Breaking News
light_mode

Benih Damai Suporter Muria Raya Pasca Tragedi Kanjuruhan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
  • visibility 312

Suporter Persijap Persipa dan Persiku Kudus berkumpul.

Suporter Persijap Jepara, Persiku Kudus, dan Persipa Pati sepakat berdamai. Suporter di tiga kabupaten yang masuk kawasan Muria ini mengambil pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan. Sepak bola untuk kemanusiaan digaungkan. Karena itu tidak ada lagi alasan untuk bertikai. 

KUDUS – Puluhan suporter se-Muria Raya berkumpul di gedung olahraga kompleks Balai Jagong Kudus. Mereka berdoa bersama pada momen tujuh hari korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Para suporter terdiri dari Jepara, Kudus, dan Pati berkumpul menjadi satu, Sabtu (8/10/2022) malam. Mereka berdoa untuk para korban tragedi yang menewaskan seratusan jiwa tersebut. Mereka pun “menanggalkan” bendera masing-masing. Kondisi sekarang bukan waktu yang tepat untuk berbicara soal rivalitas. Diketahui sebelumnya ketiga suporter ini memiliki hubungan yang tidak baik. Suporter Kudus menjadi “musuh” bersama bagi Pati dan Jepara. Beberapa kali terlibat bentrok. Terbaru saat suporter Jepara melintas di Kudus untuk menonton pertandingan Persijap melawan Persipa di Stadion Joyokusumo. Sempat terjadi bentrok di jalanan. 

Selesai doa, puluhan suporter yang berasal dari berbagai bendera itu melakukan dialog bersama. Mereka sepakat untuk melakukan ikrar damai. Acara tersebut ditutup dengan bernyanyi bersama dan berjabat tangan saat para suporter saat akan meninggalkan dalam gedung olahraga. Polisi dan TNI pun tampak hadir melakukan pengamanan pada acara tersebut.

Manager Persipa Pati Dian Dwi Budianto mengatakan acara ini untuk berdoa bersama pada tujuh hari tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Pascatragedi di Malang kata dia merupakan momen untuk bersatu kembali.

“Untuk berdoa bersama tujuh hari tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Dan juga ini momen suporter Muria Raya untuk bersatu kembali, tidak dikotak-kotakan, biar damai, dan kedepan bisa seperti ini,” kata Dian kepada wartawan ditemui di lokasi, Sabtu (8/10/2022) malam.

“Harapannya dengan momen ini kita bisa merangkul teman-teman suporter di Muria Raya. Itu memang berat dan jalan panjang, tapi apapun terbaik kita akan dukung dan kawal,” imbuhnya.

Rukun Selamanya

Senada dikatakan oleh suporter Jepara Tifosi Mania (Jetman) Gasbi. Dia mengaku bersyukur atas pertemuan tersebut. Terlebih kata dia rivalitas Kudus dengan Jepara dikenal oleh masyarakat luas. Gasbi pun berharap agar para suporter di Muria Raya bisa rukun dan berdamai selamanya.

Pertemuan suporter Persijap, Persiku dan Persipa Pati

“Alhamdulillah pada malam hari ini kita bisa berkumpul di sini, di satu forum berkumpul dengan dulur-dulur Kudus, Pati, Jepara kita menjadi satu berbaur seperti ini. Kedepan kita akan usahakan, pertemuan lebih banyak dan lebih besar. Dari Pati, Kudus, Jepara dikerahkan massa yang lebih banyak lagi,” katanya.

Sementara Ketua Harian Suporter Macan Muria Kudus, M. Failani Pasha menambahkan tidak ada lagi istilah Muria is Blue ataupun Muria is Red julukan . Menurutnya sekarang adalah Muria is Wonderful ataupun Muria Raya.

