Breaking News
light_mode

Toko Digital Kampung Budaya Piji Wetan Diresmikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
  • visibility 91
Produk kaos yang dijual di toko digital KBPW


Ada empat segmen produk yang dikelola toko digital kbpw.store. Diantaranya produk tumbuhan, produk sandang, produk jajanan lokal dan produk kriya atau kerajinan tangan. Usaha ini dikelola layaknya sebuah koperasi. 


KUDUS – Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) kini memiliki toko digital yang sudah diresmikan dengan nama kbpw.store. Ketua Kampung Budaya Piji Wetan Muchammad Zaini menjelaskan toko tersebut dikelola secara komunal oleh pemuda piji wetan dengan tujuan untuk mengangkat potensi ekonomi warga. 

Toko ini diresmikan pada Minggu (4/4/2021), saat kegiatan rutin guyub rukun pagi (Guru Pagi) yang kembali digelar, setelah ditutup beberapa waktu lalu

“Belajar dari pandemi kemarin memang penting bagi kami untuk membentuk semacam sistem kemandirian ekonomi warga desa yang dikelola dengan memanfaatkan media digital begitu,” papar wakil ketua Lesbumi Kudus ini dalam rilis yang diterima Lingkar Muria.


Manajer KBPW Store Noor Zahroh menjelaskan konsep toko digital yang ia kelola bersama tim akan menggunakan asas kekeluargaan layaknya Koperasi. Di alamnya memuat produk-produk warga desa, khususnya Piji Wetan, yang dikemas secara baik dan berbudaya.

“Baru ada empat segmen produk yang kami Kelola diantaranya produk tumbuhan, produk sandang, produk jajanan lokal dan produk kriya atau kerajinan tangan,” jelas perempuan yang akrab disapa Zaza ini.


Pada acara launching itu, pengunjung sudah bisa menyimak gambaran toko dan bertanya mengenai kemungkinan untuk bermitra maupun yang lainnya. Zaza juga berharap akan banyak orang yang tertarik dengan konsep yang tengah ia bangun bersama tim di Piji Wetan. 

“Karena ini membawa brand budaya yang tentunya secara produk juga akan lebih etnik, unik dan menarik, semoga saja banyak yang tertarik,” kelakarnya.

Seperti event sebelumnya, Guru Pagi kali ini juga tetap dilengkapi adanya Taman Dolanan Tradisional bagi anak-anak. Diantara permainan yang bisa dimainkan nantinya ada Egrang Batok, Sprento, Dakon, Egrang Pring, Sawahan dan Lumbung Baca. 


 “Yang special kemarin, kita kedatangan tamu dari anak-anak TK/RA juga yang belajar melukis bersama seniman lukis dan kaligrafi Kudus, yakni Mbah Juk dan Kang Musyafak,” ujar Rhy Husaini selaku koordinator lapangan. (yan)
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Bergulirnya Asian Games 2018, Hoax Perekrutan Volunteer Merebak

    Jelang Bergulirnya Asian Games 2018, Hoax Perekrutan Volunteer Merebak

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    ILUSTRASI : ARIS Lingkar Muria, JAKARTA – Gelaran pesta olahraga bangsa-bangsa Asia yang bakal di helat di dua kota di Indonesia, Jakarta dan Palembang ini menjadi sasaran hoax. Terbaru, sejumlah broadcast pesan menyebar soal perekrutan volunteer Asian Games dengan iming-iming gaji Rp 600 ribu perhari. Begini pesan yang menyebar. Bapak ibu yg punya saudara/i atau […]

  • Beli Takjil Bonus Hiburan Tongtek hingga Akustik di Kampung Ramadan Kajen

    Beli Takjil Bonus Hiburan Tongtek hingga Akustik di Kampung Ramadan Kajen

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kemeriahan Kampung Ramadan di Desa Kajen, Margoyoso, Pati PATI – Kampung Ramadan di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso kembali digelar tahun ini. Selain berbelanja aneka menu buka puasa, pengunjung mendapat bonus hiburan gratis berbagai kesenian seperti tongtek, rebbana, dan musik akustik. Even Kampung Ramadan di Desa Kajen merupakan program kerja pemuda karang taruna desa tersebut. Tahun […]

  • Polresta Pati Gelar Sholat Ghaib untuk Tiga Personel Polri yang Gugur di Lampung

    Polresta Pati Gelar Sholat Ghaib untuk Tiga Personel Polri yang Gugur di Lampung

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 167
    • 0Komentar

    PATI – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al Ikhlas Polresta Pati pada Rabu (19/3/2025) siang. Setelah sholat Zuhur, seluruh personel Polresta Pati, dipimpin Wakapolresta Pati AKBP Dandy Ario Yustiawan, melaksanakan sholat ghaib. Sholat ghaib ini sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi tiga personel Polri Polda Lampung yang gugur saat bertugas. Ketiga personel yang gugur tersebut adalah […]

  • Mengenal Tugas Pokok dan Fungsi Kepolisian Republik Indonesia

    Mengenal Tugas Pokok dan Fungsi Kepolisian Republik Indonesia

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 130
    • 0Komentar

      Aparat kepolisian sedang berjaga di sebuah kelenteng di Jepara  Tugas pokok dan fungsi Polri mencerminkan peran yang penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan negara. Melalui pelaksanaan tugas-tugas tersebut, Polri berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) adalah lembaga penegak hukum yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban […]

  • Pemkab Pati Sambut Bantuan Becak Listrik untuk Lansia, Inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto

    Pemkab Pati Sambut Bantuan Becak Listrik untuk Lansia, Inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 591
    • 0Komentar

    PATI – Suasana haru dan bahagia terpancar dari wajah para lansia pengayuh becak di Pendopo Kabupaten Pati pada hari Rabu (12/11/2025). Deretan becak listrik yang berjejer rapi menjadi simbol harapan baru bagi mereka yang selama ini mengandalkan tenaga kayuhan untuk mencari nafkah. Sebanyak 60 unit becak listrik diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pati, Sudewo, sebagai […]

  • Melihat Optimisnya Sang Presiden Meski Terus Dicaci

    Melihat Optimisnya Sang Presiden Meski Terus Dicaci

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    FOTO : TOPSKOR Sekitar musim 2008  hingga 2011, atau tepatnya ketika Indonesian Super League bergulir menjadi kasta tertinggi sepakbola Indonesia, Persijap boleh dikatakan pernah mengalami saat-saat mentereng. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini menjadi salah satu kontestan yang disegani. Era itu kita mengenal nama-nama beken sekelas Johan Juansyah, Pablo Frances, Amarildo Souza, Danang Wihatmoko, Isdiantono, A […]

expand_less