Breaking News
light_mode

Apapun yang Terjadi All Out Dukung Persijap

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 28 Agu 2022
  • visibility 285

 

Launching tim Persijap Jepara musim 2022/2023


Persijap Jepara tidak sedang baik-baik saja dalam menyongsong Liga 2 musim 2022/2023. Waktu persiapan yang mepet menjadi salah satu persoalan yang tampak nyata. Musim ini Laskar Kalinyamat termasuk tim yang terlambat dalam membentuk skuad.

Tim baru berlatih pada bulan Juli akhir. Bandingkan dengan persiapan kontestan lain khususnya di grup tengah, Persipa Pati misalnya, sudah mulai latihan pada akhir Mei. Persela Lamongan juga mulai latihan sekitar Mei.

Selain itu hengkangnya para pemain pilar di musim lalu juga membuat para suporter ketar-ketir. Manajemen hanya mempertahankan satu pemain pilar musim lalu yaitu Hendrico. Selebihnya out semua.

Sebelum memulai laga resmi pada Senin (29/8/2022) menghadapi PSCS Cilacap, tim besutan Coach Salahudin ini baru 4 kali melakoni laga uji coba “kompetitif” menghadapi sesama kontestan Liga 2. Hasilnya 2 kali menang saat menjamu Persipa dan Persekat dan 2 kali kalah saat bertandang ke dua tim tersebut.

Persiapan yang terkesan “asal” ini juga terlihat dari launching tim yang juga sangat mepet. Jumat (27/8) malam launching, pagi harinya berangkat ke Cilacap. 

Musim ini komposisi pemain Persijap Jepara amat ramping, total hanya ada 25 pemain yang resmi diperkenalkan di sosial media resmi klub. Padahal untuk mengarungi kompetisi penuh musim ini setidaknya butuh sekitar 30 pemain. Ini penting untuk antisipasi akumulasi kartu, kebugaran dan juga cidera pemain.

Namun, terlepas dari sederet hal-hal yang membuat para suporter “pikiran” itu nampaknya para suporter mesti berbesar hati. Apapun yang terjadi dukungan penuh harus diberikan untuk menambah spirit perjuangan di Liga 2 musim ini.

Dukungan all out para suporter akan menjadi suntikan kekuatan para pemain untuk bermain sekuat tenaga meraih kemenangan demi kemenangan. Meskipun kritik harus tetap dilontarkan kepada jajaran manajemen agar tetap serius dalam menangani tim.

Persijap memiliki basis suporter besar, fanatik dan loyal. Ini adalah salah satu modal besar bagi sebuah tim. Sudah seharusnya suporter bisa memainkan peran sebagai pemain ke-12 dengan tepat di musim ini. (redaksi)


    

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Motor vs Motor, Satu Meregang Nyawa

    Motor vs Motor, Satu Meregang Nyawa

    • calendar_month Sen, 2 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 781
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Kejadian kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Pagi kemarin (2/3/2018) kecelakaan melibatkan dua pengendara sepeda motor di Jalan Raya Tayu – Jepara turut Dukuh Bendokaton Desa Purwokerto Kecamatan Tayu. Dalam peristiwa itu, satu pengendara tewas saat sampai di rumah sakit Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti melalui Kapolsek Tayu AKP Sayadi menuturkan, kejadiaan nahas […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati : Budaya Hormat Kyai Dipojokkan, Tayangan TV Dinilai Hina Pesantren

    Wakil Ketua DPRD Pati : Budaya Hormat Kyai Dipojokkan, Tayangan TV Dinilai Hina Pesantren

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 384
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, geram dengan tayangan televisi swasta yang dinilai menghina dunia pesantren. Kader NU ini menegaskan bahwa budaya hormat kepada kyai bukanlah bentuk feodalisme, melainkan cerminan nilai adab dan akhlak. “Tayangan itu yang memojokkan seolah-olah kayak feodalisme. Kan adab santri seperti itu sama kyainya. Bahkan kita sama orang […]

  • Bikin Bangga, Bocah Jepara Sabet Peringkat Lima Besar MTQ Internasional di Qatar

    Bikin Bangga, Bocah Jepara Sabet Peringkat Lima Besar MTQ Internasional di Qatar

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Muhammad Zainuddin Akhyar membuat bangga warga Jepara. Siswa kelas VI SD Bandungrejo Kalinyamatan ini berhasil meraih peringkat lima besar atau juara kelima di ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Internasional di Qatar baru – baru ini. Hasil itu diraih setelah Zainuddin Akhyar bersaing dengan anak-anak sebayanya dari 15 negara yang berpartisipasi. Kontingen Indonesia sendiri mengirimkan dua […]

  • Lihai Memasak Berkat Ibu

    Lihai Memasak Berkat Ibu

    • calendar_month Kam, 31 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Enjang Agustria Widyasti BERADA di lingkungan orang yang memiliki hobi masak membuat Enjang Agustria Widyasti lihai. Kini dia menguasai berbagai jenis masakan mulai kue hingga makanan. Enjang – sapaan akrabnya – mengaku, sejak kecil kerap melihat ibunya memasak makanan ringan untuk dijual. Karena ibunya mempunyai usaha katering di rumahnya. Dia pun mencoba memasak sendiri. “Awalnya […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pendapatan Sektor Pajak Daerah

    DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pendapatan Sektor Pajak Daerah

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 353
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Hardi, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Sementara, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengoptimalkan sektor pajak daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Hardi, potensi pajak daerah yang belum sepenuhnya tergali dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan. “Saya mendorong Pemkab untuk mengoptimalkan sektor pajak daerah,” tegasnya. “Pajak […]

  • Polemik Perangkat Desa di Pati: DPRD Minta Pengisian Lebih Objektif

    Polemik Perangkat Desa di Pati: DPRD Minta Pengisian Lebih Objektif

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 338
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak pemerintah desa (Pemdes) untuk lebih objektif dalam proses pengisian perangkat desa mendatang. Anggota Komisi A, Danu Ikhsan Hariscandra, menekankan pentingnya objektivitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa, khususnya dalam hal administrasi. “Harapannya, pengisian perangkat desa ke depan bisa berjalan lancar dan objektif,” ujarnya. […]

expand_less