“Tujuan kita memang satu, untuk menjadi Muria ini damai tidak seperti yang dulu, dari Jepara, Pati. Bisa akur menjadi satu. Harapan saya tidak hanya sampai di sini, tapi juga ada pertemuan lagi yang membawa menjadi membawa yang paling bawah, bisa berkumpul lagi, bisa di Pati, Kudus ataupun Jepara, biar kita tetap menjadi Muria Raya aman dan damai untuk regenerasi kita lebih damai,” papar Pasha. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tawuran Pelajar di Pati: Satu Korban Luka-Luka, Tiga Motor Diamankan

    Tawuran Pelajar di Pati: Satu Korban Luka-Luka, Tiga Motor Diamankan

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PATI – Insiden tawuran pelajar kembali terjadi di Kabupaten Pati. Peristiwa yang melibatkan siswa dari dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ini terjadi pada Jumat (9/5/2025), sekitar pukul 12.05 WIB di Jalan Pati-Gembong, tepatnya di depan showroom mobil Mitra Mobilindo, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo. Satu korban luka-luka, BA (17), kini dirawat di Rumah Sakit Kabupaten Pati. […]

  • Karateka Pati Borong Tiga Medali di Kejuaraan Karate Asia Tenggara

    Karateka Pati Borong Tiga Medali di Kejuaraan Karate Asia Tenggara

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 366
    • 0Komentar

    PATI – Christopher Edbert Setiabudi, karateka asal Pati, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dalam kejuaraan karate tingkat Asia Tenggara, 12th South East Asian (SEA) Karate Federation Championships 2025, Christo – sapaan akrabnya – berhasil meraih tiga medali sekaligus: dua emas dan satu perak. Dua medali emas disumbangkan Christo dari kelas U21 Kata Male […]

  • Kondisi Rusunawa Bumirejo Juwana Memprihatinkan, Komisi C DPRD Pati Angkat Suara

    Kondisi Rusunawa Bumirejo Juwana Memprihatinkan, Komisi C DPRD Pati Angkat Suara

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 172
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berlokasi di Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, kini dinilai semakin memprihatinkan. Berbagai bagian bangunan yang dibangun sebagai tempat hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu terlihat mengalami kerusakan yang cukup signifikan dan butuh penanganan segera. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menyampaikan bahwa pemeliharaan aset […]

  • Tingkatkan Pariwisata, DPR RI Bidik Digitalisasi Desa Wisata di Kudus

    Tingkatkan Pariwisata, DPR RI Bidik Digitalisasi Desa Wisata di Kudus

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 254
    • 0Komentar

    KUDUS – Anggota Komisi VII DPR RI, Andhika Satya Wasistho Pangarso, mendorong percepatan digitalisasi dan penguatan desa wisata sebagai kunci pengembangan sektor pariwisata nasional. Hal ini disampaikannya saat kunjungan kerja ke Kabupaten Kudus, Jumat (23/5/2025). Andhika menyoroti rendahnya jumlah desa wisata aktif di Kudus, hanya sekitar 15 persen dari total desa yang ada. Ia menekankan […]

  • Ibu Muda Ditusuk Tetangga di Pati, Pelaku Coba Bunuh Diri

    Ibu Muda Ditusuk Tetangga di Pati, Pelaku Coba Bunuh Diri

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 274
    • 0Komentar

    PATI – Seorang ibu muda diserang dengan senjata tajam di Desa Jepalo, Gunungwungkal, Pati, Jawa Tengah pada Selasa (03/09/2024). Wanita tersebut berinisial SU (24) dan diserang oleh tetangganya sendiri, S (32). Kapolsek Gunungwungkal AKP Sukarno, kejadian terjadi sekitar pukul 07.00 WIB ketika SU sedang memandikan anaknya di rumah bersama ibunya. Pelaku S tiba dan melakukan […]

  • Stabilkan Harga, Pasar Murah Dinas Ketahanan Pangan Sasar Masyarakat Desa di Pati

    Stabilkan Harga, Pasar Murah Dinas Ketahanan Pangan Sasar Masyarakat Desa di Pati

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PATI – Intervensi terhadap tingginya harga pokok mulai gencar dilakukan oleh pemerintah daerah. Diantaranya dengan menggelar pasar murah. Seperti yang diadakan di Desa Kedungbulus dan Desa Bageng Kecamatan Gembong. Kegiatan ini bertajuk Gerakan Pangan Murah. Kegiatan ini digelar demi menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Bumi Mina Tani, Kamis 29 Februari 2024. Masyarakat tampak […]

expand_less