Breaking News
light_mode

Kiai Soleh Darat, Al Ghazali Kecil dari Semarang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 16 Mar 2022
  • visibility 271
Foto Kiai Soleh Darat/Istimewa

Ketika kita membaca kitab-kitab karya Kiai Sholeh Darat al-Samarani, maka nuansa tasawuf sering kita temui, dalam setiap pembahasan, baik itu kitab yang berkaitan dengan tafsir, fiqih, apalagi yang bertemakan tasawuf. Oleh sebab itu, maka tidak berlebihan jika Syaikh Yasin al-Fadani menyemati gelar  al-Samarani  sebagai al-Ghazali al-Shaghîr. Hal tidak lain karena kapakarannya dalam menguasai kitab-kitab karya al-Ghazali, Hujjatul Islam, bapak ilmu Tasawuf dalam sejarah perkembangan Islam, terlebih sesudah tahun 500 Hijriah. Al-Samarani mengatakan, “Tidak ada ulama akhir zaman setelah tahun 500 (Hijriah) yang seperti Imam al-Ghazali, ia adalah bunganya zaman yang menghidupkan Kitabullah dan Hadits Rasulillah shallâllahu alaihi wasallam.”

Ketika ada sebagian ulama yang mengkritik isi kitab al-Ghazali, terlebih kitab Ihya Ulûm al-Dîn, maka Kiai Sholeh Darat al-Samarani dengan getol membelanya. Ia mengatakan “Tidak ada orang yang menghina kitab Ihya Ulûm al-Dîn kecuali dia akan mati dalam kesesatan dan celaka.”

Keilmuan al-Ghazali yang terpancar dalam diri Kiai Sholeh Darat al-samarani kemudian diwariskan kepada beberapa muridnya, salah satunya yang paling menonjol adalah Kiai Idris al-Jamsari, seorang mursyid tarekat Syadziliyah. Kajian kitab Ihya Ulûm al-Dîn dan al-Hikam karya as-Sakandari mendarah daging dalam dirinya, sehingga pesantren al-Jamsari dikenal sebagai pesantren suluk. Rata-rata santri yang mengaji kepada al-Jamsari adalah santri senior, sudah pernah mondok sebelumnya, salah satunya adalah Kiai Baidlowi al-Lasemi, yang merupakan salah satu khalifah al-Jamsari dalam bidang bidang tarekat.

Kiai Baidlowi al-Lasemi dikenal khusuk, ahli tasawuf. Kitab Ihya Ulûm al-Dîn dan al-Hikam mendarah daging dalam dirinya sebagaimana gurunya, yang kemudian diwarisi oleh beberapa santrinya, salah satunya adalah Kiai Maimoen Zubair. Ia mempunyai kajian kitab Ihya Ulûm al-Dîn setiap hari usai shalat shubuh (selain hari Selasa dan Jumat). Setiap khatam, maka akan ditikrar, diulang kembali dari awal, hingga khatam beberapa kali. 

Ilmu Tasawuf yang diajarkan Kiai Sholeh Darat al-Samarani bersambung dengan empunya, pengarang kitab, dalam hal ini adalah Imam al-Ghazali. Al-Samarani meriwayatkan karya Imam al-Ghazali dari Syaikh Ahmad Zaini Dahlan yang meriwayatkan dari Syaikh Utsman ibn Hasan al-Dimyathi yang meriwayatkan dari Syaikh Abdullah asy-Syarqawi  yang meriwayatkan dari Ustadz Muhammad ibn Salim al-Hifni yang meriwayatkan dari Syaikh al-Budairi yang meriwayatkan dari al-Mula Ibrahim al-Kurani yang meriwayatkan dari Syaikh Muhammad ibn Syarief yang meriwayatkan dari al-Faqih Ali ibn Muhammad al-Hukmi yang meriwayatkan dari al-Syihab Ahmad ibn Hajar al-Haitami yang meriwayatkan dari al-Qadhi Zakaria yang meriwayatkan dari al-Hafidz Ibnu Hajar yang meriwayatkan dari Ibnu Ishaq at-Tanukhi yang meriwayatkan dari al-Taqi Sulaiman ibn Hamzah yang meriwayatkan dari Umar ibn Karam al-Dainuri  yang meriwayatkan dari al-Hafidz Abil Faraj Abdul Khalik ibn Ahmad ibn Yusuf al-Baghdadi yang meriwayatkan dari al-Imam Hujjatul Islam Abi Hamid Muhammad ibn Muhammad ib Muhammad al-Ghazali. 


