Breaking News
light_mode

Terimakasih Pak Polisi Tidak Ada Tawuran Lagi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
  • visibility 160
Razia Tongtek di wilayah Desa Wotan dan Baturejo Kecamatan Sukolilo

Gencarnya sosialisasi disertai tindakan tegas dari aparat, membuat ibadah puasa warga Desa Baturejo dan Desa Wotan di Kecamatan Sukolilo lebih tenang tahun ini. Kini tak ada lagi tawuran yang dipicu gesekan antar pemuda yang bertemu saat kegiatan tongtek di waktu sahur.  

PATI – Desa Baturejo dan Wotan ini bertetangga, namun sedikit saja tersulut, “api” bakal berkobar hebat. Karena itu, jauh-jauh hari sebelum Ramadan tiba, pemerintah desa setempat bersama aparat kepolisian menggencarkan sosialisasi terkait larangan kegiatan tongtek.

Sebab, kegiatan yang bertujuan membangunkan warga untuk sahur itu bisa saja menjadi pemicu tawuran antar pemuda di dua desa tersebut. Hal itu diungkapkan Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan beberapa waktu yang lalu.  

“Kegiatan tongtek kami larang karena dapat memicu tawuran antar pemuda di wilayah tersebut. Ini sudah sesuai dengan kesepatakan Forkopimcam Sukolilo. Kami bersama pemerintah desa setempat rutin melakukan sosialisasi dan imbauan untuk tetap menciptakan situasi ketertiban dan ketentraman masyarakat di bulan puasa,” jelas Kapolsek AKP Sahlan.

Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan bersama pemerintah desa setempat melakukan sosialisasi larangan Tongtek.


“Terlebih dahulu kami lakukan imbauan. Nanti akan ada tindakan tegas jika masih melanggar. Spanduk imbauan kami pasang di sejumlah titik. Kegiatan Tongtek di wilayah ini sering sekali rawan tawuran jadi kami antisipasi dulu sebelum terjadi,” imbuhnya.

“Karena kegiatan tongtek ini biasanya setelah ketemu antara pemuda desa biasanya berpotensi tawuran,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kapolsek mengungkapkan, kegiatan tongtek yang tidak terkontrol biasanya menjadi penyebab perselisihan antarkampung yang berujung terjadinya tawuran. Kadang-kadang ada yang usil dengan melempar batu dari tempat persembunyian, dan memicu keributan di awalnya yang berlanjut tawuran.

Dalam spanduk tersebut, sesuai edaran dari Muspika Kecamatan Sukolilo kegiatan Tongtek dilarang. Selain itu kegiatan takbir keliling menyambut lebaran juga dilarang. Balap liar di jalan raya juga dilarang.

“Apabila masih melaksanakan kegiatan tersebut dan menimbulkan terganggunya kenyamanan dan ketertiban maka aparat keamanan tidak segan mengambil tindakan tegas dan memberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku,” paparnya.

Ancaman tindakan tegas juga bukan gertak sambal belaka. Polsek Sukolilo selalu gencar berpatroli.  Pada Sabtu (9/4/2022) lalu sejumlah pemuda diamankan Polsek Sukolilo, saat melakukan razia tongtek di Desa Wotan dan Desa Baturejo, dinihari. Razia tersebut untuk meminimalkan gesekan antarkelompok pemuda, yang sering terjadi di dua desa yang bersebelahan tersebut. 

Polisi dalam razia tongtek itu mengamankan sepuluh pemuda Dukuh Bombong Desa Baturejo dan dua pemuda Dukuh Jangkang Desa Wotan. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. 

“Razia tongtek tersebut untuk menciptakan rasa nyaman kepada masyarakat, sekaligus upaya meminimalkan gesekan antara pemuda dua desa bersebelahan yang sering terjadi. Ada 12 pemuda yang kami amankan bersama barang buktinya yang digunakan untuk kegiatan tongtek,” jelasnya. 

Barang bukti yang diamankan antaranya satu unit sepeda motor, satu grobak lengkap dengan sound sistem, satu unit genset, serta tujuh buah kentongan. “Patroli dan operasi tongtek tersebut dilaksanakan sebagai upaya preventif dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sukolilo di bulan suci ini,” terangnya. 

