Breaking News
light_mode

Mengenal Makna Semboyan Pati Bumi Mina Tani

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 21 Des 2021
  • visibility 954
Gerbang kota Pati bertuliskan Pati Bumi Mina Tani/ @kesetography


Setiap kota/kabupaten di
Indonesia selalu memiliki semboyan. Begitu juga dengan Kabupaten Pati di Jawa
Tengah ini yang memiliki semboyan Bumi Mina Tani. Semboyan ini didasari dari
kearifan lokal daerah.

Sebab Kabupaten Pati sangat
melimpah hasil pertanian dan perikanan kelautannya. Pati dikenal sebagai daerah
lumbung pangan di Jawa Tengah. Pertanian padi, kedelai dan jagungnya masuk
dalam komoditas strategis nasional. Selain itu Kabupaten Pati juga memiliki
unggul dalam budidaya perikanan tambak seperti udang, bandeng, nila, hingga
hasil ikan lautnya yang melimpah.

Namun semboyan Bumi Mina Tani
ternyata memiliki makna mendalam yang jarang diketahui banyak orang, dikutip
dari @humaspati semboyan ini diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 1993
tentang Semboyan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Pati dimana semboyan Bumi
Mina Tani merupakan kependekan dari :

BUMI

Berdaya : adalah kemampuan untuk
mewujudkan cita-cita

Upaya : merupakan usaha
masyarakat dalam mencapai cita-cita yang diharapkan

Menuju : merupakan arah/tujuan
yang ingin dicapai sesuai identitas daerah

Identitas Pati : merupakan cirri khusus
yang sebenarnya, sehingga masyarakat dengan segala daya dan upaya ingin
menemukan jati dirinya sendiri

MINA

Makmur : merupakan cita-cita
hidup yang diidamkan seluruh bangsa yang sudah ada sejak bangsa itu lahir

Ideal : merupakan harapan
masyarakat yang diinginkan agar tercapai suatu keadaan yang selalu dapat
menyesuaikan dengan perkembangan zaman

Normatif : merupakan harapan
masyarakat dan pemerintah yang ingin mencapai tata kehidupan senantiasa
berpihak pada norma-norma yang berlaku

Adil : merupakan cita-cita bangsa
yang didambakan sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945

TANI

Tertib : merupakan keadaan yang
diharapkan yaitu tertib pemerintah dan tertib masyarakatnya sehingga
kedua-duanya harus saling mendukung tanpa ada yang bertentangan

Aman : merupakan suatu keadaan
yang dimana masyarakatnya benar-benar merasa aman dan merasa terlindungi dalam
hidupnya sebagai warga negara

Nyaman : adalah suatu keadaan
dimana masyarakat merasa enak, sejuk, sehat, dan segar sehingga memungkinkan
masyarakat betah tinggal di lingkungannya

Indah : adalah sebagai cita-cita
pendukung yaitu kondisi estetika dambaan masyarakat

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ranting Damarwulan 2 Juara 1 Volly Porseni

    Ranting Damarwulan 2 Juara 1 Volly Porseni

    • calendar_month Kam, 25 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    JEPARA – Perebutan gelar juara volly di ajang Porseni IPNU IPPNU Keling 2018 antara Ranting Damarwulan 1 dengan Damarwulan 2, harus diwarnai dengan kesepakatan panitia. Hal itu lantaran pertandingan berjalan sama kuat hingga adzan maghrib berkumandang. Pertandingan berjalan ketat hingga empat set. Set pertama dan kedua dimenangkan oleh Ranting Damarwulan 2 dengan skor 25-18, dan […]

  • BPD di Pati Tuntut Tunjangan Naik jadi 4 Juta

    BPD di Pati Tuntut Tunjangan Naik jadi 4 Juta

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kegiatan audiensi BPD bersama DPRD Pati.  Merasa memiliki tanggungjawab dan andil penting dalam pemerintahan desa, anggota BPD meminta kenaikan tunjangan. Mereka ngadu ke DPRD untuk memuluskan usulan kenaikan tunjangan sesuai kehendak mereka yaitu 4 juta per tahun. PATI – Lembaga Komunitas dan Komunikasi (LKK) Badan Permusywaratan Daerah (BPD) Kabupaten Pati menuntut kenaikan tunjangan. Dari sebelumnya […]

  • Wakil Ketua 2 DPRD Pati : Pengisian Perangkat Desa Harus Kondusif

    Wakil Ketua 2 DPRD Pati : Pengisian Perangkat Desa Harus Kondusif

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 217
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, berharap proses pengisian perangkat desa di wilayahnya dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Hal ini disampaikan Bambang usai pelantikan pimpinan DPRD di ruang sidang kantor DPRD Pati. Menurut Bambang, berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang baru, kewenangan dan aturan terkait pengisian perangkat desa telah dikembalikan ke […]

  • Bupati Pati Semarakkan CFD, Targetkan Ekspansi ke Destinasi Wisata

    Bupati Pati Semarakkan CFD, Targetkan Ekspansi ke Destinasi Wisata

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 184
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, turut memeriahkan Car Free Day (CFD) di Pati Kota, Minggu (22/6). Kegiatan rutin dua pekan sekali ini semakin ramai dengan partisipasi masyarakat, pelaku UMKM, dan beragam pertunjukan seni. Didampingi istri dan Wakil Bupati, Sudewo mengapresiasi antusiasme warga yang terus meningkat. “Car Free Day hari ini yang keempat sejak kami laksanakan […]

  • Penegakan Perda, Satpol PP Pati Sita 53 Botol Minuman Beralkohol di Margorejo

    Penegakan Perda, Satpol PP Pati Sita 53 Botol Minuman Beralkohol di Margorejo

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 213
    • 0Komentar

    PATI – Kegiatan penegakan Peraturan Daerah (Perda) dilaksanakan di wilayah Kabupaten Pati. Kegiatan ini melibatkan kekuatan personil dari berbagai instansi penegak hukum, termasuk Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati, Anggota Kepolisian Resort (Polresta) Pati, Anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0718 Pati, dan Anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) Pati, pada Kamis, (13/6/2024), pukul […]

  • DPRD Pati Apresiasi Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Wadah Pelestarian Kesenian Daerah

    DPRD Pati Apresiasi Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Wadah Pelestarian Kesenian Daerah

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 82
    • 0Komentar

    PATI – Masuknya Bulan Apit dalam sistem penanggalan Jawa menjadi momen tersendiri bagi masyarakat di berbagai desa di Kabupaten Pati untuk melaksanakan tradisi sedekah bumi. Kegiatan yang telah dijalankan turun-temurun ini ternyata tidak sekadar ritual adat, melainkan juga berperan penting sebagai sarana menjaga dan melestarikan kekayaan seni budaya daerah. Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

expand_less