Breaking News
light_mode

Menyantap Jajanan Legendaris Gula Kelapa khas Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
  • visibility 258
Jajanan gula kelapa berwarna hijau yang legendaris

JEPARA – Jajanan tradisional di Indonesia begitu beragam dan beraneka rasa. Dari manis, gurih hingga asem. Seperti di Jepara juga memiliki jajanan khas yang tak kalah nikmat dan selalu menjadi klangenan orang-orang. Salah satu jajanan tradisional itu adalah gula kelapa.

Gula kelapa merupakan jajanan yang terbuat dari bahan kelapa dan gula pasir. Cara pembuatannya sederhana dan simpel sekali. Pertama kelapa yang agak tua disledrek (diparut kasar besar-besar), menggunakan parutan khusus. 

Setelah itu hasil parutan kelapa dimasak dicampur dengan gula pasir. Agar lebih cantik tambahkan pewarna makanan agar penampilan gula kelapa lebih menarik. Memasaknya sampai gula tercampur ke parutan kelapa hingga agak kering. Setelah itu gula kelapa dijemur sehari. Setelah benar-benar kering angkat dan gula kelapa siap disajikan.

Jajanan gula kelapa biasanya menjadi suguhan dalam kegiatan-kegiatan masyarakat di kampung-kampung. Antara lain seperti saat hajatan sunatan atau nikahan, hingga sajian untuk tamu lebaran Idul Fitri.

Inovasi Pangan

Kehadiran jajanan gula kelapa tidak lepas dari inovatifnya masyarakat Indonesia dalam meramu bahan-bahan yang tersedia untuk menjadi sebuah makanan yang enak dinikmati. Hal itu juga yang terjadi dalam kreasi jajanan gula kelapa. 

Dulu hampir semua daerah di Jepara pohon kelapa juga tumbuh subur baik di kebun-kebun, pinggiran sawah hingga di pekarangan rumah. Hasil buah kelapa yang melimpah menjadikan masyarakat berinovasi mengolahnya menjadi produk-produk lain yang bisa dinikmati dalam waktu yang lebih lama.

Kaspi, 68, salah seorang pembuat gula kelapa di daerah Keling, Jepara mengungkapkan hampir di setiap ada acara gula kelapa kerap menjadi suguhan makanan untuk para tamu. Seperti momen lebaran. 

“Gula kelapa ini karena dulu di sini banyak kelapa. Kalau dimakan biasa kan kebanyakan nanti busuk. Jadinya dibuat olahan menjadi gula kelapa. Sekarang meskipun sudah mulai jarang pohon kelapa disini tetap bikin gula kelapa karena sudah jadi tradisi masyarakat sini,” paparnya.

Gula kelapa memiliki citarasa manis dan gurih. Manis dari campuran gula dan gurih dari kelapa yang sudah mengandung santan. (hus)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jepara United Resmi Beridiri, Akankah Menyaingi Persijap Jepara?

    Jepara United Resmi Beridiri, Akankah Menyaingi Persijap Jepara?

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 213
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Sepak bola Jepara dipastikan bakal semakin ramai, kehadiran tim baru Jepara United diperkirakan bakal semakin menghidupkan sepak bola di Kota Ukir ini. Tim Jepara United sudah diresmikan sebagai anggota baru PSSI Jawa Tengah, tim Jepara United ini merupakan bentukan dari Askab PSSI Jepara. Dengan statusnya yang telah diresmikan oleh PSSI Jawa Tengah, hal […]

  • Mantap Atlet PBFI Pati Raih Medali Emas dan Perak Pra Porprov 2022

    Mantap Atlet PBFI Pati Raih Medali Emas dan Perak Pra Porprov 2022

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Narjiono atlet PBFI Pati meraih juara 1 kelas Mens Sport Pra Porprov 2022 Dua atlet PBFI Pati memastikan tiket Porprov 2023 mendatang. Hal itu diketahui setelah keduanya berhasil meraih juara 1 dan juara 2 dalam ajang Pra Porprov 2022 di Tayu, Pati.  PATI – Dua atlet Perkumpulan Binaraga dan Fitness (PBFI) Kabupaten Pati berhasil meraih […]

  • DPRD Pati Beri Catatan Penting Penyusunan RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Beri Catatan Penting Penyusunan RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 235
    • 0Komentar

    PATI — DPRD Kabupaten Pati memberikan catatan penting terkait penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029. Beberapa poin krusial yang perlu mendapat perhatian adalah isu strategis lingkungan, khususnya pelestarian Kawasan Kendeng. Pelestarian kawasan ini dinilai penting karena dampaknya langsung terhadap ekosistem dan kehidupan masyarakat sekitar. Catatan lain menyoroti kinerja anggaran dan […]

  • Warga Pati Menanti Garudafood dan Dua Kelinci Sponsor Utama Persipa

    Warga Pati Menanti Garudafood dan Dua Kelinci Sponsor Utama Persipa

    • calendar_month Jum, 25 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 211
    • 0Komentar

      Para pemain Persipa Pati di Liga 3 nasional musim 2021/2022 Setelah tampil apik di Liga 3 musim 2021/2022 dan memastikan diri promosi ke Liga 2, warga Kabupaten Pati menaruh harapan besar perusahaan-perusahaan besar di kota ini bisa menjadi sponsor utama klub Persipa Pati. Seperti Dua Kelinci dan Garudafood. PATI – Penampilan Persipa Pati cukup […]

  • Bercita-cita Membangun Masyarakat Desa

    Bercita-cita Membangun Masyarakat Desa

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Ema Nur Fadlillah Ema Nur Fadlillah/DOKUMEN PRIBADI Sekarang ini banyak anak muda yang acuh dengan desanya. Namun berbeda dengan Ema Nur Fadlillah. Perempuan kelahiran Pati 6 September 1998 ini malah merasa terpanggil memerhatikan desanya sendiri. Ia merasa galau, jika anak muda enggan bangga dengan desanya. Untuk itu meskipun ia sekarang banyak berkegiatan di luar kota, […]

  • Beli Takjil Bonus Hiburan Tongtek hingga Akustik di Kampung Ramadan Kajen

    Beli Takjil Bonus Hiburan Tongtek hingga Akustik di Kampung Ramadan Kajen

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kemeriahan Kampung Ramadan di Desa Kajen, Margoyoso, Pati PATI – Kampung Ramadan di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso kembali digelar tahun ini. Selain berbelanja aneka menu buka puasa, pengunjung mendapat bonus hiburan gratis berbagai kesenian seperti tongtek, rebbana, dan musik akustik. Even Kampung Ramadan di Desa Kajen merupakan program kerja pemuda karang taruna desa tersebut. Tahun […]

expand_less