand_less