Breaking News
light_mode

Tiga Pemuda di Jepara Ditangkap Terkait Pengeroyokan yang Berujung Maut

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
  • visibility 343

JEPARA – Tiga pemuda di Kecamatan Kembang, Jepara, ditangkap polisi atas dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban, MR (20), meninggal dunia. Ketiga tersangka, berinisial DK, BB, dan FQ, dibekuk Polres Jepara setelah melakukan penganiayaan brutal terhadap korban pada Sabtu (19/7/2025) pukul 16.15 WIB.

Peristiwa bermula saat korban pulang menonton orkes di Desa Jinggotan. Di Jalan Raya Jepara-Kembang, terjadi keributan yang berujung pengeroyokan.

“Korban turun dari sepeda motor lalu dikeroyok dan dipukul tersangka BB, FQ, dan DK secara bergantian hingga terjatuh tak sadarkan diri,” ungkap Kapolres Jepara, AKBP Erick Budi Santoso, dalam konferensi pers Rabu (30/7/2025).

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka retak di kepala dan meninggal dunia pada Minggu (20/7/2025) pukul 11.00 WIB. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kembang, yang selanjutnya ditangani Polres Jepara.

Kapolres menjelaskan motif pengeroyokan diduga karena selisih paham saat menonton orkes. Penyelidikan polisi juga melibatkan keterangan lima saksi. Peran masing-masing tersangka, menurut Kapolres, adalah: BB memukul kepala dan menendang dada korban; FQ memukul kepala dan menginjak kepala korban; dan DK memukul korban.

Ketiga tersangka kini ditahan di Rutan Polres Jepara dan dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Polisi juga mengamankan barang bukti, termasuk hasil autopsi korban dan sepeda motor korban.

Kasihumas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, menegaskan komitmen polisi dalam menindak tegas segala bentuk kekerasan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan tindak kriminal melalui Polres Jepara, Call Center Polri 110, atau WhatsApp Siraju Polres Jepara di nomor 08112894040. Kasus ini masih dalam tahap pendalaman penyidik Satreskrim Polres Jepara.

Editor: arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Soroti Rencana Seleksi JPT Pratama, Minta Ditunda Hingga Pansus Hak Angket Selesai

    DPRD Pati Soroti Rencana Seleksi JPT Pratama, Minta Ditunda Hingga Pansus Hak Angket Selesai

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 339
    • 0Komentar

    PATI – Komisi A DPRD Kabupaten Pati menyoroti rencana seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang akan segera dilaksanakan oleh Bupati Pati Sudewo. Anggota Komisi A DPRD Pati, Danu Ikhsan Harischandra, meminta agar proses seleksi tersebut ditunda hingga Pansus Hak Angket DPRD Pati selesai. “Kalau bisa, tunggu pansus selesai dulu baru lakukan seleksi JPT. Apalagi, […]

  • Kebijakan Cerdas Bupati Kudus Larang Penggunaan Sound Horeg Saat Takbir Keliling

    Kebijakan Cerdas Bupati Kudus Larang Penggunaan Sound Horeg Saat Takbir Keliling

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 402
    • 0Komentar

      KUDUS – Kebijakan cerdas diambil Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, dalam menyikapi aturan kegiatan takbir keliling pada malam Idulfitri mendatang. Sam’ani mengimbau masyarakat untuk mematuhi larangan penggunaan sound horeg (sound system keliling) selama kegiatan takbir keliling menjelang Idul Fitri Larangan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan menghindari potensi bahaya di tengah perayaan malam takbiran. Daripada […]

  • Tawuran Antardesa di Pati Berujung Pengrusakan Rumah: 8 Pemuda Diamankan Polisi

    Tawuran Antardesa di Pati Berujung Pengrusakan Rumah: 8 Pemuda Diamankan Polisi

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 247
    • 0Komentar

    PATI – Tawuran antar desa di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, berakhir dengan kerusakan rumah dan penahanan 8 pemuda oleh Polresta Pati. Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan mengungkapkan bahwa pemuda yang terlibat dalam konflik ini berasal dari Desa Wotan dan Desa Baturejo. Konflik ini terjadi pada Selasa (9/4/2024) dini hari, tepat sebelum perayaan Idulfitri. ”Untuk waktu kejadian […]

  • Bupati Gelar Syukuran, Relokasi PKL Siap Eksekusi

    Bupati Gelar Syukuran, Relokasi PKL Siap Eksekusi

    • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sejumlah gerobak PKL saat menghadiri syukuran  PATI – Perlawanan PKL hanya tinggal perlawanan. Relokasi sudah pasti jadi dilakukan. Meskipun mayoritas pedagang menolak untuk dipindahkan. Jumat (8/2/2019) malam lalu, bahkan Bupati Haryanto telah menggelar syukuran untuk miwiti area jualan yang baru di TPK Perhutani KPH Pati.  Jajaran Pemerintah Kabupaten Pati, tokoh masyarakat, serta sejumlah pedagang menghadiri […]

  • DPRD Pati Selidiki Dugaan Pungli di Sekolah

    DPRD Pati Selidiki Dugaan Pungli di Sekolah

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 348
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati tengah menyelidiki laporan dugaan pungutan liar (pungli) di sejumlah sekolah di wilayah tersebut. Laporan tersebut diterima dari orang tua siswa, baik secara lisan maupun tertulis, yang menyebutkan adanya pungutan tidak resmi di beberapa sekolah. Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, membenarkan adanya laporan tersebut. “Ada surat […]

  • IKA PMII Pati Kritik Kenaikan PBB 250 Persen, Minta Pemkab Pati Transparan

    IKA PMII Pati Kritik Kenaikan PBB 250 Persen, Minta Pemkab Pati Transparan

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PATI – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Pati menyikapi kontroversi kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 250 persen yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Pati. Dalam pernyataan sikapnya, IKA PMII Pati mendesak transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam kebijakan tersebut. Setelah melakukan kajian awal yang melibatkan 32 anggotanya dari berbagai latar belakang, termasuk […]

expand_less