Breaking News
light_mode

Mengenal Tradisi Apeman Kampung Budaya Piji Wetan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 3 Apr 2022
  • visibility 331
Tradisi apeman di Desa Piji Wetan Kecamatan Dawe Kudus/@kampungbudayapijiwetan

Suguhan kuliner tidak saja berhenti pada rasa enak atau sekadar mengenyangkan saja. Beragam kuliner di negeri ini memiliki cerita panjang di balik kelezatannya. Seperti sajian apem di sebuah desa di Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus ini, yang hadir menjadi pelengkap tradisi memasuki bulan suci Ramadan.

KUDUS – Tradisi tahunan yang digelar setiap tahun menjelang datangnya bulan Ramadhan ini menjadi salah satu kekhasan dari @kampungbudayapijiwetan. Kegiatannya berkumpul di mushola masing-masing, berdoa dan saling berbagi Apem yang sudah dibuat oleh masing-masing rumah. Secara sejarah, apeman ini sebenarnya sudah ada sejak jaman leluhur sebagai penanda dan pengingat datangnya bulan suci Ramadhan untuk umat Islam. Ada yang berupa kirab, ada yang berupa festival dan lain lain.

Kue apem sendiri adalah jenis jajanan tradisional khas Jawa yang biasa disajikan dalam acara hajatan masyarakat. Jajanan ini kerap ditemukan dalam acara kenduri. Beberapa orang mempercayai hal ini memiliki makna filosofis dan tujuan strategis di balik tradisi tersebut. Ada yang mempercayai bahwa kata Apem, berasal dari bahasa arab yaitu ‘afuwan’ atau ‘afuwwun’. Kata ini memiliki makna ampunan atau harapan pengampunan. Jadi apem adalah sebuah simbol bagi masyarakat Jawa untuk meminta ampunan, diampuni dari segala kesalahan dan dosa menyambut bulan suci Ramadhan.

Ada juga yang mempercayai sebagai ungkapan syukur umat Islam karena masih diberi kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Yang jelas, tradisi ini memiliki makna-makna positif yang terkandung di dalamnya. Kami sebagai penerus generasi di Piji Wetan akan tetap melestarikan kebudayaan-kebudayaan baik semacam ini agar tumbuh kembang zaman ini terus dibarengi dengan kontemplasi tentang siapa jati diri kita sebenarnya.

Untuk semuanya, bersama Apem ini kami haturkan “Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga diberi kelancaran dan berkah oleh Allah SWT”. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangkapan layar analisi pertandingan Persib vs Persijap.

    Tahan Imbang Persib, Taktik Persijap Bikin Takjub Professional Football Analyst

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 507
    • 0Komentar

    JEPARA – Influencer sekaligus Professional Football Analyst, Tommy Desky, memberikan jempol terhadap pendekatan permainan Persijap Jepara saat menghadapi Persib Bandung dalam laga penentuan Liga Indonesia, Sabtu (23/5/2026). Menurutnya, Persijap mampu memberikan perlawanan melalui skema taktik modern yang kini berkembang di sepak bola Eropa. Tommy menilai, meski Persib Bandung berhasil keluar sebagai juara Liga Indonesia, penampilan […]

  • MTs Salafiyah Kajen Raih Juara Umum Porsema ke-13 Kabupaten Pati 2025

    MTs Salafiyah Kajen Raih Juara Umum Porsema ke-13 Kabupaten Pati 2025

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 473
    • 0Komentar

    PATI – Pekan Olahraga dan Seni Madrasah (Porsema) ke-13 tingkat Kabupaten Pati tahun 2025 resmi dibuka pada 9 Agustus di Stadion Gelora Soekarno, Mojoagung, Pati, setelah sempat mengalami penundaan dari jadwal semula di bulan Juli. Cabang lomba kesenian ditempatkan di Yayasan Salafiyah Kajen, Pati, sementara cabang olahraga dipusatkan di Safin Arena, Mojoagung, Pati. Moh. Azka […]

  • Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto : Pengisian Perangkat Desa Seharusnya Setelah Pilkada

    Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto : Pengisian Perangkat Desa Seharusnya Setelah Pilkada

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 359
    • 0Komentar

    PATI – Joni Kurnianto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, menilai seharusnya proses seleksi perangkat desa dilakukan setelah Pilkada 2024. Hal ini disampaikan Joni saat menanggapi isu pengisian perangkat desa yang tengah hangat dibicarakan. “(Sebelumnya) Kita sampaikan itu paling tidak akan dilakukan setelah Pilkada gitu. Tapi nggak tahu itu ya sudahlah, hak wewenangnya ada di […]

  • Jampisawan Kecewa BBWS Tak Sosialisasikan Fungsi Bendung Karet

    Jampisawan Kecewa BBWS Tak Sosialisasikan Fungsi Bendung Karet

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 297
    • 0Komentar

    PATI – Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan) mengaku kecewa dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Pasalnya, BBWS tidak hadir dalam acara Rembug Kali Juwana ke 2 yang berlangsung di Desa Kedungpancing Kecamatan Juwana Pati. Juru bicara Jampisawan, Ari Subekti mengungkapkan bahwa acara Rembug Kali Juwana ini bertujuan mendiskusikan bersama tentang persoalan di sungai […]

  • Pansus DPRD Pati Dalami Dugaan Tarik Ulur Guru di SMPN 1 Tayu

    Pansus DPRD Pati Dalami Dugaan Tarik Ulur Guru di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 349
    • 0Komentar

    PATI – Polemik penugasan guru di Kabupaten Pati terus bergulir. Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati berencana memanggil Kepala SMPN 1 Tayu untuk mengklarifikasi dugaan penarikan guru Bahasa Inggris dari Kecamatan Jaken. Langkah ini diambil setelah Pansus menerima keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati yang memicu pertanyaan lebih lanjut. “Kami ingin […]

  • Belajar Asam Garam Kehidupan dan Cinta

    Belajar Asam Garam Kehidupan dan Cinta

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Membaca novel adik sastrawan kondang Pramoedya Ananto Toer ini kita tak hanya mendapat cerita-cerita belaka. Novel berlabel 18+ ini menyuguhkan realita hidup yang tak selalu mulus. Hidup penuh dengan dinamika yang harus dan mau tidak mau dilakoni manusia. Soes, panggilan akrab penulis novel ini bercerita tentang Thomas. Pemuda yang sedang mereguk ilmu ekonomi politik di […]

expand_less