Breaking News
light_mode

Menteri Koperasi Apresiasi Kecepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih di Pati

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
  • visibility 285

PATI – Bupati Pati, Sudewo, menerima kunjungan kerja Menteri Koperasi RI, Budi Arie Setiadi, di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (31/7/2025). Kunjungan ini membahas percepatan pengoperasian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tahap kedua. Program ini diharap mendorong kemandirian ekonomi desa melalui distribusi barang kebutuhan pokok yang tepat sasaran dan terjangkau.

Budi Arie menekankan bahwa program Kopdes Merah Putih telah memasuki fase operasional setelah sukses membentuk lebih dari 80 ribu koperasi desa secara nasional, termasuk 406 Kopdes di Kabupaten Pati.

“Program Kopdes Merah Putih ini sudah sampai tahap kedua, yaitu pengoperasian. Tahap pertama pembentukan sudah dilakukan, dan di Pati ada 406 Kopdes Merah Putih. Dalam tahap kedua ini perlu kerja keras untuk memastikan koperasi desa bisa beroperasi dan melayani rakyat di desa-desa,” tegasnya.

Ia menambahkan pentingnya distribusi kebutuhan pokok yang berpihak pada rakyat.

“Kalau rakyat beli sebelumnya Rp 24 ribu, kalau dengan koperasi desa bisa beli Rp18 ribu, mereka untung nggak? Jadi rakyat untung duluan. Karena buat saya, yang penting rakyat untung. Ini momentum bersama untuk menggerakkan ekonomi rakyat, maka kepada pengurus dan pengawas, mari kita jaga kredibilitas program ini,” imbuhnya.

Sudewo menyambut baik arahan tersebut. Ia menyatakan Pati sebagai kabupaten tercepat di Indonesia dalam membentuk Kopdes Merah Putih.

“Kabupaten Pati adalah nomor satu di tingkat nasional. 401 desa dan 5 kelurahan, total 406 Kopdes kami bentuk secara tuntas dan tercepat di Indonesia. Namun, tercepat dalam pembentukan berarti kita punya tantangan terbesar di depan. Kita tidak boleh terlambat dalam pengembangannya,” tegasnya.

Pemkab Pati berencana mengintegrasikan sektor perikanan, pertanian, dan UMKM untuk memperkuat Kopdes Merah Putih sebagai pilar ekonomi desa.

“Kami berharap dengan arahan dari Pak Menteri, langkah kami tepat dan benar sehingga capaian pengembangan Koperasi Merah Putih di Pati bisa sesuai harapan kita semua, harapan Pak Menteri, dan harapan Bapak Presiden,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Sampah, Karim Dipanggi Si Pemuda Sampah

    Peduli Sampah, Karim Dipanggi Si Pemuda Sampah

    • calendar_month Jum, 6 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Melihat Kisah Abdul Karim, Juara I Pemuda Pelopor Kesadaran Lingkungan Kabupaten Pati 2018, Penggagas Komunitas Resik Apik di Desa Kajen. Karim memang pemuda yang tak gampang menyerah. Untuk mengabdikan diri mengelola sampah di desanya sendiri, dia harus tabah menerima cibiran dari tetangga. Dia dijuluki si pemuda sampah karena kegigihannya mengajak warga supaya ikut program resik […]

  • Persipa Junior Tetap Optimis Meski Dihadapkan Tugas Sulit Lawan Persab Brebes U-17

    Persipa Junior Tetap Optimis Meski Dihadapkan Tugas Sulit Lawan Persab Brebes U-17

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 250
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati U-17 akan menjalani pertandingan krusialnya di Grup I babak 12 Besar Piala Soeratin U-17 2023 Zona Jawa Tengah, yang akan berlangsung di Stadion Joyokusumo Pati , Sabtu (04/11/2023). Meskipun mereka pada laga sebelumnya mengalami kekalahan 0-2 dari Persibangga Purbalingga U-17 Rabu (01/11/2023), Persipa Junior tetap penuh optimisme dalam menghadapi tugas sulit […]

  • DPRD Pati Usul GOR Pesantenan Jadi Markas Cabor

    DPRD Pati Usul GOR Pesantenan Jadi Markas Cabor

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 362
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengusulkan pemanfaatan GOR Pesantenan sebagai markas bagi cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Pati. Usulan ini disampaikan sebagai tindak lanjut aspirasi Ketua DPRD Pati, bertujuan untuk memudahkan koordinasi antar atlet dan pengurus cabor. “Saya hanya menyampaikan amanah dari Pak Ketua kepada Dinas. Harapan kami, GOR […]

  • Menyongsong Liga 2, Persijap Latihan Perdana

    Menyongsong Liga 2, Persijap Latihan Perdana

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

      Suasana latihan perdana Persijap Jepara di Liga 2 musim 2022 Latihan perdana Persijap Jepara dipercepat dari yang semula dijadwalkan Kamis (14/7/2022). Coach Salahaduin memimpin langsung latihan. Skuad Laskar Kalinyamat bakal berkejaran dengan waktu mengingat kick off Liga 2 diperkirakan pada bulan Agustus. Praktis tinggal satu bulan lagi.  JEPARA – Persijap Jepara memulai persiapan menyongsong […]

  • DPRD Pati Pertimbangkan Lokasi Strategis untuk Stadion Baru Persipa, Belajar dari Surabaya

    DPRD Pati Pertimbangkan Lokasi Strategis untuk Stadion Baru Persipa, Belajar dari Surabaya

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 422
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati aktif memberikan masukan terkait lokasi strategis untuk pembangunan stadion baru Persipa Pati. Anggota DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengungkapkan bahwa beberapa opsi lokasi sedang dipertimbangkan, termasuk kawasan Pasar Hewan, Tlogowungu, dan area dekat TPA Margorejo. Inspirasi penempatan stadion di dekat TPA ini datang dari keberhasilan Kota Surabaya dengan Gelora Bung Tomo. […]

  • DPRD Pati Kawal Penambahan Tenaga Penyuluh Pertanian di Wedarijaksa

    DPRD Pati Kawal Penambahan Tenaga Penyuluh Pertanian di Wedarijaksa

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 314
    • 0Komentar

    PATI – Minimnya jumlah tenaga penyuluh pertanian di Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, dikeluhkan para penyuluh kepada Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan. Setiap penyuluh saat ini harus menangani 3 hingga 4 desa, mengakibatkan beban kerja yang sangat berat dan berdampak pada kualitas pendampingan petani. Hal ini terungkap saat Muslihan melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan […]

expand_less