Amirul Ulum, Khadim Ulama Nusantara Center. Tulisan ini sebelumnya telah dibagikan di status facebook pribadi penulis. 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelajah Cita Rasa : Kuliner Khas yang Wajib Dicoba di Blora

    Jelajah Cita Rasa : Kuliner Khas yang Wajib Dicoba di Blora

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 425
    • 0Komentar

    BLORA – Blora, sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang terkenal dengan hutan jatinya, masyarakat samin dan sastrawan besar Pramoedya Ananta Toer ternyata juga menyimpan kekayaan kuliner yang menggugah selera. Jika Anda berkunjung ke Blora, jangan lewatkan untuk mencicipi beberapa hidangan khas yang otentik dan lezat berikut ini: 1. Sate Blora Pak Daman Sate Blora terkenal […]

  • Polda Jateng Siapkan Strategi One Way Lokal Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2025

    Polda Jateng Siapkan Strategi One Way Lokal Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 302
    • 0Komentar

    SEMARANG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah memastikan kesiapan strategi lalu lintas untuk kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025. Salah satu strategi utama yang disiapkan adalah penerapan skema One Way Lokal di ruas tol tertentu, termasuk Gerbang Tol Kalikangkung, sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan kendaraan. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Sony […]

  • Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

    Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 25.024
    • 0Komentar

    PATI – Pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Pati dinilai masih jauh dari kata maksimal, sehingga menjadi sorotan serius dari Komisi C DPRD Pati. Anggota Komisi C, Suyono, menyatakan bahwa penanganan persoalan ini merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan kerja sama dan kesadaran tinggi, baik dari masyarakat sebagai penghasil sampah maupun pemerintah sebagai pengatur kebijakan. […]

  • Sudewo Optimis Persipa Pati Akan Kembali Berjaya dengan Sinergi yang Kuat

    Sudewo Optimis Persipa Pati Akan Kembali Berjaya dengan Sinergi yang Kuat

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 327
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, baru saja menerima kunjungan dari manajemen Persipa Pati di Kantor Bupati, Kamis (16/10/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terhadap kebangkitan klub sepak bola kebanggaan masyarakat Pati. Sudewo menyampaikan komitmennya untuk membawa Persipa Pati naik kelas. “Kami bertekad untuk Persipa Kabupaten […]

  • Angin Puting Beliung Terjang Sukolilo, 4 Kandang Ayam Ambruk dan 30 Ribu Ternak Terdampak

    Angin Puting Beliung Terjang Sukolilo, 4 Kandang Ayam Ambruk dan 30 Ribu Ternak Terdampak

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.347
    • 0Komentar

    PATI – Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung melanda wilayah Dukuh Poncomulyo, Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, pada Sabtu sore, 11 April 2026. Bencana alam yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ini menghantam area peternakan dan menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan. Hujan lebat yang disertai angin kencang berlangsung selama kurang lebih satu jam. Dalam […]

  • PAC Pagar Nusa Kecamatan Margoyoso Memenangkan Tiga Piala di Kejurwil PSNU PN Tingkat Eks Karisidenan Pati

    PAC Pagar Nusa Kecamatan Margoyoso Memenangkan Tiga Piala di Kejurwil PSNU PN Tingkat Eks Karisidenan Pati

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 313
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – PAC Pagar Nusa Kecamatan Margoyoso berhasil meraih tiga piala di Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) I Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa (PN) se-Eks Karesidenan Pati. Bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Kecamatan Margoyoso, Pati pada Jumat-Minggu (17-19/11/2023). Pelatih PAC Pagar Nusa Kecamatan Margoyoso Suhardi, menyatakan kegembiraannya karena anak didiknya berhasil memenangkan tiga piala. “Kita […]

expand_less