Breaking News
light_mode

Kepala BKPP Pati : Hati-hati Oknum Tawarkan Kelulusan CASN

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 10 Okt 2021
  • visibility 314

 

Kepala BKPP Saiful Ikmal

PATI – Kepala Badan
Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati Saiful Ikmal
menegaskan penyelenggaraan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dilakukan
dengan transparan dan jujur.

Karena itu pihaknya
mengingatkan agar para peserta berhati – hati terhadap oknum yang mengaku atau
menjanjikan dapat meloloskan tes CPNS dan PPPK terlebih sampai mengatasnamakan
pejabat di Pati.

“Kami ingatkan bahwa
hal tersebut sangat tidak mungkin karena seleksi CPNS dan PPPK menggunakan
sistem CAT yang sudah diakui keamanannya. Nilai yang diperoleh pun dapat
dipantau secara langsung melalui live streaming,” tegas Ikmal kepada
wartawan.

Untuk diketahui pelamar
yang telah lolos seleksi administrasi akan mengikuti seleksi kompetensi dasar
(SKD) CPNS dan seleksi kompetensi P3K Non Guru yang dijadwalkan pada 10 – 17
Oktober 2021 di Gedung Auditorium Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS)
Surakarta.

Adapun pelamar seleksi CASN
Non – Guru tahun 2021 berjumlah 6.319 dengan rincian pelamar CPNS sebanyak
5.928 orang dan pelamar PPPK Non – Guru sebanyak 391    orang.

Sedangkan untuk formasinya
terbagi menjadi 3 yaitu CPNS sebanyak 201. Formasi khusus disabilitas sebanyak
4 formasi dan formasi umum sebanyak 197. Untuk PPPK Non Guru sebanyak 198 dan
PPPK Guru sebanyak 1762 formasi.

Ikmal menambahkan, peserta
SKD CPNS yang memenuhi nilai ambang batas akan diambil paling banyak 3 (tiga)
kali jumlah kebutuhan/ formasi.

“Yaitu, diambil paling
banyak 3 kali jumlah kebutuhan atau formasi setiap jabatan berdasarkan
peringkat nilai SKD untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang akan
dilaksanakan sesuai jadwal dari Panselnas,” jelasnya.

Pihaknya menegaskan,
pelaksanaan tes dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan
dan pengendalian Covid – 19. Oleh karena itu, peserta wajib tes antigen (H-1)
atau Tes PCR (H-2) dan wajib sudah di vaksin tahap pertama.

“Bagi peserta yang
positif covid19 atau sedang menjalani isolasi mandiri wajib melaporkan panitia
dan melalui email untuk di jadwalkan ulang. Begitu pula dengan ibu hamil akan
kita prioritaskan dalam pelayanan,” paparnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilham Rio Fahmi tampil apik membantu Arema FC menang atas Persijap Jepara.

    Arema FC Tekuk Persijap Jepara 1-0 di Stadion Kanjuruhan

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 1.915
    • 0Komentar

    MALANG – Arema FC berhasil mengamankan tiga poin saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Senin (2/2/2026) tersebut berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan tim tuan rumah. Sejak awal laga, kedua tim bermain dengan tempo cukup tinggi. Persijap Jepara tampil berani dan tidak hanya […]

  • Caleg Gagal di Pati Ketangkap Nyabu Dalam Operasi Pekat Candi 2024

    Caleg Gagal di Pati Ketangkap Nyabu Dalam Operasi Pekat Candi 2024

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PATI – Seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jawa Tengah asal Kecamatan Tlogowungu, Pati yang gagal terpilih turut serta terjaring dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Candi 2024 yang digelar Polresta Pati. Caleg tersebut berinisial AR, usianya masih cukup muda yakni 36 tahun. Sebelumnya AR merupakan anggota DPRD Pati periode 2019-2024, namun dirinya di-PAW karena […]

  • Daftar 12 Desa Wisata baru di Kabupaten Pati Tahun 2022

    Daftar 12 Desa Wisata baru di Kabupaten Pati Tahun 2022

    • calendar_month Sab, 21 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Lapangann Gelora Sukarno Mojoagung Pati Tahun 2022 ini Kabupaten Pati memilik 12 desa wisata baru. Wisata yang dijual beragam. Dari wisata alam, agrowisata buah-buahan hingga wisata seni budaya, dan olahraga. PATI — Kini pilihan tempat wisata di Kabupaten Pati semakin beragam. Hal ini karena munculnya desa-desa wisata baru. Pata tahun ini ada 12 desa wisata […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati : Budaya Hormat Kyai Dipojokkan, Tayangan TV Dinilai Hina Pesantren

    Wakil Ketua DPRD Pati : Budaya Hormat Kyai Dipojokkan, Tayangan TV Dinilai Hina Pesantren

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 395
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, geram dengan tayangan televisi swasta yang dinilai menghina dunia pesantren. Kader NU ini menegaskan bahwa budaya hormat kepada kyai bukanlah bentuk feodalisme, melainkan cerminan nilai adab dan akhlak. “Tayangan itu yang memojokkan seolah-olah kayak feodalisme. Kan adab santri seperti itu sama kyainya. Bahkan kita sama orang […]

  • Wujudkan Wisata Edukasi, Eks Kantor Satpol PP Akan Direnovasi Menjadi Museum Cagar Budaya

    Wujudkan Wisata Edukasi, Eks Kantor Satpol PP Akan Direnovasi Menjadi Museum Cagar Budaya

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.681
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengambil langkah strategis dalam pelestarian sejarah dengan merencanakan revitalisasi bangunan bekas kantor Satpol PP yang terletak di Jalan RA Kartini, belakang Kantor Bupati, untuk diubah menjadi Museum Cagar Budaya. Rencana tersebut ditinjau langsung oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada Minggu (19/4/2026). Inisiatif ini ditujukan untuk mengumpulkan kembali […]

  • DPRD Pati Usung Program Angkutan Pelajar, Lirik Armada Eks Angkutan Umum Jakarta

    DPRD Pati Usung Program Angkutan Pelajar, Lirik Armada Eks Angkutan Umum Jakarta

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.774
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna memenuhi kebutuhan sarana transportasi aman bagi siswa. Langkah ini diambil sebagai solusi jangka panjang untuk menekan angka penggunaan sepeda motor di kalangan pelajar yang belum memenuhi persyaratan sah dalam berkendara. Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni […]

expand_less