Breaking News
light_mode

BRI Tak Bisa Kembalikan Dana yang Hilang, Nasabah Kecewa Berat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
  • visibility 331

Nasabah BRI Siti Mardhiyah yang menjadi korban penipuan didampingi suaminya


Salah seorang nasabah BRI Juwana mengaku sangat kecewa karena tabungan milik istrinya yang digondol penipu cyber tak bisa dikembalikan. Padahal salah satu rekening yang menjadi tujuan transfer dana tersebut sudah diblokir. Pihak bank menyarankan untuk melaporkan ke polisi.

PATI – Nasabah BRI Juwana mengaku
sangat kecewa atas jawaban pihak bank pelat merah tersebut, karena tidak bisa
melakukan pengembalian dana yang hilang. Untuk diketahui tabungan Siti
Mardhiyah, warga Desa Ngening Kecamatan Batangan sebesar 206 juta amblas
digondol penipu.

“Saya sangat kecewa dengan
tanggapan dan jawaban dari pihak BRI. Pihak bank sudah ke sini, saya diberi
surat, intinya mereka mengajukan permohonan maaf karena tidak dapat melakukan
pengembalian dana yang hilang,” papar Yudhi, suami dari Siti Mardhiyah.

Sebagaimana diberitakan Tribunjateng.com, Siti Mardhiyah menjadi
korban penipuan oleh penjahat siber. Pada Jumat (10/6/2022) lalu, Siti mendapat
pesan WhatsApp dari orang tidak dikenal.

Orang tersebut melakukan tindakan
manipulatif dengan cara mengirim pulsa sebesar Rp 25 ribu ke nomor Siti,
kemudian mengatakan salah kirim. Selanjutnya, pelaku juga mengatakan pada
korban bahwa dirinya tidak hanya salah mengirim pulsa, melainkan juga salah
membeli token listrik.

“Tadi selain pulsa saya juga beli
token listrik. Kalau ada SMS token listriknya, tolong di-screenshotkan karena
di sini mati lampu. Untuk pulsanya tidak usah dikembalikan,” tulis pelaku dalam
pesan WA.

Siti pun menuruti apa yang
diminta pelaku tanpa menyadari bahwa SMS yang ia screenshot mengandung nomor
kode m-Token untuk melakukan transaksi perbankan digital.

Akibatnya, pelaku menguras
tabungan Siti. Delapan transaksi dilakukan pelaku dalam kurun lima menit. Transaksi
terbesar dilakukan pelaku dengan mentransfer uang sebesar Rp 98 juta ke
rekening seorang pria berinisial FA. Selebihnya ialah transaksi topup dompet
digital.

Tabungan Siti yang awalnya sekira
Rp 230 juta dikuras hingga tinggal sekira Rp 24 juta. Rp 206,5 juta disedot oleh
pelaku.

Siti bersama suaminya, Yudhi,
sudah membuat laporan pengaduan atas kasus ini. Pihak BRI Kantor Cabang
Pembantu (KCP) Juwana tempat Siti menjadi nasabah juga sudah datang
mengantarkan surat pemberitahuan penyelesaian pengaduan.

Dalam surat tersebut, pihak bank
menyarankan Siti untuk berkoordinasi dengan kepolisian. Sebab, yang berhak
untuk menginvestigasi lebih lanjut mengenai aliran dana dan identitas pemilik
akun tujuan transfer yang dilakukan pelaku ialah kepolisian.

“Saya sangat kecewa, begitu mudah
sistem bank ditembus sampai merugikan kami para nasabah,” kata Yudhi.

Ia mengatakan,  pihak bank menyampaikan bahwa rekening atas
nama FA yang jadi tujuan transfer dana sebesar Rp 98 juta sudah diblokir.

“Bank bilang hanya bisa membantu
sebatas ini. Kalau mau melanjutkan, disuruh lapor pihak kepolisian. Harapan
saya uang yang hilang bisa kembali,” ujar dia. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng Akademisi UIN Walisongo Pelajar MA Salafiyah Praktikkan Ilmu Falak di Pantai Kartini Jepara

    Gandeng Akademisi UIN Walisongo Pelajar MA Salafiyah Praktikkan Ilmu Falak di Pantai Kartini Jepara

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Para siswi MA Salafiyah praktik melakukan rukyat di Pantai Kartini Jepara  JEPARA – menjelang matahari terbenam, puluhan pelajar MA Salafiyah Kajen menyesaki sudut di Pantai Kartini Kamis (8/11/2018). Bukan untuk menikmati sunset ala wisatawan, mereka yang masih berseragam lengkap ala pesantren, mereka nampak serius menggunakan sebuah alat peneropong bernama teodolit. Mereka sedang praktik melihat rukyat. […]

  • Polres Jepara Gelar Ujian Beladiri Polri Bekal Tugas di Lapangan

    Polres Jepara Gelar Ujian Beladiri Polri Bekal Tugas di Lapangan

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

      Ujian beladiri polri di Polres Jepara  Beladiri Polri adalah kemampuan anggota Polri dalam mempertahankan diri dari serangan pihak lain. Kemampuan ini wajib dimiliki untuk menunjang tugas di lapangan. JEPARA – Selama tiga hari, Polres Jepara Polda Jateng menggelar kegiatan Ujian Beladiri Polri periodik semester dua.  Ujian yang dilaksanakan di halaman apel Mapolres Jepara, hari […]

  • Persipa Pati Gagal Raih Kemenangan di Kandang Nusantara United

    Persipa Pati Gagal Raih Kemenangan di Kandang Nusantara United

    • calendar_month Sab, 16 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 301
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati harus puas dengan hasil imbang 0-0 saat bertandang ke markas Nusantara United FC di Stadion Kebo Giro, Boyolali, pada Jumat (15/11/2024) sore. Laga ini menjadi bagian dari lanjutan Liga 2 2024/2025 Meskipun gagal meraih kemenangan, Persipa Pati berhasil mendapatkan poin pertama di laga tandang. Pelatih Bambang Nurdiansyah mengungkapkan rasa syukur atas […]

  • Tangkapan layar analisi pertandingan Persib vs Persijap.

    Tahan Imbang Persib, Taktik Persijap Bikin Takjub Professional Football Analyst

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 507
    • 0Komentar

    JEPARA – Influencer sekaligus Professional Football Analyst, Tommy Desky, memberikan jempol terhadap pendekatan permainan Persijap Jepara saat menghadapi Persib Bandung dalam laga penentuan Liga Indonesia, Sabtu (23/5/2026). Menurutnya, Persijap mampu memberikan perlawanan melalui skema taktik modern yang kini berkembang di sepak bola Eropa. Tommy menilai, meski Persib Bandung berhasil keluar sebagai juara Liga Indonesia, penampilan […]

  • Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Naskah “Surat untuk A” dipentaskan anak-anak Teater Aliyah Salafiyah (Teasa) pagi kemarin. Pentas teater itu digelar dalam rangka peringatan hari pendidikan nasional yang jatuh kemarin di aula MA Salafiyah Kajen. Pemilihan naskah karya Siwigustin tersebut menjadi perenungan bersama di hari pendidikan nasional. ”Konflik-konflik dalam naskah itu tak lepas dari dunia pendidikan kita hari […]

  • Petualangan di Liga 2 Belum Selesai

    Petualangan di Liga 2 Belum Selesai

    • calendar_month Sab, 2 Des 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Persipa Pati kalah di kandang melawan Gresik United 0-1 di Stadion Joyokusumo Pati (1/12/2023). Langkah menuju babak 12 besar praktis sudah tertutup, namun petualangan di Liga 2 belum selesai.

expand_less