Setelah dilakukan pembinaan oleh Polsek Sukolilo, para pemuda yang terjaring rasia tontek dipulangkan dengan dijemput orang tua dan kepala desa setempat, dengan lebih dulu membuat pernyataan, serta janji wajib absen setiap Senin dan Kamis, hingga lebaran nanti. (Miftahul Munir)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentas Kesenian di Pati Belum Diperbolehkan Bupati

    Pentas Kesenian di Pati Belum Diperbolehkan Bupati

    • calendar_month Sel, 19 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Pentas kesenian masih belum mendapatkan izin resmi dari pemerintah kabupaten Pati dalam masa pandemi ini. Bupati Pati Haryanto secara tegas belum mengizinkan pentas kesenian di masa pandemi Covid-19. Hal itu karena dapat memicu kerumunan masyarakat. PATI – Bupati Pati Haryanto menggelar rapat bersama jajaran Forkopimda di Ruang Rapat Joyokusumo Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Senin (18/10/2021). […]

  • Pati Handball Championship 2024 Season 6: Rekor Peserta Tertinggi

    Pati Handball Championship 2024 Season 6: Rekor Peserta Tertinggi

    • calendar_month Sen, 9 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 132
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pati Handball Championship 2024, yang berlangsung pada 9-12 Desember 2024, sukses digelar dengan mencatatkan rekor jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah kejuaraan. Kompetisi yang diikuti oleh siswa SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat dan partisipasi terhadap olahraga bola tangan di Kabupaten Pati. Antusiasme para peserta terlihat jelas selama pertandingan. Vidaliya […]

  • Prestasi Membanggakan! Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Juara 2 Nasional MYRES 2024 di Ternate

    Prestasi Membanggakan! Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Juara 2 Nasional MYRES 2024 di Ternate

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 171
    • 0Komentar

    TERNATE – Siswa MTs. Salafiyah Kajen, Pati, berhasil meraih Juara 2 Nasional dalam Kompetisi Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES) 2024 yang diikuti sebanyak 3.000 peserta dari seluruh lembaga madrasah se-Indonesia yang berlangsung di Ternate, Maluku Utara pada Jumat (6/9/2024). Prestasi ini diraih oleh Muhammad Ridwan Arsyad, siswa kelas riset, dengan penelitiannya yang berjudul “Modifikasi Vending […]

  • Takbiran Unik di Ketitangwetan, Replika Hewan dan Tokoh Wayang Semarakkan Malam Idul Fitri

    Takbiran Unik di Ketitangwetan, Replika Hewan dan Tokoh Wayang Semarakkan Malam Idul Fitri

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.512
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar tradisi takbiran keliling dengan nuansa berbeda. Tak sekadar pawai obor atau kendaraan hias, puluhan replika hewan serta tokoh pewayangan turut diarak mengelilingi desa. Iring-iringan tersebut diiringi lantunan takbir yang menggema sepanjang perjalanan, menciptakan suasana […]

  • Head to head Persijap vs Persipa Pati masih imbang sejauh ini di kompetisi resmi Iiga 2.

    Prediksi Derbi Muria : Persipa Lebih Dijagokan Menang

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Head to head Persijap vs Persipa Pati masih imbang sejauh ini di kompetisi resmi Iiga 2.

  • BPD di Pati Tuntut Tunjangan Naik jadi 4 Juta

    BPD di Pati Tuntut Tunjangan Naik jadi 4 Juta

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kegiatan audiensi BPD bersama DPRD Pati.  Merasa memiliki tanggungjawab dan andil penting dalam pemerintahan desa, anggota BPD meminta kenaikan tunjangan. Mereka ngadu ke DPRD untuk memuluskan usulan kenaikan tunjangan sesuai kehendak mereka yaitu 4 juta per tahun. PATI – Lembaga Komunitas dan Komunikasi (LKK) Badan Permusywaratan Daerah (BPD) Kabupaten Pati menuntut kenaikan tunjangan. Dari sebelumnya […]

expand_less