Breaking News
light_mode

Pansus Angket DPRD Pati: Fokus 12 Poin Kebijakan Bupati, Bukan Hanya PBB-P2

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • visibility 317

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus menjalankan tugas Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket, yang dibentuk sebagai respons terhadap desakan masyarakat terkait kebijakan Bupati Sudewo.

Pansus ini berpotensi membawa implikasi serius, termasuk pemakzulan bupati.

Bupati Pati Sudewo sebelumnya menyampaikan harapannya agar Pansus fokus pada isu Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

“Saya berharap Pansus tidak melebar ke mana-mana. Yang dipersoalkan PBB-P2, ya itu saja ditajamkan, jangan ke mana-mana,” ujarnya usai salat Jumat di Masjid Agung Baitunnur Pati, Jumat (5/9/2025).

“Jangan karena ini live streaming lalu digunakan sebagai kesempatan untuk menelanjangi pemerintah,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menegaskan bahwa pihaknya tetap berada pada koridor yang telah ditetapkan.

“Pansus ini adalah ranah dari DPRD dan DPRD mendapatkan aspirasi dari masyarakat sebanyak 22 item. Sebanyak 22 item tersebut, di Pansus dipadatkan menjadi 12 item saja. Jadi kami memang tidak hanya mengurusi kaitan pajak,” jelasnya di Gedung DPRD Pati, Sabtu (6/9/2025).

Bandang menambahkan bahwa dari 12 poin tersebut, baru lima yang telah dibahas. “Jadi kami ini bukan ke mana-mana, tapi Pansus ini, kan, punya tugas untuk mendalami,” tegasnya.

Ia mencontohkan pendalaman terkait pemberhentian 220 tenaga honorer dari RSUD Soewondo, yang mencakup prosedur, keterlibatan Dewan Pengawas (Dewas), hingga keabsahan Dewas itu sendiri.

Berikut adalah 12 poin masalah kebijakan bupati yang menjadi fokus pembahasan Pansus DPRD Pati:

1. Kebijakan Kepegawaian: Pengangkatan Direktur RSUD, mutasi, promosi, dan demosi serta Rangkap jabatan yang diduga nepotisme dan tidak sesuai kompetensi serta tidak mengindahkan sistem merit

2. Proses Pengadaan Barang-Jasa

3. Proyek Infrastruktur-Prioritas Pembangunan

4. Kebijakan tidak aspiratif atau tidak berpihak pada masyarakat

5. Dugaan Korupsi DJKA (catatan: bukan kewenangan daerah)

6. Pemutusan kontrak 220 tenaga honorer RSUD

7. Penggantian slogan Kabupaten Pati secara sepihak

8. Mempersulit pelayanan publik karena belum membayar PBB-P2

9. Melanggar sumpah janji, arogan, dan intimidasi kepada masyarakat

10. Pembohongan publik

11. Pengangkatan Plt. Sekda yang diduga bermasalah

12. Kebijakan pengelolaan Baznas

Bandang mempersilakan publik untuk menilai kinerja Pansus.

“Terserah masyarakat atau Pak Bupati yang menilai. Mau menilai itu baik atau buruk terserah. Yang jelas kami tidak ada niatan jelek. Kami hanya menjalankan konstitusi. Apa yang menjadi tugas kami sebagai Pansus, itu saja,” pungkasnya. (ADV) 

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Sepakat Ajukan Hak Angket Terhadap Bupati Sudewo di Tengah Aksi Protes Kenaikan PBB-P2

    DPRD Pati Sepakat Ajukan Hak Angket Terhadap Bupati Sudewo di Tengah Aksi Protes Kenaikan PBB-P2

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 389
    • 0Komentar

    PATI – Di tengah tekanan massa aksi protes terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), DPRD Kabupaten Pati akhirnya sepakat mengajukan hak angket terhadap Bupati Pati, Sudewo. Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna yang berlangsung pada Rabu (13/8/2025) di Gedung DPRD Kabupaten Pati. Rapat paripurna tersebut berlangsung di tengah situasi yang cukup […]

  • Kedaulatan Pangan dan Kesadaran Budaya Sumber Utama Kekuatan Bangsa

    Kedaulatan Pangan dan Kesadaran Budaya Sumber Utama Kekuatan Bangsa

    • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Ngaji budaya Suluk Maleman, (17/9/2022) Bukan seberapa banyak jumlah tentara atau canggihnya alutsista. Namun kedaulatan pangan dan kesadaran budayalah yang menjadi sumber utama kekuatan bangsa.  Masalah kebangsaan kembali dibahas dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman pada Sabtu (17/9/2022) malam. Dalam forum ngaji budaya itu dibahas tentang pentingnya posisi kedaulatan pangan serta kesadaran budaya sebagai sumber utama […]

  • Lima Warga Binaan Masuk Daftar Penerima Remisi

    Lima Warga Binaan Masuk Daftar Penerima Remisi

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

      Suasana haru saat para warga binaan mengikuti perayaan Hari Natal yang diselenggarakan atas kerja sama dengan pihak Lapas Kelas II B Pati bersama Gereja GKMI Pati di aula Lapas kAMIS (7/12/17) pagi kemarin. Lingkar Muria, PATI – Jelang hari Natal Tahun 2017, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati mulai mengajukan remisi untuk warga […]

  • Laga Emosional Menuju Final

    Laga Emosional Menuju Final

    • calendar_month Ming, 30 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Para pemain Persijap Jr menunduk lesu usai kalah dari Persipa Jr di Stadion Joyokusumo  PATI – Persipa Jr berhasil melenggang ke partai puncak Piala Soertain U-17 Zona Jawa Tengah. Kepastian tiket final itu didapat dalam balutan laga yang penuh emosional bagi kedua kesebelasan. Dimana Persipa Jr berhasil lolos ke final dengan menyakinkan setelah menang 1 […]

  • Grup Neraka Liga 2 Persijap Satu Grup dengan Persis Solo

    Grup Neraka Liga 2 Persijap Satu Grup dengan Persis Solo

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Persjiap Jepara siap berlaga di Liga 2 musim 2021 JEPARA – Persijap Jepara berada di grup neraka dalam kompetisi Liga 2 musim 2021 ini. Tim kebanggaan Kota Ukir ini satu grup dengan Persis Solo, PSIM Yogyakarta, PSHW Jawa Timur, PSCS Cilacap, dan PSG Pati/AHHA PS.  Presiden Persijap Jepara M. Iqbal Hidayat mengungkapkan, hasil pembagian dari […]

  • Polisi Ungkap Pabrik Mie Basah Berbahaya dengan Bahan Formalin di Boyolali

    Polisi Ungkap Pabrik Mie Basah Berbahaya dengan Bahan Formalin di Boyolali

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.102
    • 0Komentar

    SEMARANG – Satgas Pangan yang berada di bawah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah telah berhasil mengungkap kasus produksi mie basah yang menggunakan formalin (formaldehida) sebagai bahan tambahan di Kabupaten Boyolali. Kasus ini mulai terungkap setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat pada tanggal 4 Maret 2026, yang menyatakan adanya dugaan peredaran mie […]

expand_less