Breaking News
light_mode

Geger Petani Tulakan Jepara Dikasuskan Penambang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
  • visibility 315
Aksi protes petani dengan memotong jembatan glugu beberapa waktu lalu.


Buntut kasus penambangan batuan illegal, petani Tulakan dilaporkan penambang. Hal ini diduga akibat buntut dari pemotongan jembatan glugu oleh kelompok tani. Para petani dilaporkan atas sangkaan perusakan akses jembatan.

JEPARA – Kasus penambangan batuan illegal di Kali Gelis Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara memasuki babak baru.

Buntut dari pemotongan jembatan glugu oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Utomo, para petani dilaporkan oleh penambang dari Pati, Didik Subiyakto bin Sugiarto atas sangkaan perusakan akses jembatan.

Surat pengaduan bernomor : 04/ II/ 2022 tertanggal 31 Januari 2022 tentang peristiwa tindak pidana barang siapa yang di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang atau barang pada jum’at 7 Januari 2022 silam.

“Selama hampir 2 jam, kami diklarifikasi oleh unit reskrim Polsek Donorojo”, kata H. Masruhan, Ketua Gapoktan Margo Utomo, Tulakan dalam rilis tertulis yang diterima Lingkar Muria.

Lebih lanjut ia menjelaskan aksi yang dilakukan oleh Gapoktan merupakan reaksi dari tindakan penambangan batuan illegal oleh para penambang.

“Aksi yang dilakukan oleh Gapoktan tentu ada sebab-musabab  dan asal muasalnya. Petinggi Tulakan sudah memberikan teguran resmi kepada penambang pada 3 Januari 2022, namun tidak diindahkan”, kata Masruhan.

Bahkan, Gapoktan Margo Utomo sudah melayangkan penolakan tertanggal 27 Januari 2022 yang diketahui Petinggi Tulakan dan Ketua BPD Tulakan serta ditembuskan kepada Camat, Kapolsek  dan Danramil.

Sementara itu Koordinator Lapangan Aksi,  Rahmanto menyatakan keheranannya atas klarifikasi oleh polisi.

“Sebenarnya kami telah melakukan pengaduan kepolisian pada tanggal 4 Januari 2022 tentang penambangan tanpa izin, dan pihak kami juga sudah periksa pada tanggal 24 Januari 2022 lalu”, kata Rahmanto.

“Ini kok tiba-tiba ada surat pengaduan balik dari penambang untuk kasus yang sedang kami adukan”, ujar Rahmanto.

Ditempat terpisah, Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Kabupaten Jepara, Nur Syamsudin, saat dihubungi melalui aplikasi whatsapp menyatakan kesiapannya mendampingi petani.

“Pada prinsipnya LPBHNU Kabupaten Jepara siap mendampingi petani dalam memperjuangkan hak-haknya”, kata Syamsudin. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awali Liga 3 Jateng, Safin FC Hajar PSD Demak

    Awali Liga 3 Jateng, Safin FC Hajar PSD Demak

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 359
    • 0Komentar

      Pemain Safin Pati FC berjibaku menghadapi tuan rumah PSD Demak Safin Pati FC berhasil mencuri poin penuh saat bertandang ke Stadion Universitas Diponegoro Semarang, menghadapi tuan rumah PSD Demak. Bermaterikan pemain muda tak membuat tim asal Kabupaten Pati ini minder dengan lawannya. SEMARANG – Safin Pati FC memulai perjalanan di Grup M Counterpain Liga […]

  • Sosialisasikan Pilgub Jateng, KPU Gandeng Komunitas Vespa

    Sosialisasikan Pilgub Jateng, KPU Gandeng Komunitas Vespa

    • calendar_month Rab, 9 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan pengendara Vespa banjiri jalanan di Kota Pati, Minggu (6/5/18) sore kemarin. Selain melakukan kampanye safety riding, kegiatan yang bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pati itu pun juga untuk mensosialisasikan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018 yang akan dihelat pada 27 juni mendatang. Komisioner KPU Pati, Imbang Setiawan mengatakan, pihaknya mengaku bisa belajar dari prinsip yang […]

  • kuliner lontong tuyuhan khas Rembang Jawa Tengah

    Kuliner Lontong Tuyuhan Khas Rembang yang Selalu Ngangeni

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Lontong Tuyuhan merupakan kuliner khas Rembang Jawa Tengah yang lezat dengan rasa pedas gurih yang ngangeni.

  • Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Seorang warga sedang berada di tengah temuan bangunan di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kabupaten Pati yang kini telah ditembok keliling PATI – Balai Arkeologi Yogyakarta yang meneliti temuan warga, berupa struktur bangunan dari batu bata di Punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo sudah menyimpulkan temuan itu bukan bangunan makam. Meskipun begitu, pihak desa mengaku tetap meneruskan […]

  • Miras Oplosan Kembali Diamankan Satpol PP Jepara

    Miras Oplosan Kembali Diamankan Satpol PP Jepara

    • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sejumlah barang bukti hasil sitaan Satpol PP Jepara JEPARA – Seperti mencabut rumput di pekarangan. Keberadaan minuman keras (miras) oplosan di Kabupaten Jepara tak ada habisnya. Satu disikat, di tempat lain kasus serupa ditemukan lagi. Baru-baru ini aparat Satpol PP kembali mengamankan ratusan liter miras oplosan di dua kecamatan. Kabid Penegakan Perda dan Ketertiban Masyarakat […]

  • Jadi Ketua HIPMI IAIN Kudus saat Pandemi

    Jadi Ketua HIPMI IAIN Kudus saat Pandemi

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 968
    • 0Komentar

    Dipilih sebagai Ketua HIPMI IAIN Kudus, M Faiz Fadlur bahagia sekaligus berduka. Bahagia karena dipercaya mengemban amanat. Berduka karena teman-temanya di HIPMI ikut terdampak pandemi. Sebagai ketua, dia sering menjadi tempat keluh-kesah. Banyak usaha anak HIPMI yang stagnan bahkan merugi. Beberapa solusi telah dia berikan, namun beberapa tidak percaya dengan solusinya karena nyeleneh. Sebagai manusia […]

expand_less